Jakarta, Gizmologi – PT Telkom Indonesia Tbk meluncurkan Agentic AI by BigBox, platform kecerdasan artifisial generasi terbaru yang dirancang untuk mempercepat transformasi digital melalui otomasi cerdas, integrasi proses bisnis, dan pengambilan keputusan berbasis data. Peluncuran inovasi ini dilakukan oleh Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi didampingi oleh EGM Digital Product Telkom Komang Budi Aryasa pada agenda ITD Summit yang berlangsung di Bandung (23/4).
“Telkom Agentic AI kami rancang bukan hanya sebagai tools AI, tetapi sebagai digital platform yang mampu bekerja dan mengeksekusi. Ini adalah langkah kami untuk mendorong organisasi menjadi lebih cepat, lebih terintegrasi, dan lebih adaptif dalam menghadapi dinamika bisnis digital,” ujar Faizal.
Kehadiran Agentic AI by BigBox tidak hanya berfungsi memberikan insight, tetapi juga mampu mengeksekusi tindakan secara semi-otomatis maupun otomatis sesuai kebutuhan organisasi. Teknologi ini mendukung orkestrasi alur kerja lintas sistem, integrasi data dan kapabilitas AI secara end-to-end, serta peningkatan efisiensi operasional pada skala enterprise.
Agentic AI by BigBox memiliki kemampuan bekerja jauh lebih mandiri dalam menyelesaikan rangkaian tugas yang kompleks. Sistem cerdas ini mampu memecah pekerjaan besar menjadi tahapan yang lebih terstruktur, mengelola eksekusi melalui agen-agen spesialis, serta melakukan evaluasi secara mandiri. Perangkat lunak ini juga dirancang untuk dapat terhubung dengan berbagai sistem eksternal secara aman dan terukur guna mendukung kelancaran operasional perusahaan.
Langkah yang ditempuh perusahaan nasional ini sejalan dengan rekomendasi analitik ManageEngine mengenai pentingnya otomatisasi operasional, Agentic AI by BigBox hadir sebagai evolusi dari pemanfaatan AI konvensional.
Baca juga: Red Hat Tech Day Jakarta 2026 Bahas Realita AI di Indonesia
Infrastruktur Inklusif dan Kedaulatan Data Telkom

Kehadiran inovasi kecerdasan buatan otonom ini sekaligus menjadi perwujudan nyata komitmen strategis perusahaan melalui inisiatif AI Center of Excellence (AI COE). Sebagai motor penggerak transformasi kecerdasan artifisial, AI COE dibangun di atas lima pilar utama yang dirancang untuk mengakselerasi adopsi teknologi secara komprehensif dari hulu ke hilir.
Pembangunan ekosistem terpadu ini mencakup pendirian AI Campus untuk fokus pada pengembangan riset dan talenta, serta AI Playground yang berfungsi sebagai ruang eksperimen dan inovasi. Selanjutnya, terdapat AI Connect guna memperkuat kolaborasi antar talenta, AI Hub sebagai pusat komersialisasi di mana Agentic AI by BigBox mengambil peran strategis, hingga bermuara pada pilar AI Native yang mendorong penggunaan AI ke dalam inti operasional perusahaan.
Untuk memudahkan adopsi korporasi layaknya prinsip kemudahan antarmuka pada solusi ManageEngine, Telkom turut menghadirkan platform bernama AgentLab yang berbasis drag-and-drop. Fasilitas ini memungkinkan berbagai fungsi bisnis strategis seperti keuangan, SDM, hingga legal untuk merancang kebutuhan Agentic AI secara lebih mudah tanpa sama sekali memerlukan keahlian teknis mendalam. Bagi para pelanggan enterprise dan B2B, solusi ini dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan customer experience, mengotomasi layanan, hingga menghadirkan analitik lanjutan
Selain menghadirkan efisiensi skala besar, pemanfaatan Agentic AI by BigBox juga diklaim sangat memperkuat aspek kedaulatan data nasional. Dengan dukungan infrastruktur digital Telkom yang kokoh di Indonesia, pemrosesan data dapat dilakukan sepenuhnya di dalam ekosistem domestik. Hal ini memberikan nilai tambah yang amat signifikan dari sisi keamanan, keandalan, dan kepatuhan terhadap kebutuhan sektor strategis nasional, sekaligus diharapkan mampu menjadi katalisator pendorong daya saing pelaku bisnis di level global.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



