Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Perluas Jangkauan, GoMart Berevolusi dengan Gandeng Lebih Banyak Merchant

Meski program vaksinasi COVID-19 telah dimulai untuk sejumlah lapisan masyarakat, masyarakat yang belum menerima tentunya masih memiliki risiko untuk terpapar, terutama saat berkegiatan di luar rumah. Dengan begitu, aktivitas untuk pergi ke luar jadi lebih dikurangi, melakukan aktivitas belanja kebutuhan sehari-hari secara daring.

Sebagai salah satu layanan belanja online yang tersedia di dalam aplikasi Gojek, GoMart menunjukkan adanya pertumbuhan bisnis yang signifikan saat pandemi berlangsung tahun lalu. Artinya, kini lebih banyak masyarakat yang mencoba untuk membeli keperluan mereka lewat daring dari aplikasi Gojek. Mengimbangi hal tersebut, GoMart coba berikan peningkatan layanan untuk permudah hidup masyarakat.

Dari data yang berhasil dihimpun oleh tim internal, GoMart telah bertumbuh sebanyak 7 – 8 kali lipat selama pandemi 2020 kemarin. Data tersebut sekaligus membuktikan bila GoMart menjai salah satu layanan yang krusial di ekosistem Gojek. Untuk itu, beberapa pengembangan perlu dilakukan agar pengguna bakal terus memanfaatkan layanan satu ini.

Dalam sebuah sesi konferensi pers daring yang diadakan siang (15/4) tadi, Tarun Agarwal selaku Head of Groceries Gojek menyebutkan bila GoMart telah menjadi andalan masyarakat untuk penuhi kebutuhan sehari-hari, sejak diluncurkan 2019 lalu lewat kerja sama dengan Alfa Group. Pengembangan dan perluasan layanan pun dilakukan supaya masyarakat lebih mudah penuhi kebutuhan akan grocery mingguannya.

Baca juga: Saingi HappyFresh, GoMart Hadir dengan Asisten Belanja

Proses Pembelian Secara Daring Lebih Mudah dengan Emak Jago

GoMart - Emak Jago - Gojek

Selain Alfa Group yang sudah bergabung sejak awal peluncuran, kini GoMart sudah perluas kemitraannya dengan merchant tradisional hingga modern. Sebut saja LOTTE Mart, Giant, Foodhall, Sayurbox, Perum Bulog sampai Pasar Jaya. Stok harian di aplikasi juga diperbarui otomatis hingga 4 kali, juga fitur chat antara pelanggan dan Emak Jago.

Emak Jago bisa dianggap sebagai asisten belanja berpengalaman untuk pengguna, siap membantu pelanggan dalam pastikan kesegaran dan kualitas terbaik dari bahan makanan. Asisten telah mendapat pelatihan yang memadai untuk layani kebutuhan belanja.

Saat ini, GoMart juga telah hadir ke 11 kota baru di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Medan, Palembang dan Makassar. Sehingga lebih banyak masyarakat bisa menikmati layanan belanja kebutuhan secara daring satu ini.

Tony Suryadi, General Manager Online Business LOTTE Mart menyambut baik evolusi terbaru ini. “Teknologi yang dihadirkan Gojek melalui GoMart ditambah dengan asisten belanja Emak Jago yang telah terlatih di outlet kami memberikan rasa aman dan nyaman, bagi masyarakat yang ingin berbelanja di LOTTE Mart secara online,” tambahnya.

Buka Peluang Lapangan Pekerjaan Untuk Perempuan Indonesia

Konferensi Pers - Evolusi GoMart
Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof. dr. Vennetia Ryckerens Danes , M.Sc., Ph.D (paling atas), Head of Groceries Gojek Tarun Agarwal, Head of Product Marketing GoMart Yoel Wijaya (kiri bawah), General Manager Online Business LOTTE Mart Tony Suryadi dan Emak Jago GoMart Siti Aisyah dalam konferensi pers virtual Evolusi Terbaru GoMart (15/4).

Tak hanya permudah penggunanya dalam mendapatkan kebutuhan sehari-hari, adanya asisten belanja Emak Jago juga berikan dampak sosial yang positif, karena telah berikan lapangan pekerjaan bagi para perempuan selama pandemi.

Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Vennetia Ryckerens Danes. Menurutnya, dampak pandemi lebih berat dirasakan oleh kelompok perempuan, baik dari sisi ekonomi maupun psikologis.

“Oleh karenanya, inisiatif Gojek lewat layanan GoMart yang merekrut ibu-ibu khususnya keluarga mitra driver sebagai asisten belanja, patut didukung dan diacungi jempol. Hal ini dapat menjadi peluang yang baik bagi perempuan agar dapat keluar dari situasi krisis yang diakibatkan oleh pandemi,” jelas Vennetia.

Tinggalkan komen