Netflix Ujicoba Layanan Gratisan Pertamanya di Kenya

Jakarta, Gizmologi – Semenjak pandemi COVID-19 berlangsung, lebih banyak masyarakat di dunia memutuskan untuk mendapatkan hiburan secara digital. Baik itu dengan bermain gim, menonton TV digital sampai streaming film dan serial favorit lewat platform streaming video yang semakin banyak. Termasuk salah satunya adalah Netflix, jadi salah satu yang paling populer.

Meski lebih dulu dikenal oleh masyarakat, platform yang ditemukan pada tahun 1997 ini tak boleh jumawa atau tinggal diam. Pasalnya, sejak tahun lalu sudah mulai banyak penyedia layanan sejenis lainnya alias kompetitor yang tancap gas untuk berikan konten menarik nan eksklusif. Bahkan beberapa tayangan yang awalnya tersedia di Netflix, terpaksa harus dihapus dan dipindahkan ke lainnya.

Selain banyaknya jumlah tontonan, masyarakat juga pentingkan konten eksklusif maupun judul tayangan besar, untuk menentukan pilihan platform streaming video yang ingin mereka putuskan untuk berlangganan. Demi tingkatkan jumlah pengguna, Netflix untuk pertama kalinya luncurkan paket gratisan. Ya, tidak perlu membayar sepeser pun untuk menikmati konten eksklusif yang ada di dalamnya.

Baca juga: Heboh! GoPay Jadi Opsi Pembayaran di Netflix

Cara Netflix Gaet Pelanggan Baru di Wilayah Afrika

Netflix Free Kenya

Lewat rilis yang diterbitkan pada situs resminya, Netflix baru saja meluncurkan sebuah paket gratis (free plan) baru agar konsumennya bisa menikmati tayangan konten bebas iklan. Layanan ini secara perdana diluncurkan di Kenya, salah satu cara untuk perluas jumlah pengguna di Afrika, sebuah wilayah yang baru dirambah oleh Netflix.

Dalam rilis tersebut, Cathy Conk, Director, Product Innovation untuk Netflix menegaskan, “Jika Anda belum pernah menonton Netflix sebelumnya – dan banyak orang di Kenya yang juga belum – ini adalah cara bagus untuk menikmati layanan dari kami.” Ya, tujuan dari diluncurkannya paket gratisan ini adalah agar pengguna baru dapat merasakan pengalaman akses konten di dalam Netflix.

Harapannya? Tentu saja ketika nanti sudah merasa puas, bisa lanjut untuk ikutan berlangganan, yang pada akhirnya akan menambah jumlah monthly subscription. Sebagai informasi, hingga akhir bulan Juni 2021, Netflix telah memiliki sekitar 209 juta pelanggan berbayar bulanan.

Jumlah tersebut tentu naik, meski penambahannya secara perlahan mendekati stagnan. Di kuartal kedua, peningkatannya hanya 1,54 juta pengguna saja. Sementara pada kuartal yang sama di tahun 2020, bisa naik sampai 10,1 juta pelanggan baru. Tentunya hal tersebut juga karena situasi pandemi yang benar-benar sedang dimulai secara global saat itu.

Pilihan Konten Terbatas, Tak Ada Fitur Download

Netflix Free Kenya

Dan tentunya, Netflix berikan beberapa batasan untuk percobaan awal akun gratisan di Kenya. Penggunanya memang tak perlu memasukkan metode pembayaran, cukup membuat akun dengan inputkan umur di atas 18 tahun saja.

Namun ketersediaannya hanya untuk smartphone Android, pun konten yang bisa disaksikan terbatas, Dikutip dari Reuters, beberapa judul yang tersedia seperti Money Heist, Bridgerton dan serial asal Afrika seperti Blood & Water. Konten-konten tersebut hanya bisa disaksikan secara streaming, alias tidak bisa diunduh terlebih dahulu.

Dan untuk menarik pelanggan baru di Afrika, Netflix juga melakukan investasi pada program buatan local seperti Queen Sono dan Jiva!, serta dengan bekerja sama menggandeng studio produksi asal Nigeria. Ke depannya, pihak Netflix akan mengevaluasi apakah metode ini berhasil atau tidak untuk meraih pengguna berlangganan baru.

Tinggalkan komen