Spotify Greenroom Jadi Pesaing Baru Clubhouse, Integrasikan Fitur Podcast

Selama pandemi berlangsung, cara berinteraksi masyarakat jadi berubah, dari yang awalnya secara luring kini memanfaatkan platform digital. Baik aplikasi video call, teks, hingga salah satu yang sedang banyak digunakan adalah platform obrolan berbasis suara. Sebagai penyedia musik digital, Spotify mencoba bergabung lewat Spotify Greenroom.

Melalui rilis dari situs resminya, Spotify menjelaskan latar dari dihadirkannya Spotify Greenroom. Sejatinya, aplikasi atau platform ini bukanlah sepenuhnya baru. Mereka selalu mencoba untuk berinovasi dan eksplorasi media dalam format audio, agar bisa menyambungkan para kreator dengan penggemarnya dalam cara yang berbeda. Maka pada bulan Maret lalu, Spotify mengakuisisi Betty Labs.

Betty Labs sendiri adalah pembuat dari Locker Room, sebuah platform serupa Clubhouse yang fokus untuk topik olahraga. Setelah menjadi milik Spotify, platform tersebut dikembangkan untuk pengguna yang lebih luas. Terbentuklah Spotify Greenroom, di mana kini sudah tersedia untuk pengguna smartphone Android dan iOS.

CEO dan founder dari Spotify, Daniel Ek sendiri menegaskan bila ia ingin 356 juta pengguna platform streaming musik mereka ikut mencoba layanan dari Locker Room tersebut, menjadi alasan mengapa kemudian diubah nama ke Spotify Greenroom. Aplikasinya sendiri tersedia sejak 16 Juni kemarin.

Baca juga: Spotify Only You Berikan Cara Asik Berbagi Selera Musik

Fitur-Fitur Spotify Greenroom

Spotify Greenroom

Jadi seperti apa cara kerja dari Spotify Greenroom? Bila kamu sudah pernah menggunakan Clubhouse, maka tentu saja bakal sangat familiar dengan tampilan antarmukanya. Pada halaman depan, bakal ditampilkan beberapa ruangan virtual yang sedang hangat.

Pengguna pun tentu bisa melakukan pencarian untuk topik tertentu, notifikasi, tampilan profil dan juga membuat room sendiri tentunya. Sehingga diberikan pilihan juga untuk menjadi host maupun hanya berpartisipasi mendengarkan obrolan di live rooms.

Spotify Greenroom

Selain pergantian nama, skema warna aplikasinya juga disesuaikan agar terlihat lebih terintegrasi dengan Spotify, didominasi warna hitam dan hijau. Pengguna baru bisa langsung melakukan pendaftaran akun dengan memanfaatkan akun Spotify yang sudah ada.

Nantinya, setelah proses sign-up pertama, bakal diberikan beberapa topik yang menarik yang bisa dipilih, supaya ke depannya bisa menampilkan topik-topik room digital yang sesuai dengan minat masing-masing.

Diferensiasi yang Ditawarkan Spotify Greenroom Cukup Menarik

Spotify Greenroom Creator Fund

Sebelumnya, Spotify telah mengakuisisi platform penayangan podcast, Anchor beberapa bulan lalu. Semenjak itu, dominasi konten podcast di aplikasi pun lebih banyak, memiliki tampilan yang mudah ditemukan dari sebelumnya.

Nah, bagi para kreator yang membuat room tertentu di Spotify Greenroom, sesi tersebut bisa disimpan langsung setelah sesi selesai. Dan tentunya, pengguna bisa langsung mendistribusikannya sebagai podcast.

Selain meluncurkan Spotify Greenroom, juga diperkenalkan sebuah program baru bertajuk Creator Fund. Detilnya sendiri belum terlalu banyak, namun yang pasti para kreator di dalam platform tersebut bakal bisa mendapatkan keuntungan, berdasarkan tingkat kepopuleran atau tingkat interaksi (engagement).

Dikutip dari The Verge, sumber terdekat dari Spotify juga menegaskan bila program khusus untuk kreator lainnya juga tengah disiapkan, dengan pengumuman baru akan muncul pada musim panas mendatang. Sementara bagi kreator yang ingin mendaftarkan diri ke program Creators Fund, bisa mendaftarkan dirinya lewat situs resmi berikut ini.

Tinggalkan komen