Mendengarkan semua aspek dalam sebuah game menjadi salah satu esensi yang tidak pernah luput dalam bermain, sehingga Logitech G325 LIGHTSPEED hadir untuk menjawab kebutuhan gamer yang membutuhkan headphone gaming yang nyaman.
Mengapa nyaman? Karena headphone yang biasanya dipakai menjadi alat yang pokok untuk menunjang kebutuhan gamer, terkhusus ketika mereka tengah bermain game kompetitif. Mengingat, bermain game kompetitif dan mendengar suara langkah atau step sudah sangat wajib untuk dilakukan.
Jadi, berikut adalah review lengkap yang kami lakukan pada headphone gaming Logitech G325 LIGHTSPEED yang diklaim menjadi salah satu headphone gaming paling ringan yang ada di pasar headphone premium.
Baca Juga: Logitech Hadirkan Mouse Gaming G309 LIGHTSPEED, Tawarkan Delay 1 ms
Desain

Jika melihat dari segi desain, Logitech G325 Lightspeed memiliki desain yang minimalis, tetapi tetap menghadirkan kesan gaming. Justru, ini menjadi salah satu gabungan yang “apik” karena Logitech bisa memberikan desain bagus dan memperlihatkan bahwa ini merupakan peripheral gaming.
Nah, Logitech G25 Lightspeed memiliki bobot 212gr yang merupakan bobot yang sangat ringan untuk ukuran headphone gaming. Bahkan, jika dibandingkan dengan kompetitior dikelasnya, biasanya memiliki bobot 250gr keatas. Maka, jika kamu menggunakan dengan jangka waktu yang panjang akan sangat nyaman dan terasa tidak menggunakan headphone.


Sementara itu, bagian cup menggunakan fabric yang berbahan breathable. Saya pribadi menggunakan Logitech G325 ini dengan rata-rata 2-3 jam bermain game, dan yang saya rasakan adalah tidak adanya kesan panas pada bagian telinga, sehingga kamu bisa lebih nyaman dalam bermain game dengan jangka waktu yang panjang.
Tombol-tombol dari handphone ini juga cukup lengkap. Pada bagian belakang, kamu bisa melihat ada volume button, Bluetooth button, power switch, mute switch, dan Type-C port untuk mengisi daya.

Hanya saja, salah satu yang sangat disayangkan adalah penggunaan plastic sebagai material utamanya, dan ini yang membuat ini terkesan seperti headphone murah. Namun, penggunaan material plastik ini bisa menjadi alasan untuk membuat Logitech G325 menjadi headphone yang ringan.
Fitur


Membahas tentang fitur, bisa saya katakan bahwa Logitech G325 ini menjadi headphone dengan fitur yang tergolong intuitif. Mengapa? Karena kamu bisa mengoperasikan dan melihat semua fitur dari PC dan juga mobile lewat aplikasi G-Hub.
Nah, lewat software G-Hub kamu bisa mengatur equalizer, mengatur audio mic, hingga preset audio yang ingin kamu gunakan. Berbicara tentang audio preset, pada software G-Hub ini kamu bisa memilih audio preset Bass Boost, Gaming, Gaming FPS , dan Media.
Sementara itu, jika dari aplikasi Logitech G kamu hanya bisa mengatur EQ dan juga memonitoring baterai. Jadi, untuk aplikasi di smartphone memang tidak selengkap seperti G-Hub di PC, tetapi masih cukup membantu para pengguna untuk mengatur suara dan juga melihat baterai, terkhusus jika kamu merupakan seorang gamer mobile.
Satu fitur yang cukup disayangkan adalah tidak adanya Active Noise Cancellation (ANC) walau ini merupakan headphone wireless atau salah satu headphone gaming unggulan dari Logitech. Jadi, ketika kamu bermain game yang mengutamakan dalam mendengarkan step atau langkah masih sedikit terganggu dengan suara sekitar.
Logitech G325 ini memiliki fitur AI, yakni fitur AI Noise Reduction. Ya, walau tidak memiliki ANC, tetapi memiliki fitur AI. Namun, ini menjadi salah satu pertanyaan besar, apakah memang sangat diperlukan AI Noise Reduction? Bahkan kita mengetahui bahwa sebagian besar gamer memainkan game pada ruangan tertutup dan akan sangat minim suara disekitar.
Kualitas Audio

Nah, kualitas yang diberikan tergolong sangat “gamer”. Dalam artian, memang Logitech G325 ini memiliki kualitas yang maksimal untuk keperluan gaming, tetapi tidak begitu maksimal ketika kamu gunakan untuk kebutuhan hiburan semata. Walau, mereka memberikan Audio Preset pada fitur aplikasi Logitech G atau G-Hub pada software PC atau laptop.
Berbicara pada kegiatan gaming, saya sangat dimudahkan karena kualitas suara yang diberikan terasa lebih ringan dan tidak padat, sehingga lebih mudah untuk mendengarkan suara langkah musuh atau keberadaan musuh. Ditambah lagi, ketika kamu bermain game horror maka akan terasa lebih imersif dari segi audio dan mampu untuk meningkatkan kesan horror dan intensitas dari lingkungan yang ada pada game tersebut.
Karena memang suara yang terasa lebih ringan dan tidak padat, maka untuk keperluan hiburan saja tidak begitu “wah”. Walau kamu bisa menggunakan Audio Preset Bass Boost, tetapi tidak begitu terasa, mungkin ini bisa terjadi karena tidak adanya fitur ANC. Namun, menurut saya tidak bisa digunakan atau dinikmati hanya untuk keperluan hiburan saja.
Baterai
Dari segi baterai memang Logitech G325 ini memiliki baterai yang standard dan memang sebagian besar headphone gaming memiliki daya tahan baterai yang serupa. Ya, Logitech G325 ini memiliki daya tahan baterai hingga 24 jam, dan memang cukup lumrah dengan daya tahan tersebut.
Nah, dengan daya tahan baterai seperti itu juga memungkinkan Logitech G325 bisa terhubung secara bluetooth dengan jarak maksimal 30M dari laptop, PC, atau device yang kamu gunakan. Nah, jarak tersebut memang memungkinkan kamu untuk bisa lebih nyaman dan bisa sesuai dengan kebutuhan yang juga bervariasi dari posisi yang kamu inginkan.
Kesimpulan
Sebagai penutup, Logitech G325 Lightspeed bisa dibilang menawarkan paket yang cukup solid untuk kebutuhan gaming, terutama bagi kamu yang mengutamakan kenyamanan dan bobot ringan. Dengan desain yang minimalis, penggunaan material breathable, serta bobot hanya 212 gram, headphone ini terasa “hilang” saat digunakan dalam sesi bermain yang panjang. Ditambah lagi, kualitas audio yang fokus pada kebutuhan kompetitif seperti kejelasan langkah musuh menjadi nilai jual utama yang memang terasa relevan untuk gamer.
Namun di sisi lain, ada beberapa kompromi yang perlu dipertimbangkan. Material plastik membuat kesan premiumnya sedikit berkurang, sementara absennya fitur ANC juga cukup terasa, apalagi untuk penggunaan di lingkungan yang tidak sepenuhnya kondusif. Kualitas audio yang cenderung “gaming banget” juga membuatnya kurang fleksibel untuk kebutuhan hiburan. Jadi, jika kamu mencari headphone yang fokus untuk performa gaming dan kenyamanan, Logitech G325 Lightspeed adalah pilihan yang masuk akal. Tapi kalau kamu butuh perangkat serba bisa, mungkin ada opsi lain yang lebih seimbang.
Spesifikasi Logitech G325

| Dimenssion | 194 mm x 187 mm x 81 mm |
| Weight | 212g |
| Codec | SBC, AAC |
| Control | Power Button, Bluetooth Switch, Volume Wheel, Microphone Mute |
| Microphone | Omni-directional dual beamforming MEMS mics |
| ANC | N/A |
| Connectivity | Bluetooth 5.2, Dongle Reciever |
| Speaker | 24-bit dynamic audio designed for an immersive experience with enhanced bass |
| Color | White |
| Feature | Logitech G-Hub, Hi-Fi Speaker, Boomless Beamforming Mic |
| Battery | 290 mAh lithium-ion battery |
| Life Span | 24Hrs Active gaming |
| Price | Rp1.899.000 |
Testbed Gizmologi.id
| Prrocessor | AMD Ryzen 5 7600X 6-Core |
| Motherboard | ASUS TUF Gaming X670E-PLUS WiFi |
| Storage | Western Digital SN750 M.2 NVMe SSD Gen 4 |
| RAM | TEAM T-FORCE DELTA DDR5 32GB |
| VGA/GPU | ASUS TUF Gaming GeForce RTX 5060 |
| PSU | DeepCool PN750M |
| Cooler | DeepCool AG400 WH |
| Monitor | ASUS ROG Swift OLED PG27UCDM |
| Mouse | ASUS ROG STRIX Impact III Wireless |
| Headphone | Logitech G325 LIGHTSPEED |
| Deskmat/Mousepad | HyperX Deskmat |
| Keyboard | ASUS ROG Falcata |
| Casing | ASUS TUF Gaming GT502 |
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

