Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Melalui Ascend Partner Program, Huawei Ingin Perkokoh Ekosistem AI di Asia Pasifik

0 819

Kecerdasan buatan masih menjeda topik yang seksi di industri. Bahkan Huawei semakin berambisi untuk menjadi pemain utama di sektor ini. Raksasa teknologi asal Tiongkok tersebut baru saja mengadakan pertemuan Ascend Partner Program Asia Pasifik.

Pertemuan itu bertujuan untuk membangun ekosistem AI yang inovatif dan berkelanjutan yang mendukung terwujudnya digitalisasi dan transformasi cerdas di Kawasan Asia Pasifik. Program ini diselenggarakan oleh Huawei yang menyatukan beragam kalangan, dari pejabat pemerintah, pemimpin bisnis, pakar di industri, hingga akademisi. Tujuannya untuk berbagi kisah sukses mereka dalam implementasi teknologi AI dan pandangan dari sektor industri yang penuh wawasan.

Daniel Zhou, Presiden Huawei Cloud & AI Business Group, Kawasan Asia Pasifik, mengatakan ketika berbicara kolaborasi berbasis ekosistem AI, Huawei selalu fokus pada infrastruktur. Pihaknya bekerja dengan komunitas akademik dan industri untuk mendorong pengembangan AI secara lebih luas lagi guna mendukung kemajuan teknologi dan industri secara keseluruhan.

“Melalui pemanfatan paduan antara Konektivitas + Komputasi + Cloud kolaboratif secara optimal, kami dapat menghadirkan platform yang cerdas, otomatis, dan digerakkan oleh informasi untuk mendukung konten, aplikasi, dan algoritma mitra. Bersama-sama, kita akan membangun ekosistem yang terus berkembang secara dinamis menuju terwujudnya dunia yang sepenuhnya terhubung dan cerdas,” kata Daniel Zhou, dalam siaran pers yang diterima Gizmologi (18/06).

Baca juga: Network Services Baru Ericsson Hadir dengan Kecerdasan Buatan

Huawei Ascen Partner Program Asia Pasifik

ilustrasi AI artificial intelligence kecerdasan buatan
ilustrasi AI (foto:123rf everythingpossible)

APAC Ascend Partner Program terdiri dari tiga sub-program, yakni Independent Software Vendor AI Collaboration atau Kolaborasi AI Vendor Perangkat Lunak Independen, Institute of Higher Learning (IHL) AI Talent Cultivation atau Pengembangan SDM di Bidang AI di sektor Pendidikan Tinggi, dan Government AI Industry Development atau Pengembangan Industri AI di sektor pemerintahan.

Melalui program-program ini, Huawei dan mitranya berkomitmen untuk mendukung negara-negara di Asia Pasifik dalam pengembangan AI, transfer pengetahuan, penerapan strategi untuk masuk ke pasar dan sumber-sumber daya strategis.

Program Independent Software Vendor AI Collaboration menghadirkan beragam keunggulan dan manfaat yang dirancang secara khusus bagi ISV, inovator, dan sektor wirausaha, seperti pendanaan Non-Recurring Engineering (NREs), Cloud resource vouchers, alih pengetahuan melalui Ascend AI Community, Huawei HCIA-AI Certification exam-vouchers, bahkan mendukung untuk strategi Go-to-Market dan lain sebagainya.

Di bidang akademik, program Institute of Higher Learning (IHL) AI Talent Cultivation diharapkan dapat mendukung lembaga pendidikan tinggi untuk membangun disiplin keilmuan untuk AI, menjaring bibit-bibit unggul SDM di bidang AI, dan meningkatkan penelitian akademis di bidang AI yang berbasis pada dukungan teknologi Atlas AI Huawei full-stack.

Bagi sektor pemerintahan, program ini menyediakan dukungan teknis dalam meningkatkan fasilitas inovasi AI bagi negara-negara di Kawasan Asia Pasifik dalam mendayagunakan teknologi Ascend. Huawei juga akan berbagi pengalaman dalam hal praktik terbaik untuk industri danmembantu dalam penerapan kebijakan Standar Industri AI.

Di Indonesia, kehadiran teknologi mutakhir seperti AI juga makin menjadi perhatian. Pemanfaatan teknologi mutakhir, seperti AI dan 5G dapat menyentuh hingga ke seluruh lapisan masyarakat hingga ke seluruh sektor industri. Termasuk layanan kesehatan, pendidikan, kota-kota cerdas, hingga di bidang layanan pemerintahan,  dalam turut mendukung terwujudnya Digital Indonesia yang cerdas dan terkoneksi secara penuh.

Dr. Ir. Hammam Riza, M.Sc, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), mengatakan strategi AI Nasional Indonesia yang diberdayakan oleh BPPT, adalah tonggak terpenting menuju bangsa yang didorong inovasi, visi emas Indonesia 2045.

“Tidak dapat dihindari, AI di mana-mana akan mendorong perjalanan bangsa kita untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Saya mengapresiasi Huawei yang telah membangun dan memperkuat penggunaan teknologi AI dan konsisten berkontribusi kepada Indonesia untuk penerapan teknologi tersebut pada beberapa sektor,” kata Hammam Riza.

Negara-negara di Kawasan Asia Pasifik saat ini tengah menikmati peluang bisnis yang luar biasa melalui beberapa program dan ekosistem yang telah tersedia. Pengembangan AI di kawasan regional, bonus demografi, serta dukungankebijakan di masing-masing negara turut mendorong terciptanya peluang-peluang baru di di sektor komputasi AI.