Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Tablet Menjadi Alternatif Perangkat Pendukung Produktivitas di Masa Pandemi

0 1.148

Pandemi belum usai sehingga semua orang tetap bertahan untuk beraktivitas di rumah, baik itu bekerja maupun belajar untuk tetap produktif. Sehingga dibutuhkan perangkat yang tepat untuk mendukung produktivitas kita dalam bekerja. Selain itu, karena semuanya serba daring, kebutuhan untuk akses internet pun meningkat.

Telkomsel sempat mencatat lonjakan trafik internet ketika sebagian besar provinsi di Indonesia sudah menjalankan program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurut Wayudi Chandra Purnama, Division Head of Traffic & Service Delivery Management Telkomsel sebelum adanya pandemi, kenaikan trafik internet cukup landai hanya 1.1 persen saja secara rata-rata bulanan

“Di bulan Maret, mulai terjadi kenaikan trafik yang cukup signifikan yakni 6.5 persen. Dilanjutkan dengan April yang kenaikan trafik lebih tinggi. Sementara Juli relatif flat, bulan Agustus sampai sekarang meningkat lagi,” ujar Wahyudi saat diskusi daring yang digelar Forum Wartawan Teknologi atau Forwat (30/9).

Ia menegaskan bahwa fenomena PSBB juga berpengaruh pada perilaku pelanggan. Di mana memasuki bulan ke-6, konsumsi internet pelanggan mengalami peningkatan sebesar 22,4 persen. “Layanan yang banyak digemari oleh pelanggan Telkomsel selama PSBB jika dilihat dari kenaikan yang paling signifikan berasal dari Browsing, E-commerce, games, Communication dan Video,” imbuhnya.

Tablet Menjadi Pendukung Produktivitas

Pada kesempatan yang sama,Teddy Sutedja, Program Director Digital Media Design dari LaSalle College mengakui jika bekerja di rumah membuatnya memiliki banyak waktu luang. Sehingga seharusnya bisa membuat semua orang lebih produktif karena bisa belajar hal-hal baru. Maka dari itu perangkat yang digunakan pun harus bisa memiliki banyak fitur kreatif.

Teddy mengaku selama ini menggunakan tablet untuk mendukung pekerjaannya sehari-hari, yang kerap berhubungan dengan desain grafis. Apalagi saat ini dia menggunakan Samsung Galaxy Tab S7 dengan fitur yang dianggapnya sangat membantu dalam aktivitas kerjanya.

Menurut Teddy, dibanding laptop, ada banyak hal di tablet yang memberikan keuntungan bagi para pekerja kreatif seperti dirinya Saat menggambar, laptop mendapatkan input dari dua hal saja, yakni mouse dan trackpad. Kedua input tersebut dianggap memberikan hasil gambar yang tidak natural. Menggambar lingkaran atau bujur sangkar akan lebih rumit menggunakan mouse atau trackpad. Berbeda dengan saat menggunakan S Pen di Galaxy Tab S7, yang memberikan hasil gambar alami seperti saat menggambar dengan alat tulis. Bobot tab pun ringan sehingga bisa dibawa kemana saja.

Ada beberapa fitur di Galaxy Tab S7 yang ia sukai seperti Samsung Dex, Multitasking Windows, layar dengan refresh rate 120Hz dan S Pen. “Sebagai design grafis, fitur yang paling sering dipakai di tablet adalah Sketching. Karena lebih hemat kertas, lebih rapi ketika akan dipindah ke komputer atau langsung presentasi di depan klien, sekaligus menghemat waktu. Selain itu, tablet ini refresh rate-nya 120Hz dan 9ms latency, terasa natural sekali,” ujar Teddy.

Baca juga: Review Samsung Galaxy Tab S7: Tablet Android Terbaik 2020

Sementara itu Elvira Dwi Anggraini, Product Manager Samsung Indonesia, menjelaskan lebih lanjut bahwa di dalam Galaxy Tab S7 memang banyak fitur-fitur yang bisa membuat penggunanya lebih produktif, apalagi di saat semua orang beraktivita di rumah saja selama pandemi ini. “Keberadaan gadget yang canggih sekaligus serbaguna menjadi sangat krusial. Galaxy Tab S7 series bisa jadi andalan untuk menggapai level produktivitas dan hiburan terbaik,” ujar Elvira.

Beberapa fitur yang ditawarkan tablet tersebut di antaranya seperti, layar 11 inci dengan LTPS LCD untuk Galaxy Tab S7 dan dan 12.4 inci Super AMOLED untuk Tab S7+. Artinya Tab S7 series akan memberikan pengalaman layar yang benar-benar jernih bagi para penggunanya. Apalagi tab ini sudah mendapatkan sertifikasi SGS untuk emisi blue light yang rendah agar mata tidak gampang lelah saat kalian bekerja dengan tablet ini.

Kemudian Samsung Dex yang sudah mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. Jika dipadukan dengan Book cover keyboard maka akan menghadirkan pengalaman menggunakan seperti menggunakan PC.  Samsung Tab S7 Series juga sudah dilengkapi dengan Multi-Active Windows sehingga bisa melakukan multi-tasking atau mengerjakan beberapa hal secara bersamaan di satu layar yang terbagi-bagi.

Misalnya saat wartawan liputan atau profesional meeting dengan klien, sambil merekam wawancara bisa juga sekaligus menulis catatan yang penting di S Notes, browsing Internet untuk memperkaya bahan pertanyaan saat wawancara.

Selanjutnya, S Pen juga merupakan salah satu keunggulan di tablet Samsung. Kemampuannya sudah ditingkatkan dengan latensi yang lebih rendah dan analog-style pen yang akan menghadirkan pengalaman menulis yang alami.  Berpadu dengan S Notes terbaru, S Pen ini dapat dipakai untuk menulis catatan, mengolah dokumen atau PDF, dan melakukan aktivitas menggambar dengan baik.

Selain hardware, Samsung juga bekerja sama dengan sejumlah vendor software kreatif untuk mendorong kreativitas agar tetap tinggi meski harus bekerja di rumah. Beberapa aplikasi yang sudah preloaded adalah Clip Studio Paint, yang merupakan andalannya para digital artist. Noteshelf untuk menciptakan dan menyesuaikan virtual notebook serta membagikan kreasi. Juga Canva untuk menciptakan postingan media sosial dan konten marketing yang eye-catching

Untuk mendukung produktivitas pula, GalaxyTab S7 series dibekali prosesor Snapdragon 865 Plus dengan kemampuan CPU, GPU dan NPU yang sudah meningkat drastis. Termasuk layar dengan refresh rate 120Hz yang membuat gaming makin dinamis dan respons lebih natural dan menonton film streaming makin imersif.

Agar hiburan makin maksimal setelah bekerja, kualitas audio juga dimaksimalkan berkat quad speaker dari AKG serta sound dari Dolby Atmos ayang kan menghadirkan pengalaman sinematik. apasitas baterai yang besar dan hemat energi menjadi andalan juga untuk menikmati hiburan yang lebih lama. Tablet ini juga tak butuh waktu lama di charge. Dengan teknologi super-charging sampai dengan 45W, tablet bisa terisi penuh hanya dalam waktu 81 menit untuk S7 dan 87 menit untuk S7+.