Bertarung di Pasar Kripto, Aplikasi Pintu Jagokan Joe Taslim

Jakarta, Gizmologi – Masa pandemi memunculkan gelombang baru investasi para milenial. Karena waktu luang di rumah, mulai banyak anak muda yang terjun di ranah investasi mulai reksa dana, saham, bahkan aset kripto. Kementerian Perdagangan mencatat jumlah investor kripto mencapai 6,5 juta pengguna per Mei 2021 dengan total transaksi menembus Rp 370 triliun. Menariknya, jumlah tersebut lebih tinggi dari investor pasar modal yang baru di kisaran 4,5 juta per Februari 2021, menurut Bursa Efek Indonesia (BEI).

Makin populernya aset kripto ini membuat penyedia layanan kian agresif. Mereka tak lagi berkutat di kalangan enthusiast crypto saja, tetapi sudah meluas ke ranah mainstream. Mereka mulai menggandeng artis dan influencer yang selama ini menjadi jurus jitu pemasaran. Salah satu pemain bursa aset kripto yang memakai strategi tersebut adalah Pintu. Untuk bertarung di pasar kripto yang kian sengit, Pintu menggandeng aktor kenamaan Joe Taslim sebagai brand ambassador.

Pada Agustus, platform bursa kripto ini memang mendapatkan pendanaan Rp503 miliar. Dan sejak saat itu, terlihat makin agresif melakukan berbagai promosi. Hal ini sejalan dengan ambisi Pintu setelah memperoleh pendanaan yang ingin memperkuat posisi mereka sebagai aplikasi mobile kripto terbesar di Indonesia.  Saat ini aplikasi Pintu telah digunakan lebih dari satu juta pengguna dan memiliki lebih dari 30 koin yang diperdagangkan.

Alasan Pintu Pilih Joe Taslim 

Pintu Joe TaslimJeth Soetoyo, Founder & CEO Pintu, mengungkapkan alasan pemilihan Joe Taslim sebagai Brand Ambassador Pintu. Joe Taslim bersama dengan aplikasi Pintu diharapkan dapat meningkatkan penetrasi pasar dan memberikan edukasi mengenai instrumen aset crypto di Indonesia lebih luas.

“Kami ingin mendorong lebih masif lagi adopsi cryptocurrency di Indonesia khususnya di kalangan profesional muda. Kami menilai diperlukan role model dengan latar belakang prestasi yang hebat dan mampu memberikan daya tarik bagi anak-anak muda untuk berani mengambil langkah awal berinvestasi. Maka dari itu pilihan kami jatuhkan kepada aktor papan atas Joe Taslim,” ujar Jeth, dalam siaran pers yang diterima Gizmologi di Jakarta (2/11).

Melihat latar belakang perjalanan karir Joe Taslim yang mampu memberikan kontribusi besar terhadap negara, hal tersebut dianggap sejalan dengan visi perusahaan. Pintu ingin memberikan kontribusi besar kepada Indonesia dengan mencetak lebih banyak lagi investor di kalangan profesional muda yang akan membantu meningkatkan perekonomian Indonesia melalui investasi di aset crypto.

Jeth menambahkan, Joe Taslim merepresentasikan mayoritas pengguna Pintu yang didominasi profesional muda. Pengguna aplikasi Pintu didominasi oleh usia produktif, di mana di tengah kesibukan harian dari sisi pekerjaan, namun tetap menyempatkan untuk berinvestasi. Sama halnya dengan Joe Taslim, dengan berbagai kesibukannya sebagai aktor internasional, ternyata memahami betapa pentingnya melakukan investasi, salah satunya melalui instrumen crypto yang dimiliki Joe Taslim di aplikasi Pintu.

Sementara Joe Taslim  memberikan alasannya menerima menjadi Brand Ambassador aplikasi Pint. “Saya melihat Pintu memiliki komitmen yang tinggi dalam memberikan kemudahan untuk mengakses layanan investasi aset crypto. Saya sendiri merupakan pengguna aplikasi Pintu dan telah membeli beberapa aset crypto di Pintu. Pengalaman pertama yang membuat saya terkesan adalah kemudahan dan tingkat keamanan aplikasi Pintu. Aplikasi Pintu ini sangat cocok sekali dengan masyarakat Indonesia yang sangat mengutamakan kemudahan serta tetap memperhatikan keamanan,” ujarnya.

Pengguna Aset Kripto Indonesia Capai 7,4 Juta

Ilustrasi aset kripto - unsplash executium-
Ilustrasi aset kripto (Foto: Unsplash/executium)

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, per Juli 2021 pengguna atau investor aset crypto di Indonesia baru mencapai 7,4 juta orang atau sekitar 2,6 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Sedangkan, untuk mayoritas pengguna atau investor didominasi sebanyak 80-90 persen pada usia produktif yaitu 20-30 tahun. Hal ini diharapkan jumlah investor atau kepemilikan aset crypto di Indonesia akan terus bertumbuh dengan pesat.

“Industri crypto memiliki masa depan yang sangat cerah dengan pertumbuhan investor khususnya retail yang sangat cepat dalam waktu singkat. Bahkan, investor crypto telah melampaui jumlah investor saham. Tentunya ini menunjukan hal positif, di mana masyarakat Indonesia sudah melek dalam melakukan investasi. Pintu berkomitmen bersama Brand Ambassador Joe Taslim, akan membantu memberikan pengalaman berinvestasi aset crypto yang aman, simple, dan tanpa kendala apapun,” ujar Jeth.

“Kami memiliki komitmen untuk membuat investasi aset crypto dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia. Untuk itu aplikasi Pintu hadir dengan memberikan segala kemudahan dan kebutuhan dalam berinvestasi. Ke depan, kami meyakini bersama dengan Joe Taslim selaku Brand Ambassador Pintu, kami dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat Indonesia khususnya generasi muda produktif untuk mulai berinvestasi aset crypto.” tutup Jeth.

Tinggalkan komen