Jakarta, Gizmologi – Pasar controller premium untuk gamer kompetitif kembali kedatangan pemain baru. SCUF Gaming, brand yang cukup dikenal di kalangan esports dan kini berada di bawah naungan Corsair, resmi memperkenalkan SCUF Omega untuk PlayStation 5 dan PS5 Pro.
Controller ini diposisikan sebagai produk paling canggih yang pernah dibuat SCUF dalam 15 tahun terakhir. Tidak hanya mendukung PS5, perangkat tersebut juga kompatibel dengan PC, Mac, iOS, dan Android, menjadikannya salah satu controller lintas platform yang cukup fleksibel.
Mereka sendiri selama ini dikenal sebagai brand yang fokus pada controller performa tinggi dengan fitur kustomisasi mendalam. Di tengah popularitas controller profesional seperti DualSense Edge atau Xbox Elite Controller, kehadiran Omega menunjukkan bahwa pasar peripheral gaming premium masih terus berkembang, terutama di segmen esports dan gamer hardcore.
Baca Juga: Xbox Rilis Aksesori Edisi Forza Horizon 6, Controller Transparan Jadi Sorotan
Fokus pada Respons Cepat dan Kustomisasi

SCUF Omega membawa cukup banyak fitur yang memang ditujukan untuk permainan kompetitif. Salah satu yang paling disorot adalah penggunaan Omron mechanical switches pada tombol utama dan trigger, yang diklaim memberikan respons lebih cepat dengan sensasi klik mirip mouse gaming.
Controller ini juga mendukung polling rate 1K untuk PC, baik secara wired maupun wireless. Dalam praktiknya, fitur tersebut memungkinkan komunikasi lebih cepat antara controller dan perangkat, sehingga input latency bisa ditekan lebih rendah.
Selain itu, SCUF menghadirkan 11 tombol tambahan yang dapat dikustomisasi, termasuk rear paddles, side buttons, dan G-keys. Pengguna juga bisa mengatur deadzone, sensitivitas trigger, hingga response curve langsung melalui aplikasi mobile SCUF di Android dan iOS.
Namun seperti controller premium lain, fitur melimpah tersebut kemungkinan juga akan dibarengi harga yang tidak murah. Hingga saat ini, SCUF belum mengungkap harga resmi Omega untuk pasar global.
Pasar Controller Premium Semakin Ramai

Kehadiran SCUF Omega menunjukkan bagaimana pasar aksesori gaming kini semakin spesifik. Gamer kompetitif tidak lagi hanya mencari controller nyaman, tetapi juga perangkat yang bisa disesuaikan dengan gaya bermain masing-masing.
Di sisi lain, tantangan terbesar untuk produk seperti ini tetap soal relevansi bagi gamer kasual. Banyak fitur advanced seperti polling rate tinggi atau trigger instan memang terasa penting di esports, tetapi belum tentu memberikan dampak signifikan untuk semua pemain.
Menariknya, SCUF juga menghilangkan modul getar pada Omega demi mengurangi bobot dan menjaga fokus saat aiming. Keputusan tersebut kemungkinan akan disukai pemain FPS kompetitif, meski sebagian gamer mungkin merasa pengalaman bermain jadi kurang “immersive” dibanding controller standar PS5.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



