Capai 200 Juta Pengguna, Huawei Makin Pede dengan HarmonyOS

Jakarta, Gizmologi – Huawei terus memperkuat ekosistem produknya dengan mengurangi ketergantungannya pada sistem operasi Google Android di perangkatnya. Raksasa teknologi China itu semakin percaya diri menggunakan HarmonyOS atau Hongmeng.

Dalam acara peluncuran produk Smart Office, CEO Consumer BG Huawei Yu Chengdong mengumumkan jumlah pengguna yang telah upgrade ke HarmonyOS 2 sudah melebihi 200 juta pengguna. Angka ini membuktikan pengguna Huawei sudah move on dari dukungan OS Android.

“Terima kasih telah memiliki Anda, dan berharap untuk terus memiliki Anda di masa depan. Di masa depan, kami tidak akan melupakan niat awal kami dan berusaha untuk memberikan Anda pengalaman penuh yang terbaik,” ujarnya seperti dikutip dari GizChina, Kamis (16/9/2021).

Baca Juga: Huawei Developer Day 2021 Tarik Minat Pengembang Aplikasi Lokal

Yu menyebutkan, bahwa sudah ada ratusan model perangkat Huawei yang telah mendapat peningkatan ke HarmonyOS 2. Ke depannya, HarmonyOS bakal tersedia untuk berbagai model meliputi smartphone dan tablet versi lawas buatan Huawei dan Honor.

Perusahaan menargetkan bisa melakukan update OS ini bisa menjangkau lebih pada 300 hingga 400 juta unit perangkatnya. Ini akan menjadi upgrade OS terbesar Huawei, sejak HarmonyOS diluncurkan pada 2 Juni 2021.

Informasi saja, sejak Mei 2019, smartphone Huawei tidak lagi mendapatkan lisensi Android dari Google. Hal ini terjadi ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memasukkan Huawei ke dalam blacklist perusahaan yang dilarang, karena dianggap mengancam keamanan nasional.

Dampaknya, Huawei tidak bisa menjalin kerjasama dalam lingkungan bisnis teknologi, termasuk dengan Google. Alhasil smartphone Huawei di luar China tidak memiliki lagi mendapatkan dukungan layanan Google Mobile Services (GMS) seperti Gmail, Google Search, Gmail, YouTube, termasuk sistem operasi Android.

Tinggalkan komen