Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Xiaomi Bidik Dana Segar Rp85,4 T dalam IPO di Bursa Hong Kong

Masuk menjadi jajaran top produsen smartphone global membuat Xiaomi percaya diri dalam penawaran saham umum perdananya atau lebih dikenal dengan sebutan Initial Public Offering/IPO. Hal ini terbukti dengan target IPO Xiaomi yang jika sukses dapat mendatangkan hingga Rp85,4 triliun.

Delapan tahun sejak pertama kali memproduksi smartphone pertamanya, Xiaomi akhirnya mengkonfirmasi akan “melantai” di bursa Hong Kong setelah sempat menunda melakukannya di bursa Shanghai. Target IPO Xiaomi berkisar antara Rp66 hingga Rp85,4 triliun.

Target IPO Xiaomi tersebut diwujudkan ke dalam tawaran saham total 2,1 miliar lembar, dimana rentang harga per lembarnya antara Rp30-an dan Rp39 ribu.

Meski target IPO ini masih kurang dari sekitar Rp140 triliun, yang Xiaomi dikabarkan bisa teraih beberapa minggu yang lalu, tetap saja ini akan menjadi IPO yang terbesar di dunia hampir dalam dua tahun.

Jika target IPO Xiaomi tersebut bisa terealisasi, maka uangnya akan dipakai untuk memuluskan beragam strategi yang sudah dipersiapkan. Seperti ditulis dari fonearena.com, sekitar 30% dari target IPO Xiaomi tersebut akan dipakai untuk memperkuat riset dan pengembangan plus produk in-house kunci Xiaomi,seperti smartphone, TV pintar, laptop, speaker berbasis kecerdasan buatan dan smart router.

Related Posts
1 daripada 290

Baca juga: Masuki Pasar Eropa, Xiaomi Akan Dijual di Inggris

Lalu kira-kira 30% lainnya akan dipakai untuk investasi dan menyolidkan ekosistem Xiaomi, terutama pada bidang Internet of Things dan produk gaya hidup serta layanan internet mobile, termasuk kecerdasan buatan.

Bursa saham Hong Kong. Foto oleh asia.nikkei.com

Tiga puluh persen lainnya diperuntukkan melakukan ekspansi global, termasuk dan tidak terbatas dalam hal mempekerjakan tim lokal pada berbagai fungsi bisnis plus menaruh investasi pada mitra ritelnya. Lalu sisa 10% dari target IPO Xiaomi tersebut akan digunakan sebagai modal kerja dan tujuan korporat secara umum.

Per 31 Maret 2018, Xiaomi telah hadir di 74 negara dan kawasan. Perusahaan asal Tiongkok ini akan berfokus memperluas operasinya di beberapa negara tambahan, seperti Asia Tenggara, Eropa, Rusia, selain dataran utama Tiongkok dan India.

Pendapatan tahunan Xiaomi telah melampaui 100 miliar renminbi dan mempekerjakan hampir 20 ribu orang. IPO Xiaomi di bursa Hong Kong akan dimulai pukul 9 pagi pada 25 Juni 2018 dan diperkirakan akan ditutup pada 12 siang waktu lokal pada 28 Juni 2018.