Dampingi PJJ, Migo Indonesia Tawarkan Konten Edukasi Digital Tanpa Kuota

Jakarta, Gizmologi – Keberadaan konten digital tak melulu hadir sebagai bentuk hiburan. Materi edukasi yang ditampilkan secara menarik dalam bentuk digital juga bisa menjadi alternatif agar anak atau pelajar lebih bersemangat belajar. Sebagai salah satu distributor konten digital di Tanah Air, Migo Indonesia coba hadirkan sesuatu yang baru untuk masyarakat.

Memanfaatkan teknologi disruptif, Migo Indonesia tengah memperkenalkan “Migo Belajar”, sebuah cara baru untuk jawab tantangan akan keterbatasan data dan konektivitas internet di kalangan masyarakat. Terutama dalam hadapi system pembelajaran jarak jauh (PJJ), serta mobilitas yang terhambat berkat adanya pemberlakuan PPKM.

Baca juga: Olike EduTab E1 & E3, Tablet Belajar Anak dengan Fitur Pengawas Orang Tua

Selain menjelaskan cara kerja Migo Belajar, Migo Indonesia menggelar sebuah workshop nasional bertajuk #CaraBaruBelajar “Mendongeng Bersama Migo Indonesia”, diikuti oleh ratusan pengajar untuk berikan informasi serta cara baru belajar & kreatif. Juga termasuk untuk orang tua dan siswanya di rumah.

Konten Bisa Didapat Lewat Aplikasi Migo Indonesia & MDS

Migo Indonesia
Dan Connor, Direktur Utama Migo Indonesia dalam sesi workshop virtual (16/7).

Dan Connor, Direktur Utama Migo Indonesia yang turut hadir dalam workshop tersebut mengatakan bila jaringan Migo berikan akses digital handal, serta permudah masyarakat dalam peroleh jasa dan produk digital. Termasuk konten edukasi berkualitas tinggi yang 30x lebih cepat dari selular, tanpa kuota, tanpa iklan dan tanpa hambatan.

Caranya dengan mengunjungi Migo Download Stations (MDS) yang terletak di jaringan Warung Migo (Wargo), tersebar di penjuru DKI Jakarta. Materi pendidikan termasuk terbitan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. “Kami sangat bangga bisa bekerjasama dengan mitra-mitra Pendidikan kami untuk membantu orang tua, guru dan siswa yang berjuang selama pandemi dan dalam proses pembelajaran jarak jauh,” tambah Dan.

Aplikasi Migo Indonesia sendiri tersedia di Google Play Store, di mana di dalamnya terdapat beragam produk digital termasuk konten hiburan, asuransi sampai e-commerce. Pengguna dapat mengunjungi MDS terdekat, menyambungkan perangkat smartphone ke jaringan Wi-Fi yang disediakan, lalu mendapatkan konten yang ada dengan cara unduh agar tidak menghabiskan kuota saat diakses.

Baru diluncuran sejak 2020, saat ini Migo Indonesia sudah memiliki lebih dari 160 Wargo, yang juga tersebar di beberapa wilayah di Jawa Barat. “Dengan solusi online-to-offline, kami berharap dapat mengatasi salah satu tantangan terbesar selama pembelajaran online, yaitu keterbatasan data dan kurangnya akses Wi-Fi di kalangan masyarakat,” terang Dan Connor.

Pengemasan Konten Edukasi dalam Bentuk Dongeng Dinilai Efektif

Edukasi dalam bentuk dongeng - Migo Indonesia
Pendongeng Rika Endang Triyani menjelaskan konsep storytelling bisa menjadi metode pembelajaran efektif, baik untuk orangtua, guru dan siswa di rumah.

Dalam workshop tersebut, Deasy Sekar T. Sari selaku Citizen Engagement Mechanism Specialist pada USAID IUWASH PLUS turut membagikan edukasi hidup sehat di lingkungan rumah dan sekolah. Menurutnya, dunia digital harus dimanfaatkan untuk terus belajar, serta melakukan promosi perilaku hidup sehat, kepemilikan akses air minum dan sanitasi yang aman.

Sementara bagi seorang pendongeng seperti Rika Endang Triyani, konsep storytelling juga bisa menjadi metode pembelajaran yang efektif baik untuk orangtua, guru dan siswa di rumah. Menurutnya, dongeng adalah kegiatan yang mudah, sederhana dan menyenangkan. Cukup dengan cerita yang kuat untuk membuatnya menarik.

“Suara jelas, disertai mimik dan gestur menunjang akan menambah kekuatan suatu dongeng. Berbagai aspek inilah yang membuat dongeng bisa menjadi satu ingatan baik dan tidak terlupakan untuk anak-anak,” tutup Rika.

Tinggalkan komen