Jakarta, Gizmologi – Intel kembali memperbarui lini prosesor desktop mereka dengan memperkenalkan keluarga baru Intel Core Ultra 200S Plus Series. Seri ini menjadi penyempurnaan dari generasi sebelumnya dengan fokus pada peningkatan performa gaming dan kebutuhan kreator konten.
Dua model utama yang diperkenalkan adalah Intel Core Ultra 7 270K Plus dan Intel Core Ultra 5 250K Plus. Keduanya dirancang untuk pengguna enthusiast desktop yang menginginkan performa tinggi, baik untuk gaming, multitasking berat, maupun pembuatan konten.
Menurut Intel, prosesor ini membawa sejumlah peningkatan arsitektur serta fitur baru yang ditujukan untuk meningkatkan performa multithread dan efisiensi sistem. Namun seperti biasa, klaim performa tersebut masih perlu dilihat lebih jauh lewat pengujian independen ketika produk ini benar-benar tersedia di pasar.
Baca Juga: SK hynix Siap Produksi Massal LPDDR6, Janjikan Performa AI Lebih Kencang dan Hemat Daya
Tambahan Core dan Optimalisasi Performa

Salah satu perubahan utama pada Core Ultra 200S Plus Series adalah peningkatan jumlah efficiency core. Core Ultra 7 270K Plus kini hadir dengan total 24 core yang terdiri dari 8 performance core dan 16 efficiency core, sementara Core Ultra 5 250K Plus membawa konfigurasi 18 core dengan 6 performance core dan 12 efficiency core.
Selain jumlah core yang bertambah, Intel juga meningkatkan frekuensi koneksi die-to-die hingga 900 MHz dibandingkan generasi sebelumnya. Peningkatan ini diklaim mampu menurunkan latensi sistem serta meningkatkan performa gaming dan beban kerja multithread.
Selain Intel Core Ultra 200S, mereka juga memperkenalkan teknologi baru bernama Intel Binary Optimization Tool. Teknologi ini bekerja melalui lapisan translasi biner untuk mengoptimalkan eksekusi software, bahkan jika aplikasi tersebut awalnya dikembangkan untuk prosesor x86 lain atau arsitektur sebelumnya.
Meski terdengar menarik di atas kertas, efektivitas teknologi ini kemungkinan akan sangat bergantung pada implementasi software dan dukungan developer ke depannya.
Dukungan Memori Lebih Cepat dan Ekosistem Baru
Dari sisi platform, Core Ultra 200S Plus Series membawa dukungan memori DDR5 hingga 7200 MT/s, meningkat dari 6400 MT/s pada seri sebelumnya. Intel juga menyebutkan dukungan overclocking memori hingga 8000 MT/s dengan profil BIOS tertentu.
Selain itu, prosesor Core Ultra 200S juga memperkenalkan dukungan awal untuk teknologi memori 4-Rank CUDIMM yang memungkinkan kapasitas hingga 128GB per modul. Teknologi ini berpotensi menghadirkan kapasitas memori besar dengan latensi yang tetap rendah, meski saat ini masih terbatas pada motherboard tertentu dengan chipset seri 800.
Kabar baiknya, prosesor ini tetap kompatibel dengan motherboard berbasis chipset 800-series yang sudah beredar di pasar. Intel menyebutkan bahwa model motherboard baru dengan dukungan teknologi memori yang lebih luas akan hadir sepanjang 2026.
Intel Core Ultra 7 270K Plus dan Core Ultra 5 250K Plus dijadwalkan mulai tersedia melalui mitra retail pada 26 Maret 2026 dengan harga yang direkomendasikan mulai dari US$299 dan US$199. Namun seperti biasa di pasar CPU desktop, performa sebenarnya dan daya saingnya terhadap rival baru akan lebih jelas setelah produk ini diuji langsung oleh reviewer independen.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



