Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Assasin’s Creed Valhalla Berlatar Belakang Viking

0 6.710

Setelah vakum merilis seri baru pada 2019, Ubisoft Montreal akhirnya kembalikan kisah assasin dalam Assasin’s Creed Valhalla di tahun 2020. Rencananya seri teranyar ini akan dirilis pada musim liburan akhir tahun. Meski belum ada detail pasti tentang tanggal rilisnya.

Pengumuman tentang seri Assasin’s Creed Valhalla diawali dengan perilisan trailer perdana di Youtube (30/4). Dan melahirkan hype luar biasa dari para penggemarnya di seluruh dunia. Rasa penasaran begitu membuncah melihat karakter utama kali ini lahir dari latar belakang bangsa penakluk, Viking.

Tema dan latar belakang viking kali ini meneruskan beberapa latar berbeda dari seri Assasin’s Creed terdahulu. Perang saudara Amerika di Unity, bajak laut dalam seri Black Flag, renaisans di Brotherhood, dunia mesir di Origins, maupun latar Roma di Oddysey. Latar viking juga memupus harapan gamer untuk hadirnya era Samurai di Jepang.
Baca juga: 5 Game Olahraga Agar Tetap Bugar Saat Karantina di Rumah

Assasin’s Creed Valhalla Menawarkan Pilihan Gender

Assasin's Creed Valhalla

Assasin’s Creed Valhalla memiliki seorang karakter utama bernama Eivor. Disebut sebagai “fierce Viking raider raised on tales of battle and glory.” Eivor hidup dalam sebuah era di mana penaklukan dan peperangan antar kerajaan sedang terjadi di Eropa. Dalam trailernya Eivor membawa pasukannya ke daratan Inggris, dalam usaha penaklukan demi masa depan klan mereka.

Nantinya Eivor akan mendirikan sebuah perkampungan atau desa untuk ditinggali. Kehadiran tempat tinggal tersebut membuat Eivor akan sering bolak-balik ke sana untuk kaumnya. Gamer dapat mengonstruksi, kostumisasi, dan membangun tempat tinggalnya dengan berbagai hal. Barak, blacksmith, bahkan unit tato dapat dibangun untuk diaplikasikan pada diri karakter utama.

Fokus permainan pun tidak melulu tentang penaklukan dan kekerasan. Gamer diajak untuk dapat melakukan diplomasi untuk memberi pengaruh dan memperluas sekutu. Setiap keputusan akan berpengaruh terhadap jalan secara keseluruhan.

Salah satu hal baru yang ditawarkan dalam permaina ialah kemungkinan gamer untuk memilih jenis gender dari karakter utama. Meski jalan cerita tidak berubah, namun pemilihan gender tersebut dapat berpangaruh terhadap role dalam permainan. Berbeda dengan Odyssey, karakter pria dan wanitanya merupakan saudara dan dimainkan berbeda.

Ubisoft juga menjejalkan sistem senjata di mana Eivor dapat bertarung menggunakan dua senjata sekaligus. Seperti kapak, pedang, serta perisai sehingga membuat pertarungan menjadi lebih dinamis. Tentu tak lupa hidden blade khas assasin tetap dapat digunakan.

Assasin’s Creed Valhalla rencananya akan dilepas hampir di semua media gaming di antaranya Playstation 4, Playstation 5, Xbox One X, Xbox X, serta PC. Juga tersedia lewat Uplay, Ubisoft Store.

Baca juga: Laptop gaming stylish dengan Core i9 dan RTX 2080

Trailer Terbaru Assasin’s Creed Valhalla

Berikut ini kami tautkan trailer terbaru Assasin’s Creed Valhalla bagi kamu yang belum sempat menyaksikannya dalam world premiere kemarin.