Los Angeles, Gizmologi โ Penggunaan teknologi bukan hanya mendatangkan manfaat, tetapi juga bisa berujung ke kasus cedera. Salah satunya adalah penggunaan smartphone.
Berdasarkan data yang dirilis National Electronic Injury Surveillance System (NEISS) di Amerika Serikat, didapati bahwa jumlah kasus cedera akibat perangkat teknologi cenderung meningkat, bahkan sejak tahun 2020 peningkatannya mencapai 20%. Adapun data ini dihimpun dari pasien yang mengalami cedera terkait penggunaan perangkat teknologi di berbagai rumah sakit.
Seperti dikutip Gizmologi dari studi bertitel โThe Most Dangerous Tech in the USAโ di website ย Declutrr, Jumat (10/11/2023), kasus cedera akibat pesawat TV memimpin dengan persentase 30% insiden dengan bagian yang sering terdampak adalah pinggang dan punggung. Hal ini biasanya dialami ketika orang sedang memindahkan atau mengangkat perangkat tersebut.
Meskipun menjadi peringkat tertinggi penyebab cedera, ternyata angka kasus cedera karena pesawat TV cederung menurun sebanyak 69% dalam satu dekade terakhir. Tentu bukan alasan, karena saat ini sudah tidak ada lagi TV โberkondeโ yang bobotnya berat.
Dengan peningkatan jumlah pengguna smartphone, tentu saja tidak mengherankan jika kasus cedera karena perangkat ini berada di peringkat kedua setelah TV. Dengan persentase 23%, kasus cedera yang paling sering dialami adalah memar pada bagian wajah.

Kasus Cedera Akibat Smartphone
Dalam satu dekade terakhir, disebutkan bahwa kasus cedera karena smartphone terus meningkat hingga 28%. Penyebabnya, karena wajah pasien dilempar smartphone atau smartphone yang terjatuh ke wajah karena menggunakannya sembari berbaring alias tiduran.
Selain itu, mengingat smartphone juga digunakan sembari jalan dan bicara, penggunaannya bisa mengakibatan cedera pada pergelangan kaki, siku, hingga memar pada bagian kepala karena kesandung.
Namun, di antara penyebab cedera pada penggunaan smartphone, texting atau mengetik pesan berada di peringkat teratas dengan sebanyak 335 kasus dari seluruh sample responden. Disusul dengan aktivitas menelpon dan berjalan.

Di peringkat kasus cedera berikutnya ada komputer dan video game, perangkat audio, dan baterai yang masing-masing berada di peringkat ketiga, keempat, dan kelima. Persentase kasus tiap perangkat masing-masing 22%, 14%, dan 7%.
Baca juga: Panduan Memilih Smartphone Berdasarkan Harga dan Spesifikasi
Dari keseluruhan kasus cedera pada penggunaan perangkat teknologi alias gadget, bagian tubuh yang paling terdampak adalah leher. Hal ini disebabkan karena terlalu lama menatap layar smartphone atau membungkuk di depan komputer.
Nah, dari kasus-kasus cedera di atas, apakah kamu pernah mengalaminya, Gizmofriends?
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



