Jakarta, Gizmologi – Rumor terbaru menyebut Xiaomi akan mengubah pola peluncuran lini T series yang selama ini konsisten hadir setiap September. Untuk 2026, Xiaomi 17T dan 17T Pro disebut akan meluncur sekitar empat bulan lebih awal, kemungkinan pada Mei. Jika benar, perubahan ini bisa menjadi salah satu perombakan jadwal terbesar dalam strategi produk perusahaan beberapa tahun terakhir.
Informasi yang beredar juga mengungkap nomor model kedua perangkat serta nama kode internalnya, yakni Chagall untuk Xiaomi 17T dan Warhol untuk 17T Pro. Meski detail resmi belum ada, bocoran awal sudah mulai memberi gambaran soal arah peningkatan generasi terbaru tersebut.
Namun seperti kebanyakan rumor awal, informasi spesifikasi masih belum sepenuhnya konsisten antar sumber. Artinya, semua detail yang beredar saat ini tetap perlu dilihat dengan hati-hati hingga pengumuman resmi dilakukan.
Baca Juga: Review Xiaomi 15T: Pengalaman Kamera Leica yang Semakin Pas Untuk Kreator
Chipset Baru dan Baterai Lebih Besar Jadi Fokus

Salah satu peningkatan yang paling banyak disebut adalah penggunaan chipset baru. Xiaomi 17T dikabarkan akan memakai MediaTek Dimensity 8500, sementara varian Pro menggunakan Dimensity 9500. Kombinasi ini berpotensi memberikan lonjakan performa yang cukup signifikan dibanding generasi sebelumnya, terutama untuk gaming dan multitasking berat.
Selain itu, kapasitas baterai juga disebut meningkat. Bocoran sebelumnya bahkan menyebut angka 6.500 mAh untuk model standar dengan dukungan pengisian cepat 67W. Jika benar, ini akan menjadi salah satu peningkatan paling terasa bagi pengguna, karena daya tahan baterai sering kali menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian.
Meski begitu, ada perbedaan informasi terkait chipset. Sumber lain sebelumnya menyebut Xiaomi 17T justru akan memakai Dimensity 9400, bukan 8500. Ketidaksesuaian ini menunjukkan bahwa spesifikasi final kemungkinan masih dalam tahap pengembangan atau belum sepenuhnya pasti.
Kamera Tidak Banyak Berubah, Strategi Bisa Dipertanyakan

Menariknya, sektor kamera justru disebut tidak mengalami peningkatan besar. Bahkan ada rumor yang menyatakan konfigurasi kamera Xiaomi 17T akan identik dengan Xiaomi 15T. Jika skenario ini terjadi, maka peningkatan generasi bisa terasa kurang signifikan di area fotografi.
Di satu sisi, strategi fokus ke performa dan baterai memang masuk akal karena dua aspek tersebut paling sering digunakan pengguna sehari-hari. Namun di sisi lain, pasar smartphone saat ini sangat kompetitif, dan peningkatan kamera biasanya menjadi salah satu daya tarik utama dalam materi pemasaran.
Perubahan jadwal rilis juga menghadirkan risiko tersendiri. Peluncuran lebih awal bisa memberi keuntungan momentum pasar, tetapi juga berpotensi membuat siklus produk terasa lebih pendek. Pada akhirnya, keberhasilan Xiaomi 17T series tetap akan bergantung pada kombinasi harga, fitur, dan positioning saat resmi dirilis nanti.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



