El Salvador Effect! Harga Bitcoin cs Merosot Tajam

Jakarta, Gizmologi – Harga mayoritas mata uang kripto (cryptocurrency) merosot tajam. Sentimen negatif menghantui pasar kripto, ditambah langkah El Salvador yang mengadopsi bitcoin sebagai pembayaran sah secara besar-besaran membuat harga kripto berjatuhan.

Berdasarkan data dari CoinMarketCap, mayoritas kripto berkapitalisasi terbesar non-stablecoin mengalami penurunan, hanya koin digital solana yang masih bertahan. Tercatat Solana mengalami pengauatan sebesar 23,84% di level harga US$ 176,88/koin atau setara dengan Rp3.006/koinnya (asumsi kurs Rp14.270).

Sementara sisanya terpantau ambles, Bitcoin (BTC) merosot 0,14% ke level US$45,146/koin atau 10,15% dalam sepekan terakhir. Sedangkan Ethereum (ETH) naik tipis 0,49% ke level US$ 3.278/koin.

Baca Juga: Gawat! Harga Bitcoin cs Anjlok, Rp1.421 T Melayang

Hal sama juga dialami, Binance coin yang tergelincir 1,03% ke US$ 403,12/koin, Ripple terkoreksi 3,38% ke US$ 1,1/koin. Termasuk Dogecoin yang ikut terpeleset 0,37% ke level US$ 0,2414/koin.

Artinya mayoritas aset kripto kembali diperdagangkan di zona merah pada pagi hari ini merespon para trader dari volatilitas kripto. Hal ini membuat beberapa analis mengharapkan konsolidasi lebih lanjut dan adanya kenaikan meskipun terbatas dalam waktu dekat.

El Salvador Effect

Harga Bitcoin cs

Pekan ini, El Salvador jadi negara pertama yang menggunakan bitcoin sebagai mata uang, alat tukar yang sah. Namun terobosan ini tidak berjalan mulus.

Hal ini karena infrastruktur teknologi di negara tersebut belum sepenuhnya berjalan dengan cepat dan lancar. Apalagi aksi protes warga yang tidak percaya membuat langkah pemerintah El Salvador mengadopsi bitcoin dinilai tidak berjalan lancar.

“Bitcoin telah ditawarkan ke populasi yang sebagian besar tidak memiliki rekening bank di El Salvador di mana hal ini sebagai sarana tabungan yang efektif dan penyimpan nilai bagi penggunanya,” kata Ganesh Viswanath-Natraj, asisten profesor keuangan di Warwick Business School di Inggris, dilansir dari Reuters.

Kisruh bitcoin di El Salvador menyebabkan sentimen negatif bagi aset-aset kripto. Akibatnya, terjadi koreksi harga yang lumayan dalam minggu ini.

Tinggalkan komen