Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

UOB Indonesia Gandeng Halodoc, Bagikan 20 Ribu Masker untuk Warga

0 748

Seperti yang kita ketahui bersama, kasus persebaran Covid-19 tiap harinya belum menurun sama sekali. Malah, pada hari Kamis (3/12) kemarin, meningkat sampai memecahkan rekor baru, dengan jumlah penambahan kasus 8,369 orang. Hal ini cukup meresahkan, ditambah adanya pemilu dan libur akhir tahun yang menyusul di bulan Desember ini.

Dengan begitu, protokol 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) harus digalakkan. Dan sebagai salah satu bentuk dukungan terutama protokol memakai masker, UOB Indonesia telah berkolaborasi dengan Halodoc untuk mendonasikan 20 ribu masker, kepada sejumlah keluarga yang kurang beruntung di wilayah Jakarta dan Depok.

Donasi berupa masker tersebut diberikan pada hari ini (4/12) kepada perwakilan organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), untuk wilayah Kecamatan Cikoko dan Kecamatan Setiabudi, Jakarta, serta Kecamatan Sukamaju, Depok. PKK kemudian akan meneruskan masker-masker tersebut kepada para keluarga tidak mampu, di sejumlah daerah dengan jumlah kasus aktif Covid-19 yang tinggi.

Baca juga: Hey Ladies, Aplikasi Halodoc Kini Punya Fitur Kalender Menstruasi

Pengadaan Masker Menggunaan Dana Program UOB Indonesia

Donasi Masker Halodoc UOB Indonesia

Hal tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program “Gerakan Pakai Masker” yang terus digencarkan oleh pemerintah Indonesia. Maya Rizano, strategic communications and brand head, UOB Indonesia mengatakan bila pihaknya menggunakan dana yang digalang lewat program UOB Heartbeat Global Virtual Run/Walk, yang sudah diselenggarakan bulan Oktober kemarin, untuk bagian masker kepada anggota masyarakat yang membutuhkan.

“Kami percaya bahwa melalu PKK, pembagian masker dapat menjangkau kelompok masyarakat yang paling rentan, mulai dari kaum lansia dan ibu hamil hingga penyandang disabilitas. Sehingga mereka dapat melindungi diri mereka sendiri dengan tindakan sederhana, yaitu menggunakan masker,” jelas Maya. Halodoc sendiri merupakan salah satu mitra dalam program UOB Heartbeat Global Virtual Run/Walk.

Dalam kesempatan yang sama, Dionisius Nathaniel, Chief Marketing Officer Halodoc mengatakan bila Halodoc terus berada di garda terdepan dalam tingkatkan kesadaran, tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan dan kebersihan yang ketat. Apalagi, Halodoc juga termasuk dalam mitra Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) yang ditunjuk oleh pemerintah.

Halodoc Yakini Masker yang Menarik Tingkatkan Penggunaan

Desain masker UOB Indonesia - Halodoc
Desain masker oleh Alvian Anta Putera (kiri) dan Diana Puspita (kanan).

UOB Indonesia juga menggandeng dua seniman alumni pemenang UOB Painting of the Year (Indonesia) untuk mendesain 20 ribu masker tersebut. “Kami percaya bahwa unsur kreatif dalam desain masker ini akan menarik lebih banyak orang untuk memakai masker. Kami menghargai upaya UOB Indonesia dan merasa terhormat dapat bekerja sama dalam inisiatif sosial yang kreatif ini,” tambah Dionisius.

Keduanya adalah Alvian Anta Putera (Most Promising Artist of the Year, 2017) dan Diana Puspita (Bronze Award, Emerging Artist Category, 2016). Alvian merilis masker dengan tema “sebuah doa agar orang lain tetap bahagia”, dengan sosok kepala berbentuk kotak yang menunjukkan ekspresi Bahagia.

Sementara masker rilisan Diana Puspita bertema “menemukan pelipur lara dalam keindahan”. Ia temukan inspirasi tersebut dari fenonema kegiatan berkebun yang sempat naik, lalu berikan unsur emosi dan keindahan ke dalam desainnya. Diana berharap semua yang gunakan masker dapat temukan pelipur lara, meski berada di masa-masa sulit seperti sekarang.