Dengan total jumlah kendaraan bermotor (selain sepeda motor) yang mencapai 24 juta unit pada tahun 2016, dan 40% nya merupakan kendaraan komersial, Indonesia memiliki potensi pasar yang besar untuk solusi Fleet Management. Inilah yang membuat Telkomsel tergerak untuk meluncurkan solusi pengelolaan armada Telkomsel FleetSight untuk kalangan enterprise.
Telkomsel FleetSight merupakan solusi layanan pengelolaan armada berbasis Internet of Things (IoT). Layanan ini menyinergikan perangkat telematika berbasis satelit (termasuk sensor-sensor) yang dipasangkan pada aset bergerak/kendaraan, dengan layanan konektivitas Telkomsel serta platform Fleet Management.
Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, solusi ini diharapkan bisa membantu klien pengguna dalam mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan operasional armada. Telkomsel FleetSight meminimalkan risiko yang terkait dengan investasi kendaraan melalui peningkatan keselamatan, keamanan, efisiensi, dan produktivitas armada.
“Inovasi ini merupakan bentuk kontribusi kami dalam mendukung perkembangan ekosistem IoT sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Kami berupaya menjadi penyedia solusi Fleet Management terdepan di Indonesia dengan memberikan teknologi digital yang inovatif dan layanan profesional berkualitas terbaik,” ujar Ririek dalam siaran pers yang diterima Gizmologi (27/11/2017).

Dijelaskan lebih lanjut, solusi vertikal yang terintegrasi dengan layanan Telkomsel IoT Control Center ini merupakan jawaban atas kebutuhan perusahaan dalam mengoptimalkan produktivitas dan meningkatkan keselamatan fleet/armada operasional yang mereka miliki.
Untuk menggelar layanan Telkomsel FleetSight, operator anak perusahaan Telkom Group dan Singtel ini bekerjasama dengan produsen ban Michelin melalui anak perusahaannya Sascar. Perusahaan ini menjadi penyedia Solusi Fleet Management berskala global dengan lebih dari 265 ribu kendaraan telah terkoneksi pada platform aplikasinya.
Cara Kerja Telkomsel FleetSight
Layanan Telkomsel FleetSight didukung konektivitas jaringan 2G dan 3G yang sudah menjangkau lebih dari 95% wilayah populasi di Indonesia. Layanan ini juga mengadopsi teknologi berstandard internasional termasuk perangkat pelacak yang bisa beroperasi baik di jaringan 2G maupun 3G untuk memastikan kontinuitas layanan.
Cara kerja layanan ini adalah terdapat perangkat telematika berbasis GPS dengan sensitivitas tinggi yang disematkan pada armada dan terhubung dengan platform melalui jaringan 2G/3G Telkomsel. Selanjutnya melalui jaringan internet, semua data dan informasi mengenai armada bisa diakses oleh pengguna melalui Web Dashboard yang didesain sedemikian rupa dengan mempertimbangkan User Interface dan User Experience.
Layanan berkonsep managed service ini juga disebut memberikan keuntungan secara bisnis kepada klien pengguna. Di mana Telkomsel menawarkan skema bisnis yang mudah, fleksibel, dan bisa sepenuhnya diimplementasikan sesuai kebutuhan bisnis klien pengguna. Selain itu, infrastruktur teknologi yang digunakan oleh layanan FleetSight ini akan memungkinkan integrasi dengan platform yang sudah dimiliki oleh pengguna.
Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas, silahkan tonton video ilustrasi di bawah ini:
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




