Teknologi Cloud AWS Dampingi Perusahaan Tumbuh Berkelanjutan

Jakarta, Gizmologi – Kehadiran teknologi cloud tak hanya memiliki fungsi sebagai penyimpanan saja, namun jauh lebih besar dari itu. Memanfaatkan infrastruktur digital, tak sedikit dari organisasi maupun perusahaan, baik secara global maupun skala lokal di Tanah Air yang dapat membantu keberlangsungannya.

Ya, tak bisa dipungkiri, teknologi cloud kini dapat memberikan pertumbuhan dan terus ciptakan inovasi baru dalam bisnis. Tak hanya ketika bisnis sudah terbentuk, bahkan saat awal dibangun dan terus-menerus, dalam arti lain berkelanjutan. Amazon Web Services (AWS) sendiri dikenal berikan solusi layanan berbasis cloud yang lengkap bagi perusahaan. Bisa menyesuaikan dalam beragam skala dan keperluan.

Baca juga: Bagikan Laptop & Pelatihan Gratis, AWS Dukung Kecakapan SDM Lokal di Bidang Cloud

Siapa sangka bila beberapa perusahaan yang juga berada di Indonesia, telah memanfaatkan teknologi cloud AWS bahkan sejak kantor AWS resmi dibuka 2018 silam di Tanah Air? Beberapa di antaranya adalah Traveloka, Qiscus dan The Body Shop, yang pasti Gizmo friends sudah familiar atau setidaknya membeli dan menggunakan layanan dari salah satunya.

Bantu Traveloka Perluas Cakupan Layanan

Traveloka

Dalam sebuah sesi virtual yang diadakan Jumat (15/10) oleh AWS, dijelaskan bagaimana cloud dapat membuat tiga perusahaan tersebut tumbuh sampai saat ini. Menjadi salah satu narasumber, Ray Frederick selaku CTO dari Traveloka menjelaskan bila pihaknya aplikasikan teknologi cloud dalam dua bidang; menggunakan data untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang pengguna, serta gabungkan penggunaan teknologi dan data untuk bereksperimen dan berinovasi.

Tentu saja untuk dapat penuhi kebutuhan pelanggannya dengan cepat. Bermula sebagai agen tiket daring di 2012, kini Traveloka telah menjadi aplikasi serba ada untuk penuhi aspirasi gaya hidup. Untuk hadirkan bahkan inovasi baru, digunakan solusi layanan cloud dari AWS. Seperti teknologi serverless AWS Lambda & AWS Fargate untuk Traveloka Eats.

“Kami melihat bahwa machine learning menjadi semakin terdemokratisasi dan mudah digunakan berkat AWS,” tambah Ray. Menurutnya, teknologi tersebut tak hanya dapat digunakan oleh tim IT dan engineer, tetapi juga semua tim dari seluruh divisi.

Juga Berperan Penting Bagi Perusahaan Omnichannel

AWS Cloud Speaker Oktober 2021
(searah jarum jam) Delta Purna Widyangga – CEO & Co-Founder Qiscus; Yulianto Anto – GM of IT The Body Shop Indonesia; Ray Frederick – CTO Traveloka; dan Gunawan Susanto – Country Manager, Indonesia, AWS dalam sebuah sesi virtual.

Sementara bagi Qiscus, teknologi chatbot untuk platform multichannel, diperlukan tiga komponen kunci sebagai penyedia SaaS (software as a service); keandalan, fleksibilitas dan penghematan biaya. Digunakan beragam solusi yang diberikan oleh AWS, diterapkan oleh alumnus program AWS Activate satu ini.

Seperti Amazon Elastic Cloud Compute (EC2) yang bisa naik turunkan instans komputasi secara cepat, Amazon Relational Data Service (RDS) untuk perkuat keandalan database, serta layanan pencarian Amazon OpenSearch. Pihak Qiscus juga merasa terbantukan dengan bagaimana AWS tentukan strategi teknologi yang dirancangnya sudah sejalan dengan target bisnis perusahaan.

Tak hanya perusahaan penyedia jasa saja, The Body Shop yang notabene menjual produk kecantikan dan perawatan kulit dengan beroperasi lewat banyak toko luring di Indonesia juga memanfaatkan teknologi cloud milik AWS. Selain memiliki 150 gerai fisik, kini juga punya dua kanal daring, yakni situs web dan aplikasi mobile.

Setelah menjadi platform multichannel, kini The Body Shop telah mencatat 1 juta pengguna aktif tiap bulannya. Amazon EC2 Auto Scaling dinilai menjadi salah satu teknologi yang sangat bermanfaat, mampu atur skala yang pas seperti Harbolnas yang mendapat 3,000 pengguna di waktu bersamaan. Serta AWS Lambda untuk integrasikan metode pembayaran dan logistik beragam.

Tinggalkan komen


Bagi 10 responden terpilih, berhak mendapatkan
saldo e-wallet masing-masing senilai Rp100 ribu.