alexa
Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

HBO Max Siap Ekspansi Global, Fase Pertama Amerika Latin dan Kepulauan Karabia

Kompetisi platform streaming video on demand (SVOD) bakal semakin panas di tahun ini. Pasalnya semakin banyak yang berupaya untuk menggerogoti dominasi Netflix. Dari pemain besar Amerika Serikat sendiri ada Amazon Prime, Disney+ Hotstar, Lionsgate Play, hingga HBO Max milik AT&T melalui Warner Media.

Untuk platform yang disebutkan terakhir, setelah selama ini hanya berkutat di Amerika Serikat tahun ini akan mulai ekspansi ke pasar global. Peluncuran global HBO Max akan dimulai Juni, dengan 39 Negara yang berada Amerika Latin dan Kepulauan Karibia. Kawasan tersebut akan menjadi pengguna fase pertama dalam ekspansi ke seluruh dunia.

Baca juga: Ini Perbandingan Layanan Streaming Disney+ Hotstar, Netflix, dan Amazon Prime

Ekspansi Global HBO Max

HBO Max

Dirilis Variety, rincian wilayah yang akan meluncurkan HBO Max pada fase pertama di bulan Juni meliputi: Anguilla, Antigua, Argentina, Aruba, Kepulauan Virgin Inggris, Bahama, Barbados, Belize, Bolivia, Brasil, Kepulauan Cayman, Chili, Kolombia, Kosta Rika, Curacao, Dominika, Republik Dominika, Ekuador, El Salvador, Grenada, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras.

Dilanjutkan dengan Jamaika, Meksiko, Montserrat, Nikaragua, Panama, Paraguay, Uruguay, Venezuela, Peru, St. Kitts dan Nevis, St. Lucia, St. Vincent, Suriname, Trinidad Tobago, serta Kepulauan Turks dan Caicos.

Setelah peluncuran ini, layanan streaming ini akan melakukan peluncuran di beberapa negara Eropa Utara, Eropa Tengah dan Eropa Selatan dijadwalkan untuk mendapatkan akses HBO Max akhir tahun ini.

Menurut Johannes Larcher, Kepala HBO Max Internasional,  peluncuran ini akan menjadi langkah pertama menghadirkan HBO Max diseluruh dunia. Di mana layanan tersebut pertama kali diluncurkan secara komersial pada Mei 2020.

“Kami sangat senang dengan peluncuran HBO Max di Amerika Latin dan Kepulauan Karibia, yang merupakan langkah pertama dalam menghadirkan layanan langsung ke konsumen WarnerMedia kepada konsumen di luar AS, dan di seluruh dunia,” ungkap Larcher.

Ia menambahkan, berharap dengan adanya aplikasi ini dapat menawarkan hiburan yang tak terlupakan. “Dengan menggabungkan HBO dengan serial terbaik WarnerMedia dan katalog film, serta konten yang diproduksi secara lokal dari pendongeng utama di Amerika Latin, HBO Max akan menawarkan pengalaman hiburan yang tak terlupakan dan memperkaya kepada penggemar di wilayah ini.”

HBO Max Tawarkan Beragam Konten Original

Film HBO
Film HBO Max (facebook.com/HBOMax)

Banyak film-film produksi Warner Bros yang terdampak efek pandemi. Dengan beberapa negara yang masih memberlakukan pembatasan, maka beberapa film mengalami penundaan tanggal. Sebagai solusi, pihak Warner Bros Studios akhirnya menayangkan beberapa film di bioskop dan layanan aplikasi HBO Max.

HBO Max akan menampilkan beberapa produksi original dengan merek Max Originals dan katalog yang berfokus pada anak-anak. Selain merk WarnerMedia yaitu HBO dan Warner Bros,  terdapat jaringan lain seperti New Line, DC, CNN, TNT, TBS, truTV, dan  Adult Swim.

Wonder Woman 1984 adalah film pertama yang menayangkan film secara bersamaan di Bioskop dan HBO Max di bulan Desember 2020. Menyusul film tersebut, antaranya adalah film Matrix terbaru, Godzilla vs Kong, In the Heights, Dune, The Suicide Squad, Tom & Jerry, The Conjuring: The Devil Make Me Do It, King Richard dan Judas and the Black Messiah.

Platform ini tersedia melalui berbagai opsi langganan mulai USD 14.99 per bulan. Selain itu dapat diunduh di banyak perangkat seperti smartphone, tablet, laptop, smart tv dan lainnya.

Menurut AT&T, HBO Max memiliki 17,2 juta pelanggan aktif per 31 Desember 2020. Layanan streaming film tersebut memiliki total nominal 37,7 juta pelanggan berbayar, termasuk pelanggan televisi berbayar HBO yang langganannya membuat mereka memenuhi syarat untuk mendapatkan akses gratis ke HBO Max.

Sayangnya, belum ada informasi mengenai ketersediaan layanan tersebut di Tanah Air. Terlebih saat ini di Indonesia sudah ada layanan HBO Go yang hanya merupakan ekstensi dari siaran tv kabel jaringan HBO. Sementara di HBO Max banyak konten original yang menarik untuk ditonton. Meski kalaupun masuk ke Indonesia, mungkin akan semakin membingungkan konsumen dengan begitu banyaknya pilihan layanan SVOD.

Tinggalkan komen