Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

JOOX: Local Pride, Konsumsi Lagu Indonesia Meroket 300%

1 136

Dengan banyaknya pilihan platform streaming musik saat ini, masyarakat bebas memilih platform mana yang sesuai dengan selera mereka. Satu dengan yang lain miliki fitur keunggulan masing-masing, termasuk kelengkapan lagu bahasa atau genre tertentu. Salah satunya adalah JOOX, pesaing Spotify, yang sedang merayakan momen perayaan 5 tahun kehadirannya di Indonesia.

JOOX menyediakan platform bagi para musisi, komunitas, pelaku industri dan pengguna untuk berkolaborasi. Menghadirkan konten-konten berkualitas dan inspiratif, demi mendukung perkembangan musik Tanah Air. Lewat sebuah perayaan virtual, JOOX sampaikan beberapa insight atau pencapaiannya selama 5 tahun berkiprah di Indonesia.

Baca juga: JOOX Adakan Virtual Race 2020, Kompetisi Untuk Pelari & Pesepeda

Lagu Indonesia Mendominasi Top Chart di JOOX

Konferensi Pers Virtual Parade JOOX Lima
(Kiri-kanan): Head of Marketing JOOX Indonesia – Yuanita Agata, Pemerhati Musik – Wendi Putranto, Head of JOOX Indonesia – Peter May serta Andmesh dalam konferensi pers virtual yang diadakan Selasa (20/10).

Peter May, Head of JOOX Indonesia, menyampaikan perubahan preferensi musik penggunanya. “JOOX melihat pengguna semakin menggandrungi musik Indonesia seiring dengan meningkatnya local pride masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari total konsumsi lagu Indonesia yang meroket 300% dibandingkan tahun pertama JOOX di Indonesia,” ungkapnya.

Peter menambahkan, lagu Indonesia tahun ini telah menduduki 80% top chart JOOX, empat kali lipat dari tahun 2016. Selain itu, kenaikan konsumsi musik dangdut juga meningkat hingga 3x lipat dari tahun sebelumnya. Termasuk juga perkembangan signifikan dari musisi-musisi indie. Memotivasi JOOX untuk menjadi Tuan Rumah Musik di Indonesia.

Pada awal kehadirannya di Indonesia, JOOX menjadi aplikasi pertama yang sediakan layanan streaming musik dilengkapi fitur lirik. Lalu di tahun 2017, diluncurkan fitur ‘Karaoke’ dan ‘Live Streaming’, hadirkan pengalaman maksimal menikmati musik dari mana saja. JOOX terus kembangkan produknya demi hadirkan pilihan untuk mendengarkan lagu favorit sesuai keinginan penggunanya.

Untuk berikan hiburan yang maksimal pecinta musik selama pandemi berlangsung, JOOX hadirkan sebuah fitur interaktif baru yaitu ‘Quick Sing’, di mana pengguna dapat menyanyikan bait lagu tertentu sesuai keinginan. Sementara fitur Karaoke mengalami kenaikan jumlah penggunaan hingga 30%.

Platform Streaming Musik Bantu Musisi Dapatkan Audiens

Parade JOOX LimaPemerhati Musik, Wendi Putranto turut hadir menyampaikan pendapatnya mengenai platform streaming musik yang dapat mendorong perkembangan musik Tanah Air. Menurutnya, platform seperti JOOX dapat diandalkan musisi dalam kenalkan karyanya, dengan adanya teknologi machine learning yang mampu rekomendasikan musik ke audiens yang tepat.

“Beragam fitur interaktif yang ditawarkan juga memungkinkan musisi berinteraksi dengan audiens di mana pun mereka berada. Hal tersebut pastinya sanagt mendorong perkembangan musik Tanah Air. Lihat saja lima tahun belakangan ini, banyak musisi baru Indonesia yang muncul menghadirkan karya berkualitas dengan genre musik yang semakin beragam,” jelas Wendi.

Hadirnya platform streaming musik tentu permudah musisi untuk promosikan lagu dan jangkau lebih banyak pendengar. Hal tersebut dirasakan juga oleh seorang musisi yang besar di era digital, Andmesh. Lewat JOOX, ia bisa lebih dekat dan berinteraksi langsung dengan seluruh pendengar musiknya. Membuatnya semangat untuk hasilkan karya musik yang berkualitas.

Rangkaian “Parade JOOX Lima” masih akan berlangsung hingga pekan depan. Setelah acara Tribute to Legend yang berikan apreasisasi kepada Chrisye, Gleen Fredly dan Didi Kempot sebagai musisi legendaris Indonesia, masih akan ada dua acara lagi yang berlangsung pada 24 Oktober (Oom Leo, Ucupop & Danilla) & 28 Oktober 2020 (Tasya Rosmala, Hendra Kumbara, Lesty) secara gratis.