Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Gandeng Huawei dan Ericsson, Indosat Transformasi Model Operasi Digital

0 2.460

Awal Juli ini menjadi tonggak pertama perjalanan transformasi digital Indosat. Perusahaan telekomunikasi yang sekarang dimiliki Ooredoo Qatar tersebut bersama dengan mitra globalnya, Ericsson dan Huawei melakukan transformasi menuju Model Operasi Digital secara menyeluruh.

Indosat Ooredoo menyatakan bahwa kolaborasi dengan Ericsson dan Huawei tersebut untuk mendukung pengembangan teknologi digital bagi pengalaman pelanggan yang lebih baik menggunakan layanan telekomunikasi. Kerja sama tersebut juga dilakukan sebagai kontribusi bagi peningkatan ekonomi digital Indonesia di masa yang akan datang.

Transformasi ini akan memastikan model pengoperasian digital yang canggih yang menggabungkan pengembangan terbaru dalam Analisis, Otomasi, Kecerdasan Buatan, dan Prediksi Kemampuan untuk memberikan pengalaman pelanggan terbaik.

Baca juga: Indosat Gandeng Ericsson, Tingkatkan Kinerja Jaringan Berbasis AI

Model Otomasi Digital Indosat

kinerja Indosat
CEO Indosat Ahmad Al Neama

Perjalanan dan kemitraan ini berkontribusi pada pengembangan ekosistem baru yang diklaim menciptakan banyak peluang kerja. Serta meningkatkan kemampuan seluruh tenaga kerja melalui program transfer pengetahuan yang intensif. Meski di sisi lain, pada awal tahun lalu, Indosat sebenarnya juga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 677 karyawannya demi efisiensi.

Ahmad Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo, menyatakan pihaknya telah melakukan peningkatan jaringan secara signifikan pada tahun 2019. Para proses transformasi ini, keberhasilan, ketepatan waktu, dan eksekusi telah tercapai, meskipun di tengah pandemi global Covid-19. Mereka mengadopsi workshop virtual berskala besar dan juga menangani banyaknya tantangan lain selama pandemi global ini.

“Kami telah mencapai ketepatan waktu dengan eksekusi yang baik walaupun di tengah tantangan pandemic Covid-19 dan kami yakin model baru ini akan membantu Indosat Ooredoo dalam mengelola tuntutan dan harapan pelanggan yang semakin meningkat,” ujar Al-Neama.

Ia menambahkan, dengan model operasi digital baru, Indosat Ooreddo akan dapat membangun operasional jaringan yang efisien dan sepenuhnya otomatis. Terutama melalui adopsi teknologi terbaru termasuk AI (Artificial Intelligence), Predictability Fault, Data Driven Analytics & platform Machine Learning.

“Hal ini akan membuat kami lebih fokus pada pada perbaikan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan,” pungkasnya.