Advanced Micro Devices (AMD) hari ini (31/10) mengumumkan perluasan kemitraan strategisnya dengan Meta yang berbasis di Santa Clara, California. Kolaborasi ini berfokus pada penyediaan infrastruktur komputasi komprehensif, mencakup perangkat lunak (software), sistem jaringan, serta unit pemrosesan pusat dan grafis (CPU & GPU). Melalui kemitraan komprehensif ini, perusahaan secara masif mendukung pengoperasian model-model unggulan berbasis Artificial Intelligence (AI) miliki Meta, sekaligus memantapkan posisinya sebagai penyedia teknologi pilihan utama di balik mesin komputasi Muse.
Inti dari kemitraan yang berkembang ini adalah persiapan untuk membangun sistem berbasis AI yang mampu mengakomodasi kebutuhan komputasi berskala gigawatt. Saat ini, sistem rack-scale seperti Helios, telah digunakan dalam operasional Meta, sedangkan jajaran prosesor EPYC miliknya secara khusus mendukung agen personal AI Muse. Selain itu, teknologi perusahaan juga memastikan dukungan kesiapan Day-0 untuk berbagai frontier model terbaru dari Meta, yang meliputi Muse Spark Open hingga Muse Glimmer.
Perluasan kolaborasi ini sejatinya melanjutkan perancangan teknis bersama yang sudah berjalan secara masif selama bertahun-tahun terakhir. Kerja sama jangka panjang tersebut terus dioptimalkan melintasi berbagai ranah teknologi mutakhir, dari penggunaan prosesor EPYC hingga kartu grafis Instinct milik AMD. Kemitraan teknis mendalam ini turut mencakup integrasi sistem jaringan AMD Pensando dengan kerangka kerja infrastruktur peranti lunak komputasi pintar AMD ROCm yang dioptimalkan untuk beban kerja tingkat tinggi.
Lisa Su, Chair and CEO AMD, menegaskan bahwa penerapan sistem Helios berskala penuh di infrastruktur Meta menandai lompatan krusial ke arah penskalaan masif. “Dengan Helios yang kini telah berjalan di Meta, kami membawa kemitraan ini ke skala yang lebih besar dalam era superintelligence,” ungkapnya. Lebih lanjut, Su menjelaskan bahwa perusahaannya ingin membangun dan menerapkan infrastruktur berskala gigawatt serta membentuk generasi mendatang dari silikon, perangkat lunak, dan sistem untuk mendukung model serta layanan superintelligence Meta yang paling ambisius.
Baca juga: Biwin Black Opal DW100 DDR5-6000 CL28 Hadir dengan Profil AMD EXPO ULL
Kolaborasi Ekosistem AMD Dukung Visi Superintelligence Personal Meta

Saat ini lini ekosistem teknologi grafis berbasis AI dari AMD Instinct secara masif menopang kebutuhan infrastruktur Meta, mulai dari fungsi pelatihan model hingga mesin pemeringkat dan rekomendasi. Sebagai bagian dari ekosistem kemitraan tersebut, Meta menjadi salah satu pengguna perdana untuk mendefinisikan infrastruktur arsitektur khusus Instinct MI450 yang didesain untuk pengoperasian beban kerjanya. Interaksi pengembangan antarperusahaan ini bahkan terus berlanjut guna menyempurnakan platform AMD generasi berikutnya, yang di antaranya melibatkan GPU Instinct MI500 series serta sistem berkapasitas skala rack.
Untuk optimalisasi basis pengembang ekosistem terbuka, integrasi ROCm milik AMD bersama PyTorch kini telah disempurnakan demi menopang pengoperasian beban pelatihan AI yang tinggi pada GPU Instinct MI350X. Upaya optimalisasi piranti lunak secara menyeluruh ini sekaligus memperluas akses dukungan pengembang yang ingin memanfaatkan GPU AMD secara langsung. Langkah inovasi kolaboratif tersebut sejalan dengan upaya berkelanjutan kedua pihak untuk terus menyelaraskan rencana peta jalan komputasi agar tetap relevan dalam melayani miliaran pengguna global.
Sebagai wujud penguatan infrastruktur dan komitmen finansial dalam mewujudkan visi kemitraan yang ambisius ini, AMD turut mengucurkan investasi ekuitas bernilai masif di Meta dengan alokasi sebesar US$1 miliar. Mark Zuckerberg, selaku pendiri sekaligus CEO Meta, menanggapi langkah agresif tersebut dengan menggarisbawahi posisi krusial perusahaan rekanan tersebut sebagai pemasok teknologi utama bagi infrastruktur komputasinya. Zuckerberg menyatakan bahwa perusahaan yang dipimpinnya kini tengah melakukan investasi sangat besar pada kemampuan compute power demi mencapai tingkatan baru dalam adopsi AI secara global.
“Kami melakukan investasi besar dalam daya komputasi yang akan memungkinkan kami menghadirkan superintelligence personal bagi semua orang, dan AMD memainkan peran penting dalam upaya tersebut,” tutur Mark Zuckerberg, mengonfirmasi strateginya di masa depan. Dengan penggabungan kekuatan modal dan portofolio komputasi cerdas skala gigawatt ini, baik AMD maupun Meta siap menginisiasi era komputasi cerdas selanjutnya dalam pengembangan silikon maupun perangkat lunak AI full-stack.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

