Jakarta, Gizmologi – OPPO baru saja meluncurkan duo flagship terbarunya melalui kehadiran OPPO Find X8 Series. Diluncurkan untuk pasar global langsung dari sebuah acara di Sanur, Bali, smartphone ini memiliki banyak fitur unggulan, termasuk sematkan berbagai teknologi terbaru. Salah satunya adalah baterai silicon carbon, yang juga mulai diterapkan flagship baru lainnya.
Masih belum banyak, memang, yang sudah memakai jenis baterai silicon carbon satu ini. Dalam satu perusahaan induk, selain OPPO Find X8 Series, ada vivo X200 Series yang juga sematkan teknologi serupa di ketiga variannya. Mungkin Gizmo friends bertanya-tanya, mengapa jenis baterainya dibuat berbeda? Tentu ada benefitnya.
Bila memerhatikan spesifikasi secara seksama, baterai silicon carbon yang disematkan ke dalam rangkaian smartphone terbaru, memiliki keunggulan yang sejatinya mencolok. Pada OPPO Find X8, misalnya, dalam dimensi yang lebih ringan dan tipis dari Galaxy S24 Ultra, bisa menempatkan baterai lebih besar, mencapai 5,630 mAh (vs 5,000 mAh). Bagaimana cara baterai silicon carbon mencapai keunggulan ini?
Baca juga: OPPO Find X8 Series Resmi Debut Global, Ini Sejumlah Keunggulannya!
Baterai Silicon Carbon Gunakan Bahan Sedikit Berbeda

Kelebihan dari baterai silicon carbon (Si-C) dibandingkan solusi konvensional yang sebelumnya sudah digunakan, adalah tingkat densitas atau kapasitas penyimpanan energinya. Dalam baterai jenis baru ini, katodanya tetap terbuat dari lithium, hanya saja alih-alih menggunakan grafit sebagai anoda, materialnya diganti dengan komposit silicon carbon.
Semakin tinggi tingkat densitas, maka sebuah baterai bisa memiliki kapasitas (dalam satuan mAh misalnya) lebih besar. Dalam hal ini, baterai silicon carbon pada OPPO Find X8 bisa membawa kapasitas besar, dalam dimensi fisik yang sangat ramping, bahkan dengan ketebalan hanya sekitar 5mm saja. Menjadi jawaban untuk daya penggunaan baterai lebih lama.

Dalam sebuah sesi wawancara eksklusif, Arne Herkelmann, Head of Product Management, OPPO mengatakan bila Find X8 Series hadir sebagai smartphone OPPO pertama dengan baterai silicon carbon. “Proses yang diperlukan untuk mengembangkan dan memproduksi jenis baterai ini cukup rumit. Maka dari itu, kami memerlukan waktu cukup lama untuk membuat teknologi ini bisa diproduksi pada perangkat massal.”
Lebih lanjut, ia mengatakan bila OPPO selalu mengutamakan nilai keamanan baik pada komponen dan penggunaannya, dan pihaknya tak ingin merilis sebuah teknologi yang belum siap dipasarkan. “Maka dari itu, membutuhkan waktu lama bagi kami, meski mungkin sejak lima tahun lalu kita telah menemukan sebuah kemungkinan akan hadirnya baterai silicon carbon. Karena ini adalah area yang cukup sensitif,” tambah Arne.
Benefit Jenis Baterai Baru Pada Flagship OPPO Find X8

Khusus baterai silicon carbon bikinan OPPO, Arne menjelaskan bila pihaknya berhasil menciptakan sebuah baterai dengan densitas energi lebih tinggi sampai 21%, pada fisik baterai yang sama dengan baterai konvensional. Dengan begitu, benefitnya adalah Find X8 Series bisa digunakan lebih lama—diklaim sampai 24 jam penuh untuk skenario penggunaan intensif.
Ketika disinggung soal masa pakai dan durabilitas, Arne sebutkan bila pihaknya sedang menentukan angka yang tepat untuk menggambarkannya, namun pihak OPPO telah memastikan bila tak ada yang perlu dikhawatirkan. “Angka persisnya saya tidak punya, tapi saya yakin siklusnya lebih dari 800 kali,” tambahnya, menyebutkan jumlah siklus baterai konvensional sebelum akhirnya menyentuh kurang dari 20%.
Meskipun jenis baterai silicon carbon baru, OPPO Find X8 Series tetap hadir dengan solusi pengisian daya instan. Untuk pengisian daya dari nol sampai penuh, membutuhkan waktu hanya sekitar 50 menit saja, memanfaatkan adaptor charger 80W SuperVOOC. OPPO Find X8 bakal dijual mulai dari Rp13,999 juta, sementara versi Pro dijual Rp18,999 juta.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




