Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Pertama di Asia Pasifik, Indosat dan Huawei Bangun Jaringan Transport 5G Berbasis SRv6

0 1.070

Meski di Amerika Serikat dan sejumlah negara diblokir layanannya, tidak demikian halnya dengan Indonesia. Huawei masih bebas beroperasi memainkan peranannya sebagai vendor jaringan terkemuka. Termasuk yang terbaru adalah mengumumkan kerja sama berkelanjutan dengan Indosat Ooredoo.

Kerja sama ini bertujuan untuk membangun jaringan transport yang canggih dan dapat diprogram, serta 5G ready, dengan didukung teknologi segment routing IPv6 (SRv6). Dengan penggelaran jaringan di area utama Jabodetabek, Surabaya dan wilayah Jawa Timur lainnya serta Bali, ini akan menjadi implementasi pertama teknologi tersebut secara komersial di Asia Pacific. Hal ini memungkinkan tersedianya jaringan yang simple, scalable, agile, dan andal untuk memenuhi kebutuhan pelanggan segmen retail dan bisnis.

Baca juga: Telkomsel Perluas Akses Broadband 4G LTE di 4 Area

Kolaborasi Indosat dan Huawei

Medhat Elhusseiny, Chief Technology and Information Officer Indosat Ooredoo

Menurut Medhat Elhusseiny, Chief Technology and Information Officer Indosat Ooredoo, kerja sama ini sebagai bagian dari perjalanan transformasi digital Indosat Ooredoo, sekaligus menjawab kebutuhan pelanggan retail dan bisnis yang semakin meningkat untuk cloud computing, layanan IoT, kebutuhan jaringan yang on-demand dan scalable.

“Kami sangat senang bermitra dengan Huawei untuk membangun infrastruktur jaringan generasi baru yang dapat diprogram dengan menghadirkan jaringan transport 5G-ready berbasis SRv6 pertama di Asia Pasifik. Dengan ini kami berharap dapat memberikan nilai lebih dan meningkatkan pengalaman pelanggan kami untuk layanan digital terutama untuk aplikasi yang real-time dan sensitif terhadap latency,” kata Medhat.

Dijelaskan lebih lanjut, Indosat saat ini melayani basis pelanggan yang terus berkembang dan sangat mengandalkan konektivitas. Meningkatnya permintaan untuk konsumsi data seluler serta munculnya teknologi baru seperti Cloud Computing dan Network Slicing, mengharuskan perusahaan terus memastikan ketersediaan layanan jaringan yang sesuai dengan permintaan pelanggan secara cepat.

Teknologi baru ini, bersama dengan perluasan jaringan serat optik Indosat, disebut akan memungkinkan cloud computing dengan konektivitas data yang lebih cepat untuk melayani komunitas digital dengan metode yang jauh lebih otomatis.

Transformasi Jaringan dengan IP SRv6

Dalam mempersiapkan layanan masa depan ini, Indosat Ooredoo telah melalui berbagai tahapan transformasi digital, di mana transformasi jaringan transport adalah elemen kunci dari perjalanan ini. Setelah melakukan analisis mendalam terhadap jaringan yang ada dan sasaran pengembangan jaringan jangka panjang, Indosat Ooredoo memilih untuk menerapkan solusi IP SRv6 bersama Huawei Indonesia, yang menyediakan fungsi routing cerdas SRv6 yang memungkinkan jalur routing deterministik dan jaminan latency.

Andy Ma, CEO Huawei Indonesia Carrier Business menyatakan, pihaknya telah mendukung Indosat Ooredoo selama bertahun-tahun, dan sebuah kehormatan bagi kami dapat mendukung Indosat Ooredoo untuk membangun jaringan transport IP berbasis SRv6 yang cerdas dan berorientasi 5G.

“Huawei telah meluncurkan solusi SLA IP pertama di industri untuk menyediakan layanan transmisi premium bagi berbagai industri vertikal di era 5G. Solusi tersebut telah digunakan secara luas di beberapa operator terkemuka di seluruh dunia. Huawei mengantisipasi membuat jaringan transport IP bahkan lebih cerdas melalui kerjasama berkelanjutan kami dengan Indosat,” pungkasnya.