Netflix Bakal Tayangkan Serial Animasi Adaptasi Game DOTA: Dragon’s Blood

Serial animasi baru yang berlatar dunia game DOTA sedang dalam perjalanan dari Netflix dan Valve. Layanan streaming tersebut mengumumkan DOTA: Dragon’s Blood dan memberikan tampilan pertama mereka pada seri tersebut melalui teaser trailer. Rencananya, DOTA: Dragon’s Blood akan tayang perdana di Netflix pada 25 Maret.

Sinopsis Serial DOTA: Dragon’s Blood

Karakter DOTA: Dragon's Blood
Karakter DOTA: Dragon’s Blood

Menurut deskripsi serial di Netflix, serial DOTA: Dragon’s Blood memperlihatkan kisah sang Ksatria Naga ternama Davion. Juga beberapa pahlawan lainnya yang pasti telah dikenal oleh pemain dari DOTA 2. Mereka mengabdikan dirinya untuk memusnahkan The Scourge dari muka bumi.

Setelah bertemu dengan ras kuno Eldwurm yang kuat serta Putri Mirana yang memiliki misi rahasianya sendiri, Davion menjadi terlibat dalam sebuah petualangan luar biasa yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Ksatria Naga benar-benar bertarung dengan naga legendaris bernama Slyrak. Setelah mengalahkan, menyerap darahnya, dan memperoleh kemampuan untuk berubah menjadi naga yang dapat menghembuskan api sendiri. Tidak jelas apakah Dragon’s Blood terjadi setelah pertarungan yang menentukan itu. Berdasarkan namanya, pertempuran itu bisa menjadi bagian dari pertunjukan.

Dalam trailer yang baru dirilis, kita juga bisa melihat sekilas sosok Selemene, sang Dewi Bulan dengan sisi yang tidak diketahui sebelumnya, serta berbagai pertempuran yang seru dalam mengungkap kebenaran yang tersembunyi.

DOTA: Dragon’s Blood Hasil Produksi Bersama

netflix 3733812 1280

Serial Animasi ini akan diproduksi oleh Netflix dan pengembang game DOTA, Valve. Acara ini akan diproduseri oleh Ashley Edward Miller ( X-Men : First Class , Thor). Dragon’s Blood akan dianimasikan oleh Studio MIR, studio di balik Netflix’s Voltron: Legendary Defenders dan The Legend of Korra.

Dalam twitnya, Miller juga mulai menggoda beberapa pemeran serial. Ia mengungkapkan pada awal minggu, serial tersebut akan menampilkan campuran aktor suara video game populer seperti Yuri Lowenthal, Troy Baker, Alix Wilton Regan, dan Kari Wahlgren bersama dengan aktor film dan TV seperti Lara Pulver (Sherlock), Tony Todd ( Candyman), Anson Mount (Star Trek: Discovery), dan Freya Tingley (Once Upon A Time).

Menyusul Kesuksesan Serial Animasi Castlevania

Sebelum DOTA: Dragon’s Blood, Netflix sudah pernah membuat serial animasi tv berdasarkan kisah game. Pada 2017, Castlevania telah ditayangkan perdana di Netflix pada 7 Juli 2017 dan diperpanjang untuk musim kedua delapan episode pada hari yang sama. Di musim keduanya serial ini tayang perdana pada 26 Oktober 2018. Tak sampai disitu, serial ini terus melanjutkan kisahnya hingga musim ketiga dengan sepuluh episode yang dirilis  5 Maret 2020.

Pada 27 Maret 2020, Netflix mengumumkan bahwa mereka telah memperbarui seri untuk musim keempat, dengan ini menjadi musim terakhir dengan keterlibatan Ellis.

Menyusul kesuksesan Castlevania, game klasik PS2 Devil Man Cry akan tayang di Netflix. Sayangnya hingga saat ini, berita tentang serial ini semakin jarang dan memungkinan masih dalam tahap pengembangan cerita.

Dikutip dari Asumetech, pencipta seri Castlevania, Adi Shankar akan mengembangkan cerita dari serial Devil May Cry. Dalam sebuah wawancara dengan IGN, Shankar mengatakan Devil May Cry akan bergabung dengan Castlevania yang sering disebut sebagai bootleg multiverse.

Tinggalkan komen