Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Inovasi J3K Agar Konsumen Lebih Aman & Nyaman Naik Gojek

1 432

Sejak pandemi berlangsung, Gojek telah menggerakkan sebuah inisiatif khusus untuk memberikan jaminan kepada mitra maupun konsumennya, melalui J3K (Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan). Inisiatif ini terus diperbarui seiring berjalannya waktu, guna tingkatkan masing-masing poin dari penjabaran J3K tersebut, komitmen keamanan terhadap protokol dari Gojek.

Mengingat warga Jakarta kini sudah bisa bepergian selama PSBB transisi dilangsungkan, super app Gojek meluncurkan solusi tambahan untuk tingkatkan keamanan dan kesehatan konsumen, yang harus bepergian selama pandemi. Beberapa solusi tersebut di antaranya fasilitas Combo Shield, fitur Protokol J3K, Selfie Verifikasi Masker serta fitur Geofencing, yang akan didetilkan masing-masing.

Inovasi ini meripakan wujud penguatan posisi Gojek sebagai perusahaan penyedia layanan transportasi digital dengan protokol kesehatan dari hulu ke hilir, terlengkap di layanan transportasi. Dalam sebuah rilis yang diterima Gizmologi di Jakarta (16/10), Nila Marita, Chief of Corporate Affairs di Gojek mengungkapkan bila Gojek telah sigap berikan berbagai penyesuaian yang kedepankan aspek kesehatan, keamanan dan kebersihan.

Baca juga: Tingkatkan Keamanan, Mitra Gojek Kini Bisa Langsung Lapor Order Fiktif

Gojek Implementasi Sekat Pelindung ke Mitra Driver GoRide

Sekat pelindung mitra driver gojek
J3K Shield (pelapis tambahan di kaca helm) serta sekat pelindung untuk mitra driver Gojek.

Aspek tersebut diwujudkan lewat inisiatif J3K, yang hadir tanpa pembebanan biaya tambahan kepada konsumen. “Menyadari situasi pandemi yang begitu dinamis, kami terus beradaptasi dan menghadirkan inovasi baru, baik yang berbasis non-teknologi maupun teknologi, untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan bersama,” tambah Nila.

Salah satu inovasi baru yang berbasis non-teknologi adalah fasilitas alat perlindungan driver GoRide, yang sudah disediakan di 16 kota utama. Fasilitas ini terdiri dari sekat pelindung (pembatas antara mitra driver dan pelanggan), serta J3K Shield (pelindung wajah tambahan yang ditempel ke kaca helm mitra).

Fasilitas tersebut sudah didistribusikan ke lebih dari 36 ribu mitra GoRide, dan akan berlanjut secara bertahap, sementara sekat pelindung di kendaraan GoCar telah terpasang di lebih dari 40 ribu kendaraan. Sementara inovasi lainnya yang bersifat teknologi telah diimplementasikan pada aplikasi, seperti fitur “Komitmen Keamanan terhadap Protokol J3K” berupa notifikasi konfirmasi ketika konsumen hendak memesan kendaraan.

Lalu pada aplikasi mitra driver, ada fitur “Ceklis Protokol J3K” di mana mitra wajib menyatakan bahwa dalam keadaan sehat, rutin mencunci tangan dan lainnya. Lalu mitra driver wajib melakukan foto verifikasi masker dengan cara ambil foto selfie. Juga geofencing yang dapat mendeteksi dan beri peringatan bila terjadi kerumunan antar mitra.

Inisiatif Gojek Tingkatkan Rasa Kepercayaan Pelanggan

Inisiatif J3K Gojek

Selain inovasi yang sudah dihadirkan di atas, Gojek juga hadirkan tempat penitipan helm, cuci tangan dan dispenser hand sanitizer, berkolaborasi dengan Wardah, Antis dan Godrej. Kolaborasi tersebut juga dalam bentuk menyediakan belasan ribu hand sanitizer di puluhan titik “Zona NyAman J3K” yang tersebar di lokasi strategis seperti stasiun atau pusat perbelanjaan.

Inisiatif-inisiatif tersebut tentunya berbuah manis. Dalam survei yang dilakukan oleh lembaga survei Blackbox bersama Toluna, ditemukan jika 8 dari 10 responden yang disurvei di Indonesia (91%) memilih menggunakan Gojek, karena dirasa paling membantu, memberi solusi bagi kebutuhan, dan proaktif dalam lakukan inisiatif positif selama pandemi.