Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Google Sumbang USD800 Juta untuk Menangkal Dampak Global Covid-19

0 779

Alphabet Inc., induk perusahaan Google turut berkontribusi menjadi salah satu dari sekian banyak yang ikut memberikan donasi untuk pihak-pihak yang memerlukan bantuan selama wabah atau pandemi virus korona (Covid-19) berlangsung. Sundar Pichai, CEO Google dan Alphabet, mengumumkan hal tersebut melalui laman blog resmi Google.

Google memang menanggapi situasi pandemi saat ini dengan cukup serius. Salah satu acara tahunan terbesar mereka, Google I/O 2020 yang seharusnya diadakan tanggal 12-14 Mei mendatang, dibatalkan secara total, pembeli tiket diberikan opsi refund atau langsung untuk Google I/O 2021 mendatang.

Bantuan US$ 800 Juta dari Alphabet Inc. Untuk Melawan Wabah Covid-19

Sundar menjelaskan, “sebagaimana wabah virus korona terus memburuk di seluruh dunia, hal tersebut memakan banyak korban baik jiwa dan komunitas. Untuk membantu mengatasi beberapa tantangan ini, kami mengumumkan dalam pemberian bantuan baru senilai lebih dari US$ 800 juta untuk membantu usaha kecil dan menengah (UKM), organisasi kesehatan, pemerintah dan tenaga medis sebagai garda terdepan pandemi global ini.”

Baca juga: Twitter Luncurkan “Event Page” Covid-19 di Indonesia

Perincian penggunaan dana tersebut juga dijelaskan oleh Sundar. Sekitar US$ 250 juta akan digunakan untuk membantu Wolrd Health Organization (WHO) dan lebih dari 100 badan pemerintahan secara global untuk membantu mereka menghadirkan informasi kritis tentang bagaimana mencegah penyebaran virus Covid-19 serta hal-hal lain untuk membantu komunitas kecil. “Jumlah ini meningkat dari US$ 25 juta yang kami umumkan sebelumnya pada bulan lalu. Selain itu, kami memberikan US$ 20 juta dalam bentuk hibah iklan kepada lembaga keuangan masyarakat dan NGO khusus untuk menjalankan pengumuman layanan publik tentang dana bantuan dan sumber daya lainnya untuk UKM.”

Dana investasi sebesar US$ 200 juta juga akan diberikan demi mendukung LSM dan lembaga keuangan di seluruh dunia, untuk membantu menyediakan usaha kecil dengan akses terhadap modal. “Ini merupakan tambahan dari US$ 15 juta dalam bentuk hibah tunai yang sudah disediakan oleh Google.org untuk organisasi nirlaba, untuk membantu menjembatani kesenjangan para UKM.” Google juga menyiapkan US$ 340 juta dalam bentuk kredit Google Ads, akan diberikan untuk semua UKM dengan akun aktif selama satu tahun terakhir. Pemberitahuan kredit akan muncul di akun Google Ads mereka dan dapat digunakan hingga akhir tahun 2020.

Usaha Google Bantu Akademik, Peneliti Serta Karyawan

Google

Sebagai usaha mereka untuk membantu lembaga akademik serta para peneliti meningkatkan kemampuan saat mempelajari terapi dan vaksin yang berpotensi memerangi Covid-19, Google memberikan kumpulan dana US$ 20 juta dalam bentuk kredit Google Cloud. Karyawan dari seluruh Alphabet termasuk Google juga akan membawa keahlian teknik, rantai pasok dan perawat kesehatan mereka untuk memfasilitasi peningkatan produksi ventilator, bekerja sama dengan produsen peralatan, distributor dan pemerintah dalam upaya ini.

“Kami juga meningkatkan bonus tahunan kepada setiap karyawan menjadi US$ 10 ribu dari (yang sebelumnya) US$ 7500. Bersama-sama, kami akan terus membantu komunitas kami, termasuk bisnis, pendidik, peneliti dan nirlaba untuk menghadapi tantangan ke depan,” tutup Sundar.