Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Cegah Kenaikan Harga, iPhone 12 Bakal Dijual Tanpa Charger?

0 852

Wajar saja jika harga smartphone dari tahun ke tahun semakin mahal. Teknologi dan fitur yang dibawa juga semakin banyak, berikan fungsi yang lebih hanya dalam satu perangkat. Salah satu smartphone terbaik yang paling dinanti tahun ini adalah milik Apple, yaitu iPhone 12. Nah, rumor terbarunya, smartphone ini bakal hadir tanpa charger, alias pembeli harus gunakan charger lama atau membelinya secara terpisah.

Informasi ini didapat dari seorang analis riset Ming Chi Kuo. Ia dikenal telah membocorkan beragam informasi terkait Apple sejak bertahun-tahun lamanya. Dalam sebuah laporan, Kuo mengatakan jika perusahaan yang berpusat di Cupertino, California tersebut akan menjual power adapter berdaya 20 watt. Ya, secara terpisah.

Baca juga: Inilah Fitur-fitur Baru iOS 14, Tersedia Mulai iPhone 6s Sampai yang Terbaru

Power Adapter Untuk iPhone 12 Dijual Terpisah

Mold case iPhone 12
Foto yang diduga sebagai bentuk cetakan case iPhone 12 series, dalam tiga ukuran. (Sumber: Twitter @Jin_Store)

Apple juga bakal menghentikan produksi power adapter 5 watt dan 18 watt pada akhir tahun ini. Sebagai informasi, hampir semua produk Apple sampai iPhone 11 masih dilengkapi dengan charger bawaan berdaya 5 watt. Terkadang bikin geleng kepala, ketika banyak smartphone Android terjangkau yang sudah sediakan pengisi daya fast charging 10 sampai 18 watt.

Baru di iPhone 11 Pro series, Apple berikan adapter 18 watt secara bawaan. Wajar saja, mengingat harga resmi termurahnya di Indonesia dijual mulai Rp18,999 juta. Sampai di situ saja? Dikutip dari MacRumors, Kuo juga menyebutkan jika Apple akan tidak menyertakan sebuah earphone kabel, yang dikenal dengan sebutan EarPods.

Lalu apa kira-kira alasan Apple tidak menyertakan EarPods dalam paket penjualan iPhone 12? Dugaannya adalah untuk meningkatkan penjualan earphone TWS, Apple AirPods. Selain itu, alasan Apple tidak berikan EarPods dan power adapter di iPhone 12 nanti adalah biaya produksi yang meningkat. Supaya harganya tidak jauh lebih mahal.

Dirumorkan jika iPhone 12 series nantinya bakal mendukung konektivitas 5G, dimana biaya modem untuk jaringan ini memang lebih mahal. Para analis percaya jika harganya bakal serupa dengan iPhone 11 series. Maka dari itu, Apple menggunakan cara untuk menghapus beberapa kelengkapannya. Yang disisakan hanyalah kabel USB-C to Lightning untuk keperluan isi daya serta transfer data.

Analis dari Barclays juga menginformasikan kemungkinan mundurnya jadwal perilisan Apple iPhone 12 series pada tahun ini, setidaknya empat sampai enam minggu dari jadwal biasanya. Dari tahun ke tahun, smartphone Apple biasa diperkenalkan di sekitar bulan September. Menurut para analis, dampak pandemi virus Covid-19 cukup besar terhadap jadwal peluncuran iPhone terbaru.

Bakal Ada Empat Seri iPhone 12 Yang Dirilis

Sementara itu, power adapter 12 watt bakal tetap diproduksi. Adapter ini akan tetap digunakan untuk perangkat tablet milik Apple seperti iPad 10.2 inci, iPad mini dan iPad Air. Kuo juga menambahkan jika pengurangan aksesori ini dapat memperkecil ukuran kotak fisik iPhone, membantu Apple untuk membuat produknya lebih ramah lingkungan.

Dikutip dari 9to5Mac, tahun ini Apple bakal rilis empat seri iPhone 12. Masing-masing miliki layar berdimensi 5,4 inci, dua 6,1 inci dan satu 6,7 inci untuk varian “Max”. Untuk pertama kalinya, semua layar iPhone baru ini bakal gunakan panel OLED. Menurut Gizmo friends, masih pentingkah sebuah smartphone untuk dijual dengan power adapter?