Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Ini Alasan LinkAja Gandeng Dukcapil

Beragam inovasi terus dilakukan perusahaan digital. Seperti dilakukan LinkAja yang melakukan peningkatan kualitas dan efektivitas penerapan validasi dan verifikasi pengguna layanan keuangan elektronik dengan mengembangkan sistem elektronik Know Your Customer (e-KYC). Inilah yang kemudian mendasari LinkAja berkerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. 

Kerja sama ini disebut untuk meningkatkan fungsi proses verifikasi dan validasi identitas pengguna uang elektronik dan memberikan manfaat maksimal kepada pengguna. Di mana e-KYC LinkAja secara otomatis akan memvalidasi data pengguna tidak hanya dari pengenalan foto pengguna yang disesuaikan dengan foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, tetapi juga data kependudukan yang dikelola oleh Ditjen Dukcapil.

Hal ini diungkapkan oleh Haryati Lawidjaja, Direktur Operasi LinkAja yang mengatakan melalui kerja sama ini, LinkAja akan mendapatkan hak akses atas data kependudukan yang dimiliki oleh Ditjen Dukcapil. Sehingga mempermudah dan mempercepat proses validasi e-KYC yang dimiliki untuk para pengguna, terutama bagi ingin meningkatkan akun layanannya menjadi Full Service.

“Melalui e-KYC yang diverifikasi oleh Ditjen Dukcapil, kami harap para pengguna LinkAja dapat memperoleh manfaat maksimal dari layanan LinkAja, seperti saldo maksimum yang lebih tinggi, dan keleluasaan untuk melakukan transaksi lainnya seperti transfer dana dan penarikan tunai,” kata Haryati di Jakarta (17/01).

Baca juga: Tutup 2019, LinkAja Punya Lebih Dari 40 Juta Pelanggan

LinkAja Dukcapil Ir. Gunawan MA dan Haryati Lawidjaja (2)
Ki-ka: Ir. Gunawan MA, Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan Ditjen Dukcapil dan Haryati Lawidjaja, Direktur Operasi LinkAja
Related Posts
1 daripada 2

Bagaimana dengan kerahasiaan data pelanggan?

Kerahasiaan data pelanggan selalu menjadi concern di tengah layanan digital yang makin menjamur. Terlebih jika layanan tersebut bekerja sama dengan Dukcapil yang memiliki data kependudukan lengkap. Pihak LinkAja rupanya telah mengantisipasi hal ini.

“Dengan adanya kerja sama ini, pastinya kami berkomitmen untuk menjamin kerahasiaan, keutuhan, dan kebenaran data pengguna, serta tidak menyalahgunakan hak akses atas data kependudukan yang telah diberikan kepada kami. Adanya kesesuaian validasi dan verifikasi identitas ini sangat penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna dalam bertransaksi secara digital,” imbuh Haryati.

Cegah Terorisme dan Pencucian Uang

Adanya sinergi antara teknologi e-KYC LinkAja dengan data kependudukan milik Ditjen Dukcapil ini juga diharapkan dapat meningkatkan keinginan masyarakat untuk memiliki akses ke layanan keuangan digital. Karena prosesnya yang lebih mudah dan aman tanpa harus datang ke layananan keuangan secara langsung untuk melakukan validasi data.

Selain itu, ternyata ada hal lainnya yang tak kalah penting. Zudan Arif Fakrulloh, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyatakan, adanya kerja sama ini sekaligus membantu pemerintah untuk memerangi risiko pencucian uang dan/atau mencegah pendanaan terorisme melalui penggunaan layanan keuangan elektronik sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia.

Pemerintah Indonesia memang mewajibkan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran selain Bank untuk menerapkan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APUPPT) yang telah diatur dalam Peraturan Bank Indonesia. Identifikasi dan verifikasi identitas diperlukan untuk mencegah risiko terjadinya transaksi keuangan mencurigakan.