Jakarta, Gizmologi – ASUS resmi menghadirkan tiga monitor gaming anyar ke pasar Indonesia, yakni ROG Strix XG27UCG Gen2, ROG Strix XG27UCS Gen2, dan TUF Gaming VG27UQEL5A. Ketiganya sama-sama memakai panel Fast IPS 27 inci beresolusi 4K dan membawa fitur yang kini sedang naik daun: Dual Mode.
Konsep Dual Mode memungkinkan pengguna beralih antara resolusi tinggi 4K untuk visual tajam, atau refresh rate tinggi dengan resolusi lebih rendah untuk game kompetitif. Strategi ini jelas menyasar gamer yang tidak ingin membeli dua monitor berbeda untuk kebutuhan esports dan gaming AAA.
Di atas kertas, pendekatan tersebut terdengar ideal. Namun seperti biasa, performa nyata tetap akan ditentukan kualitas scaling, akurasi warna, hingga konsistensi panel saat dipakai dalam dua mode berbeda.
Satu Monitor untuk Dua Kebutuhan

Model paling tinggi, ROG Strix XG27UCG Gen2, menawarkan mode 4K 162Hz atau Full HD 485Hz. Sementara XG27UCS Gen2 hadir dengan kombinasi 4K 160Hz dan FHD 324Hz. Untuk gamer FPS seperti Valorant atau Counter-Strike, refresh rate ekstrem jelas jadi nilai jual utama.
ASUS juga menyematkan teknologi Smart Pixel, yang diklaim mampu melakukan upscaling cerdas agar visual di resolusi rendah tetap terlihat tajam. Ditambah response time 0,3 ms dan dukungan ELMB Sync, monitor ini mencoba menjawab dua masalah klasik gamer cepat: ghosting dan tearing.
Namun perlu dicatat, angka refresh rate tinggi di resolusi Full HD tetap membutuhkan GPU kuat untuk benar-benar dimanfaatkan. Tanpa hardware memadai, fitur tersebut berpotensi jadi sekadar angka pemasaran.
TUF Gaming Jadi Opsi Lebih Masuk Akal
Bagi pengguna yang tak butuh spesifikasi ekstrem, TUF Gaming VG27UQEL5A tampak lebih realistis. Monitor ini menawarkan 4K 80Hz atau FHD 310Hz, masih cukup agresif untuk kelas mainstream. Sertifikasi DisplayHDR 400 dan cakupan warna sRGB 120 persen juga membuatnya relevan untuk editing ringan.
Menariknya, ASUS tampaknya ingin memperluas fungsi monitor gaming ke ranah produktivitas. Dengan panel 4K dan warna yang cukup baik, perangkat ini tidak hanya ditujukan untuk gamer, tetapi juga kreator konten dan pekerja hybrid.
Meski begitu, tantangan terbesar tetap harga. Jika banderol terlalu dekat dengan monitor OLED atau Mini LED pesaing, konsumen bisa punya banyak opsi lain. Tapi bila ASUS mampu menempatkan harga kompetitif, lini Dual Mode ini berpotensi jadi solusi praktis bagi pengguna yang ingin “satu monitor untuk semua kebutuhan.”
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



