Jakarta, Gizmologi – Infobip dalam merayakan ulang tahun ke-20 telah menghadirkan platform AgentOS, solusi AI-native yang dikelola secara menyeluruh sebagai fondasi utama sejak awal. AgentOS dikembangkan di atas teknologi AI Agent Infobip yang ditujukan untuk hadirkan komunikasi pelanggan secara otonom.
“AgentOS merupakan lapisan kontrol di mana AI agents, data, kanal komunikasi dan intent pelanggan terintegrasi untuk menentukan langkah selanjutnya dalam setiap interaksi,” ujar Kreso Zmak, Chief Innovation Officer at Infobip.
Kehadiran platform ini diungkap menjadi langkah strategis dalam evolusi Infobip, dari platform komunikasi menjadi intelligent orchestration layer di era AI. Melalui AgentOS, perusahaan dapat beralih dari pendekatan kampanye dan workflow yang bersifat statis menuju interaksi pelanggan yang otonom, terarah, dan berorientasi pada pencapaian tujuan bisnis.
Baca Juga: Kolaborasi Bersama Telkomsel & Google, Infobip Hadirkan RCS For Business ke Pasar Indonesia
AgentOS Memungkinkan Implementasi AI yang Mudah

Model komunikasi berbasis AI memungkinkan terwujudnya komunikasi pelanggan yang otonom, hyper-personalized, serta menghadirkan konten yang relevan dan menarik di berbagai kanal. Namun, manfaat ini hanya dapat dicapai jika AI agents memiliki pandangan terpadu terhadap seluruh titik interaksi pelanggan.
Dengan begitu, perusahaan perlu menghilangkan sekat data (data silos). Pada praktiknya, tingkat kesiapan masih terbatas.

Hanya sebagian kecil proyek AI agents di level enterprise yang berhasil masuk ke tahap produksi, terutama karena data yang tidak terstruktur dan hambatan internal. Dengan latar belakang tersebut, AgentOS hadir sebagai solusi yang memungkinkan implementasi AI yang aman dan terukur, serta dapat dioperasionalkan secara luas di seluruh organisasi.
AgentOS menggabungkan Conversational Customer Data Platform milik Infobip dengan orkestrasi perjalanan pelanggan secara real-time untuk menghadirkan keterlibatan kontekstual, baik satu arah maupun dua arah, di seluruh kanal yang terintegrasi secara native. Platform ini menyatukan fungsi pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan dalam satu platform AI-native, sehingga seluruh titik interaksi pelanggan terhubung dalam satu perjalanan yang utuh.

Hasilnya, perusahaan dapat mengurangi penggunaan berbagai alat yang terpisah, mempercepat eksekusi, serta mencapai peningkatan yang terukur pada tingkat konversi, kepuasan pelanggan, dan nilai pelanggan jangka panjang (customer lifetime value). Adapun keunggulan utama Infobip terletak pada model human-in-the-loop, di mana AI berperan dalam mengelola skala dan efisiensi, sementara manusia dapat dilibatkan untuk menangani kasus yang lebih kompleks sekaligus terus melatih dan menyempurnakan kinerja AI agents.
Komponen modular pada platform ini seperti MCP interface (standar untuk menghubungkan AI dengan berbagai sistem dan sumber data), open API (penghubung antarsistem agar dapat terintegrasi), dan user interface intuitif. Platform terbaru Infobip ini bisa digunakan oleh sektor ritel dan e-Commerce atau industri kesehatan dan keuangan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



