Gizmologi.idGizmologi.id
  • NEWS
    NEWSShow More
    Couchbase
    Couchbase Andalkan AI Data Plane untuk Dukung Perkembangan AI di Indonesia
    5 November 2026 13:04
    Apple
    Apple Prediksi Pendapatan Q4 2026 Bisa Pecahkan Rekor
    4 November 2026 19:00
    LIMS Bisa Jangkau Telepon dan SMS
    LIMS Bisa Sadap Telepon dan SMS, Apakah WhatsApp Aman?
    4 November 2026 16:20
    Beli HP Samsung
    Beli HP Samsung di Official Store, Ini 4 Keuntungannya
    4 November 2026 15:10
    Sadapan HP Prabowo
    File Sadapan HP Prabowo Diduga Dihapus, Log LIMS Simpan Jejak?
    4 November 2026 14:16
  • REVIEW
    REVIEWShow More
    Lenovo IdeaTab Plus
    Review Lenovo IdeaTab Plus: Tablet Rasa Laptop yang Nyaman dan Ringan
    Review Dune: Awakening
    Review Dune: Awakening, Arrakis Memikat tapi Bikin Penat
    The Blood of Dawnwalker
    Review Game The Blood of Dawnwalker: RPG Vampire dengan Konsep Waktu Unik
    ASUS ROG Azoth X
    Review ASUS ROG Azoth X: Keyboard Gaming Premium dengan Layar LCD, Nyaman Untuk Harian
    realme16ProHarryPotterEdition
    Review realme 16 Pro Harry Potter Edition: Ketika Dunia Hogwarts Masuk ke Smartphone
  • GADGET
    GADGETShow More
    OPPO Find N7
    OPPO Find N7 Dikabarkan Bakal Meluncur di Eropa, Siap Bersaing dengan Samsung
    5 November 2026 12:40
    Xiaomi
    Xiaomi Dikabarkan Siapkan HP Layar Lebar, Ikuti Tren Huawei Pura X View
    5 November 2026 11:31
    iPhone 18
    iPhone 18 Dikabarkan Dapat Baterai Lebih Besar dan Chip A20 2nm
    5 November 2026 10:47
    nubia A77 5G
    nubia A77 5G Meluncur di Indonesia, Dibanderol Rp3,5 Juta dengan Paket Unlimited 5G
    4 November 2026 17:00
    Samsung Galaxy Z Fold 9
    Kamera Samsung Galaxy Z Fold 9 Dikabarkan Tak Banyak Berubah
    4 November 2026 16:32
  • PC
    PCShow More
    GEEKOM Indocomtech 2026
    GEEKOM Ramaikan Indocomtech 2026, Pamerkan AI Mini PC A9 Mega Berperforma Andal Serta Laptop Super Ringan
    31 Oktober 2026 13:35
    MacBook Pro PROLED
    Apple Rilis MacBook Pro PROLED, Membawa Layar Sentuh dan Profil Lebih Ringan
    29 Oktober 2026 11:15
    Logitech MX Master 4
    Logitech MX Master 4 Developer Edition Hadir dengan Desain Khusus Programmer
    28 Oktober 2026 14:09
    Acer Nitro V15
    Acer Nitro V15 Bisa Jadi Pilihan Laptop untuk Kerja dan Kuliah
    28 Oktober 2026 11:40
    MacBook Pro M6
    MacBook Pro M6 Meluncur, Apple Tambah Tenaga untuk AI Lokal
    28 Oktober 2026 09:10
  • GAMES
  • AUTO
  • MORE
    • Speed Test
    • Gizmopedia
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Interview
    • Apps
    • Opini
    • Versus
    • Awards
    • PRNEWSWIRE
Mesin pencari
Quick Link
  • Home
    • Speed Test
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Insight
    • Gizmopedia
  • Awards
  • Networks
    • Gadgetdiva
    • Otodiva.id
    • Traveldiva.id
Reading: Couchbase Andalkan AI Data Plane untuk Dukung Perkembangan AI di Indonesia
Share
Font ResizerAa
Gizmologi.idGizmologi.id
Font ResizerAa
  • News
  • Review
  • Gadget
  • Gizmoplay
  • Automotive
  • Gizmotalk Podcast
Mesin pencari
  • Home
    • Speed Test
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Insight
    • Gizmopedia
  • Awards
  • Networks
    • Gadgetdiva
    • Otodiva.id
    • Traveldiva.id
Follow US
  • Home
  • Tentang Gizmologi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • PRNewswire

Home » Couchbase Andalkan AI Data Plane untuk Dukung Perkembangan AI di Indonesia

AINews

Couchbase Andalkan AI Data Plane untuk Dukung Perkembangan AI di Indonesia

Christopher Louis
By
Christopher Louis - Tech Journalist
5 November 2026 13:04
Share
6 Min Read
Couchbase
SHARE
✨ Ikhtisar

Melalui pendekatan AI Data Plane, Couchbase ingin membantu perusahaan mengelola data, konteks, dan memori yang dibutuhkan sistem AI.

Namun, data dan lapisan data yang dimiliki perusahaan merupakan aset mereka yang sebenarnya,.

"Perusahaan-perusahaan di Indonesia sebenarnya mengambil pendekatan yang ideal, yaitu memperbaiki fragmentasi pada lapisan data terlebih dahulu agar pengembangan AI bisa dipercepat." jelas Michael.

Perusahaan-perusahaan tersebut memanfaatkan teknologi Couchbase untuk membangun lapisan data operasional yang dapat mendukung kebutuhan aplikasi dan pengembangan AI.

Basic summary

Adopsi AI di Indonesia terus berkembang. Namun, bagi perusahaan besar, tantangannya bukan sekadar memilih model AI atau mengembangkan aplikasi berbasis teknologi tersebut. Kesiapan infrastruktur data juga menjadi faktor penting agar AI dapat digunakan secara optimal dalam operasional bisnis.

Couchbase
Michael Cronin, Vice President, Asia-Pacific, Japan & India, Couchbase

Hal tersebut menjadi salah satu pandangan Michael Cronin, dalam wawancara eksklusif bersama dengan redaksi Gizmologi. Menurutnya, banyak perusahaan di Tanah Air justru mengambil pendekatan yang tepat dengan membenahi fondasi data sebelum memperluas penggunaan AI.

Melalui pendekatan AI Data Plane, Couchbase ingin membantu perusahaan mengelola data, konteks, dan memori yang dibutuhkan sistem AI. Tujuannya adalah membuat implementasi AI lebih terukur, aman, dan siap digunakan dalam skala besar.

Contents
  • Perusahaan Indonesia Perlu Membenahi Fondasi Data Sebelum Mengadopsi AI
  • Couchbase Melihat Data sebagai Aset Utama Perusahaan
  • AI Data Plane Membantu Mengelola Konteks dan Memori Agen AI
  • Indonesia Jadi Salah Satu Pasar Strategis Couchbase

Model AI itu bisa disewa. Model terdepan hari ini mungkin akan menjadi sesuatu yang biasa saja besok. Namun, data dan lapisan data yang dimiliki perusahaan merupakan aset mereka yang sebenarnya,

Baca Juga: Couchbase Perbarui AI Data Plane, Klaim Pangkas Konsumsi Token hingga 45%

Perusahaan Indonesia Perlu Membenahi Fondasi Data Sebelum Mengadopsi AI

Couchbase
Ilustrasi Indonesia dengan pengadopsian AI

Michael menilai perusahaan di Indonesia cenderung lebih berhati-hati dalam mengembangkan AI. Alih-alih langsung menerapkan teknologi tersebut ke berbagai lini bisnis, sejumlah perusahaan memilih membenahi infrastruktur data terlebih dahulu.

More Read

TP-LINK
TP-Link Perkenalkan TL-WR3602BE, Travel Router Wi-Fi 7 Pertama
Warung Mitra Tokopedia Menuju “Cashless Society” dengan Adopsi QRIS
Inilah Apple Mac Pro, Perangkat Editing Kelas Dewa

Pendekatan ini dinilai penting karena perusahaan besar umumnya memiliki data yang tersebar di berbagai sistem, mulai dari database lama hingga beragam platform penyimpanan. Kondisi tersebut dapat menyulitkan AI dalam memperoleh informasi yang konsisten dan relevan.

“Perusahaan-perusahaan di Indonesia sebenarnya mengambil pendekatan yang ideal, yaitu memperbaiki fragmentasi pada lapisan data terlebih dahulu agar pengembangan AI bisa dipercepat.” jelas Michael.

Michael juga menyoroti bahwa banyak proyek AI gagal berkembang dari tahap uji coba menuju produksi. Ia menyebut sekitar 60 hingga 75 persen proyek percontohan AI tidak berhasil mencapai tahap produksi.

Bahkan, Michael juga terus menegaskan bahwa perusahaan yang terburu-buru mengembangkan AI tanpa menyiapkan fondasi data berisiko harus mengulang pekerjaan dari awal. Karena itu, membangun infrastruktur yang tepat sejak awal justru dapat mempercepat pengembangan AI dalam jangka panjang.

Couchbase Melihat Data sebagai Aset Utama Perusahaan

Couchbase

Dalam konteks tersebut, Couchbase menawarkan teknologi yang membantu perusahaan mengelola data operasional secara lebih terintegrasi. Michael menjelaskan bahwa Couchbase telah bekerja dengan sejumlah perusahaan besar di Indonesia, termasuk sektor telekomunikasi dan perbankan.

Perusahaan-perusahaan tersebut memanfaatkan teknologi Couchbase untuk membangun lapisan data operasional yang dapat mendukung kebutuhan aplikasi dan pengembangan AI. Dengan data yang lebih mudah diakses, sistem dapat memperoleh konteks secara real-time tanpa harus bergantung pada banyak sumber yang terpisah.

Michael menilai data justru memiliki nilai strategis yang lebih panjang dibandingkan model AI. Pasalnya, perkembangan model berlangsung sangat cepat, sementara data operasional perusahaan merupakan aset yang dibangun dari aktivitas bisnis dan interaksi dengan pelanggan.

Pandangan tersebut menjadi dasar mengapa Couchbase menempatkan pengelolaan data sebagai bagian penting dari strategi AI perusahaan.

AI Data Plane Membantu Mengelola Konteks dan Memori Agen AI

Salah satu pendekatan yang diperkenalkan Couchbase adalah AI Data Plane. Konsep ini dirancang untuk membantu perusahaan mengelola berbagai kebutuhan operasional agen AI, termasuk memori, tata kelola, dan akses terhadap data.

Dalam penjelasannya, Michael menyoroti pentingnya konteks ketika agen AI berinteraksi dengan pengguna. Tanpa konteks yang memadai, agen AI berpotensi memberikan jawaban keliru atau menggunakan informasi yang sudah tidak relevan.

“Tanpa konteks, agen AI bisa memberikan jawaban yang berhalusinasi atau menggunakan informasi lama. Hal tersebut tentu menghasilkan pengalaman pelanggan yang buruk,” ujar Michael.

AI Data Plane mencakup beberapa komponen, seperti pengelolaan memori agen, tata kelola melalui Agent Catalog, dukungan Model Context Protocol (MCP), serta semantic cache dan layanan vektor. Komponen-komponen ini ditujukan untuk membantu agen AI mengakses informasi yang relevan sekaligus mengelola penggunaannya.

Pengelolaan konteks juga dapat membantu mengurangi kebutuhan pemrosesan berulang, yang pada akhirnya berpotensi menekan penggunaan token dan biaya operasional AI.

Michael turut mencontohkan pentingnya memori melalui pengalaman penggunaan chatbot. Menurutnya, pengguna tidak seharusnya terus-menerus mengulang informasi setiap kali berinteraksi dengan sistem AI.

Indonesia Jadi Salah Satu Pasar Strategis Couchbase

Couchbase

Selain membahas kesiapan infrastruktur, Michael juga memberikan pandangan positif terhadap perkembangan talenta teknologi di Indonesia. Ia menilai kemampuan talenta lokal sudah cukup baik untuk mendukung perkembangan industri AI.

“Menurut saya, kualitas talenta di Indonesia sudah cukup baik. Saya juga sangat senang setiap kali berkunjung ke Jakarta.”

Ia melihat Indonesia sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat sekaligus pasar strategis bagi Couchbase di kawasan regional. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap infrastruktur data yang mampu mendukung aplikasi modern dan implementasi AI.

Meski begitu, Michael mengingatkan bahwa keamanan dan tata kelola tetap menjadi aspek penting. Perusahaan perlu memastikan data pengguna terlindungi ketika mengembangkan sistem AI, terutama ketika teknologi tersebut mulai terhubung dengan berbagai proses bisnis.

Bagi Couchbase, perkembangan AI di Indonesia bukan hanya tentang seberapa cepat perusahaan mengadopsi model terbaru. Kesiapan data, kemampuan mengelola konteks, serta keamanan menjadi fondasi agar teknologi tersebut benar-benar memberikan manfaat dalam operasional perusahaan.

Author
26428d5b86a79ec5512119abca9ceaf30136ecc1804a7688272ed01a1fe3e36e?s=80&d=mm&r=g

Christopher Louis

Tech journalist at Gizmologi. In love with gaming, tech, and Arthur Morgan


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Alita dan PLN Icon Plus Berkolaborasi Hadirkan Internet Berkecepatan 100 Mpbs dengah Harga Terjangkau
Bisakah Aplikasi PeduliLindungi Bertransformasi Jadi SuperApp?
Program Bangkit Grow With Google Sukses Luluskan 2.517 Talenta Digital
Yuk Kenalan dengan Qualcomm Snapdragon 700 yang Memakai Kecerdasan Buatan
Dapat Hibah 798 Tower dari Telkom, Mitratel Jadi Perusahaan Menara Telko Terbesar
TAGGED:Couchbase
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Bluesky Email Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Cry0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Surprise0
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Latest Stories

OPPO Find N7
OPPO Find N7 Dikabarkan Bakal Meluncur di Eropa, Siap Bersaing dengan Samsung
Smartphone
Xiaomi
Xiaomi Dikabarkan Siapkan HP Layar Lebar, Ikuti Tren Huawei Pura X View
Smartphone
iPhone 18
iPhone 18 Dikabarkan Dapat Baterai Lebih Besar dan Chip A20 2nm
Smartphone
jadwal playoff MPL ID S18 hari ini
Jadwal Playoff MPL ID S18 Hari Ini 5 November: Navi vs Alter Ego, TLID vs BTR
Gizmoplay

Latest Review

Lenovo IdeaTab Plus
Review Lenovo IdeaTab Plus: Tablet Rasa Laptop yang Nyaman dan Ringan
Review Dune: Awakening
Review Dune: Awakening, Arrakis Memikat tapi Bikin Penat
The Blood of Dawnwalker
Review Game The Blood of Dawnwalker: RPG Vampire dengan Konsep Waktu Unik
ASUS ROG Azoth X
Review ASUS ROG Azoth X: Keyboard Gaming Premium dengan Layar LCD, Nyaman Untuk Harian
realme16ProHarryPotterEdition
Review realme 16 Pro Harry Potter Edition: Ketika Dunia Hogwarts Masuk ke Smartphone
Gizmologi.idGizmologi.id
Follow US
© 2025 Gizmologi by PT Konten Cipta Kreatif. All Rights Reserved.

Our Family: Gadgetdiva - Otodiva - Traveldiva

  • Home
  • Tentang Gizmologi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • PRNewswire
Memuat Komentar...
icon gizmologi icon gizmologi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?