Setelah Bahasa Indonesia, Clubhouse Bakal Luncurkan Pengaturan Bahasa Jawa

Jakarta, Gizmologi – Ketika pandemi COVID-19 masih cukup mencekam, masyarakat terutama pengguna smartphone mencoba berbagai macam cara agar bisa tetap terhubung dengan orang lain. Mulai dari menggunakan platform panggilan video seperti Zoom, hingga jejaring sosial yang sepenuhnya baru dengan bentuk komunikasi berbasis audio, seperti Clubhouse.

Bagi Gizmo friends yang sempat ikut-ikutan menjajalnya di awal tahun kemarin, tentu ingat bagaimana kita harus mengantre untuk mendapatkan “undangan” agar bisa masuk ke dalam aplikasi. Belum lagi pada saat awal, hanya tersedia di perangkat iOS. Nah, meski populernya terhitung mulai awal tahun, kini Clubhouse sendiri sedang merayakan satu tahun perjalanannya.

Untuk itu, Clubhouse pertama kali mengadakan konferensi pers di Indonesia menggunakan platform aplikasinya. Dilangsungkan pada hari Selasa (16/11), dihadirkan para pendiri Clubhouse untuk berbicara langsung kepada rekan media secara virtual, menyampaikan cerita perjalanan sejak peluncurannya di Maret 2020 lalu, serta apa saja komitmen yang bakal dijalankan ke depannya.

Baca juga: Clubhouse Hadirkan Music Mode, Tingkatkan Kualitas Audio Setara Studio

Diharap Mampu Ciptakan Lebih Banyak Kolaborasi

Clubhouse Android

Konferensi pers tersebut dibuka dengan sambutan dari Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Ia menyampaikan bila pihaknya terus mendukung Clubhouse untuk tempat bagi masyarakat agar saling terhubung, berbagi aspirasi, mendiskusikan berbagai topik inspiratif, dan menciptakan dampak positif. “Seperti yang kita ketahui bahwa di era digitalisasi saat ini, kehadiran media sosial secara signifikan dapat memberikan pengaruh positif bagi masyarakat.”

Sandiaga berharap bila masyarakat dapat menggunakan platform seperti Clubhouse untuk saling berkolaborasi, membangun relasi, hingga menyebarkan dampak positif ke ranah yang lebih luas, seperti menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi. Aarthi Ramamurthy, Head of International Clubhouse juga menyampaikan beberapa program menarik yang telah diberlangsungkan khusus di Indonesia.

Seperti perayaan 17 Agustus hingga 10 November, di mana ada room khusus dengan salah satu yang meramaikan merupakan musisi nasional kenamaan. Clubhouse pun memandang Indonesia sebagai salah satu negara dengan potensi pengguna yang besar, hingga kini secara resmi meluncurkan pengaturan Bahasa Indonesia. Tak sampai di situ, pengaturan Bahasa Jawa juga bakal hadir dalam waktu dekat.

Dwika Putra, CEO ‘Riuh Renjana’ Creative Consultant yang juga merupakan seorang Clubhouser, juga mengatakan bila diskusi yang terjadi di dalam platform ini dilakukan secara langsung, alias bersifat spontan, sehingga dirasa lebih interaktif. “Karena, sekalipun sudah mempersiapkan teks atau jawaban, obrolan yang ada tetap otentik.”

Pengguna Clubhouse Rata-Rata Habiskan Waktu 70 Menit

Clubhouse Backchannel

Satu tahun perjalanan Clubhouse telah diwarnai dengan ratusan ribu room yang berlangsung setiap harinya, plus penambahan beragam fitur-fitur baru. Paul Davison, co-founder & CEO Clubhouse mengatakan, “kami sangat senang melihat antusiasme Clubhousers di Indonesia untuk berkumpul bersama, berbicara, mendengarkan, dan belajar satu sama lain secara real-time tentang berbagai topik.”

Hingga September 2021, tercatat sudah ada lebih dari 1 miliar pesan yang telah terkirim lewat fitur Backchannel—sebuah fitur yang memungkinkan antar pengguna untuk mengirimkan pesan pribadi dalam bentuk teks. Juga ada beberapa fitur baru lainnya seperti Waves, Links untuk menempatkan sebuah link yang hendak dibahas di dalam sebuah room, audio spasial dan masih banyak lagi.

Tak hanya secara spontan, kini obrolan yang ada di dalam sebuah sesi Clubhouse bisa diunduh apabila semua yang ada di dalamnya mengizinkan, untuk nantinya dipublikasikan ke platform lain dalam bentuk podcast maupun lainnya. Juga Replays yang memungkinkan pengguna lain untuk kembali mendengarkan obrolan yang telah terjadi sebelumnya.

Sejak Juli 2021, selain sudah tersedia baik di iOS dan Android, Clubhouse juga telah menghapuskan sistem daftar tunggu, sehingga semua orang bisa bergabung langsung. Selain 700 ribu room yang berlangsung tiap harinya, rata-rata pengguna habiskan waktunya di dalam aplikasi dalam waktu cukup lama, hingga 70 menit.

Tinggalkan komen