Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Dampak Pandemi, Platform Berbagi Cerita “Storial” Tumbuh 3 Kali Lipat

1 1.196

Pandemi Covid-19 tidak selalu membawa efek buruk. Tak sedikit pula yang justru mengalami peningkatan kinerja di industri, salah satunya adalah Storial. Platfrom lokal untuk menulis dan membaca secara digital ini melaporkan mengalami pertumbuhan pengguna sampai dengan tiga kali lipat selama kuartal pertama di tahun ini.

Sayangnya, pihak Storial tidak mengungkapkan secara rinci jumlah pengguna. Namun dari unduhan yang terdata di Play Store, setidaknya kita bisa mengetahui kisaran jumlah pengguna Storial yang mencapai 100 ribu lebih download. Sementara jumlah penulisnya sendiri sudah mencapai 16.000.

Steve Wirawan, CEO Storial, tidak memungkiri bahwa masa karantina adalah hal yang sulit, terutama menghadapi tantangan aktualisasi diri yang terbatas social distancing. Kendati demikian, di saat yang bersamaan, kita juga memiliki waktu yang lebih banyak untuk mengeksplorasi dan mengadopsi teknologi.

“Platform kami yang menawarkan interaksi langsung ternyata menjadi pilihan para penulis dan pembaca untuk tetap bisa terhubung. Masing-masing pengguna di Storial dapat mengunggah cerita mereka untuk dinikmati oleh semua orang. Situasi ini menyebabkan banyak orang menggunakan Storial lebih dari sekadar platform untuk membaca cerita,” ujar Steve Wirawan, CEO Storial, dalam pernyataan resminya yang diterima Gizmologi (01/06).
Baca juga: Aplikasi Ketix Permudah Penulis Menerbitkan Buku Digital

Platform Storial untuk Penulis dan Pembaca

aplikasi storialStorial.co adalah platform social storytelling untuk menulis dan membaca secara digital yang hadir sejak 2016. Platform ini menerima ragam tulisan seperti novel, cerita pendek, humor, artikel dan puisi. Dengan menawarkan fitur-fitur yang tersedia, Storial memudahkan penulis dan pembaca untuk saling berinteraksi satu sama lain.

Sampai saat ini Storial berhasil mengumpulkan sebanyak 50.000 judul yang ditulis oleh berbagai kalangan dari seluruh Indonesia. Fitur pada Storial memungkinkan penulis untuk menuliskan sendiri maupun secara kolaboratif dan mendapatkan ceritanya bab per bab.

Juga terdapat fitur yang menghubungkan penulis dengan penulis lain maupun pembaca. Lewat aplikasi ini, penulis dapat mengunggah karyanya di mana saja dan kapan saja, demikian juga pembaca yang dapat membaca bacaan setiap saat dari smartphone mereka. Aplikasi kini juga sudah dilengkapi dengan fitur AudioStory. Sehingga, pengguna bisa dengar cerita lewat versi audio.

Storial menerapkan konsep freemium di mana sebagian besar kontennya gratis. Sedangkan untuk konten premium, pengguna bisa membacanya dengan menukar koin. Pengguna bisa membeli mulai dari 100 koin senilai Rp20 ribu sampai 900 koin senilai Rp150.000.

Pertumbuhan Storial

storial.co platformStorial mencatat data tertinggi dirangkum selama masa karantina pada bulan Maret – Mei dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Peningkatan traffic ini terjadi sebesar 350% dibandingkan sebelum karantina yang mengharuskan masyarakat tidak bekepentingan untuk #DiRumahAja. 

Startup ini juga melaporkan durasi pembaca yang lebih lama dalam mengakses cerita. Data ini meningkat hingga tiga kali lebih banyak, dengan rata-rata sebanyak 60 bab dibaca per minggunya. Selama masa karantina ini percepatan adopsi dalam membaca online tidak lagi seperti sebelumnya.

Menurut Steve, sebagai makhluk sosial, setiap orang ingin selalu terhubung satu sama lain, termasuk melalui kegiatan membaca online yang menjadi kebiasaan baru di negara ini. Karena kebiasaan membaca online yang meningkat, pihaknya juga mencatat pembelian koin Storial yang lebih banyak untuk mengakses bab-bab premium.

“Ini adalah cerita dari penulis yang tergabung dalam premium writer, yakni penulis yang telah terkurasi dengan baik oleh tim editorial kami dan telah menuliskan minimal 10 bab dengan setidaknya 2,000 views. Para premium writer berpotensi untuk mendapatkan royalti dari karyanya setelah tulisannya di review oleh tim editor Storial. Dari menulis cerita di Storial, beberapa penulis kami ada yang mendapat royalti hingga lima kali lipat dari UMR di kota mereka per bulannya,” ungkap Steve.

Penulis dapat memonetisasi per bab tulisannya dengan penghitungan royalti secara transparan. Hal inilah yang sekaligus memberikan harapan kepada penulis untuk dihargai secara finansial. Selain itu, banyak dari penulis besar dan influencer yang bergabung dengan Storial untuk mendiversifikasi sumber pendapatan mereka terutama dalam masa ketidakpastian ini.

“Dengan berbagi cerita di Storial, kami mewadahi penulis untuk tetap bisa menawarkan karyanya kepada para pembaca. Kami juga mengobservasi tingginya potensi yang dimiliki oleh para penulis lokal di berbagai kota yang berhasil menulis cerita terbaiknya hingga mampu diakses oleh ribuan pembaca di Storial,” pungkas Steve.