Kesulitan Komponen, Sony Kurangi Produksi Playstation 5

Tokyo, Gizmologi – Sudah lebih dari satu tahun Playstation 5 dirilis untuk khalayak, namun hingga kini keberadaan konsol Sony itu masih sulit didapatkan. Terbaru, bukannya menambah pasokan unit secara masif, Sony malah mengurangi produksi hingga satu juta unit. Sulitnya mendapat komponen dan logistik penyerta produksi menjadi alasan.

Menurut informasi yang dihimpun dari Bloomberg, Sony telah menargetkan angka produksi dapat mencapai 16 juta unit di akhir Maret 2022 mendatang. Itu dilakukan untuk mendorong tercapainya target penjualan. Akan tetapi mereka terpaksa mengurangi produksi di angka 14,8 juta unit saja. Berdasarkan pernyataan dari sumber di level operasional yang tidak mau dibuka identitasnya.

Pada akhir bulan lalu, Chief Financial Officer Hiroki Totoki juga sempat mengeluhkan sulitnya komponen dan logistik kepada para investor. Mengakibatkan penjualan Playstation 5 di akhir September jauh di bawah ekspekstasi. Di sisi lain, Playstation 5 menjadi konsol paling cepat terjual hingga 10 juta unit pada bulan Juli lalu.

Baca juga: PUBG: New State Resmi Dirilis, Cek Spek Minimum HP Sebelum Bermain

Gamer Playstation 5 Melirik PC

game terbaru stick
Ilustrasi bermain game terbaru #DiRumahAja (Foto: Pixabay/Olya Adamovich)

Berkurangnya pasokan unit untuk dijual membuat khalayak makin kesulitan mendapatkan Playstation 5 dengan mudah. Termasuk di Indonesia. Akhirnya banyak model penjualan raffle atau undian dilakukan oleh para pedagang untuk membuka peluang bagi end user mendapatkan konsol dengan harga normal. Dan menghindari reseller yang kadang menjadikan harga makin melambung.

Tapi model penjualan seperti itu pun dapat berjalan kurang efektif. Banyak reseller dadakan yang turut memanfaatkan situasi untuk mendapatkan keuntungan lagi. Boleh-boleh saja, meski kadang membuat penikmat jadi malas untuk segera membeli Playstation 5.

Sulitnya mendapat konsol Playstation 5 dengan harga normal juga turut berandil beralihnya para calon konsumen potensial untuk segera beralih ke PC. Apalagi saat ini sudah banyak game Playstation mulai masuk ke PC lewat jalur Steam. Bila kelangkaan unit yang disebabkan faktor komponen tidak segera teratasi, bisa-bisa Playstation tidak dapat mencapai target penjualan yang memuaskan bagi Sony.

 

Tinggalkan komen