Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Hore! Telkomsel Tetap Buka Registrasi Ulang Prabayar Hingga 30 April 2018

0 787

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengumumkan bahwa masa registrasi ulang prabayar berakhir pada tanggal 28 Februari 2018. Hal ini sontak menimbulkan keresahan pada yang masih belum berhasil melakukan daftar ulang karena kartunya akan diblokir. Padahal sebenarnya tidak perlu khawatir, karena pemblokiran pun dilakukan secara bertahap.

Bentuk pemblokiran tahap awal bagi yang gagal atau belum melakukan registrasi ulang prabayar, mulai tanggal 1 Maret tidak bisa melakukan layanan panggilan keluar dan layanan pesan singkat keluar. Nah, agar tetap bisa melakukan komunikasi kembali, konsumen tetap dapat melakukan registrasi ulang prabayar sampai dengan  pemblokiran total pada tanggal 1 Mei 2018.

Seperti diungkapkan oleh Denny Abidin, General Manager External Corporate Communications Telkomsel, yang mengatakan melihat tingginya antusiasme pelanggan dalam melakukan registrasi prabayar, pihaknya tetap membuka saluran pelayanan bagi pelanggan untuk melakukan registrasi. “Kami juga optimis seluruh pelanggan Telkomsel dapat teregistrasi sesuai jadwal,” ujar Denny dalam siaran pers yang diterima Gizmologi (1/3/2018).

Ia juga menambahkan bahwa pelanggan yang tidak bisa melakukan panggilan telepon maupun mengirim SMS karena layanannya sudah diblokir bertahap, tetap dapat melakukan registrasi. Setelah registrasi berhasil, secara otomatis pelanggan dapat kembali menikmati layanan untuk berkomunikasi seperti biasa.

Pemblokiran layanan secara bertahap dilakukan pada pelanggan yang tidak melakukan registrasi ulang sampai dengan 28 Februari 2018 dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Mulai 1 Maret 2018, dilakukan pemblokiran layanan panggilan keluar (outgoing call) dan layanan pesan singkat keluar (outgoing SMS). Dalam keadaan ini, pelanggan masih dapat melakukan registrasi di semua channel yang tersedia baik SMS ke 4444, akses ke tsel.me/registrasi maupun dengan mengunjungi GraPARI dan tetap bisa menerima telepon dan SMS masuk serta menggunakan data internet.
  • Apabila pelanggan tidak melakukan registrasi sampai tanggal 31 Maret 2018, maka mulai 1 April 2018 dilakukan pemblokiran layanan panggilan masuk (incoming call) dan menerima layanan pesan singkat (incoming SMS). Dalam keadaan ini, pelanggan pun masih tetap dapat melakukan registrasi baik dengan mengakses SMS ke 4444, akses ke tsel.me/registrasi maupun dengan mengunjungi GraPARI. Pemblokiran tidak mencakup layanan data internet.
  • Apabila pelanggan tidak melakukan registrasi sampai tanggal 30 April 2018, maka pada tanggal 1 Mei 2018 dilakukan pemblokiran total. Dalam keadaan ini, tidak dapat melakukan panggilan dan SMS keluar, tidak bisa menerima telepon dan SMS, serta tidak dapat menggunakan layanan data internet, namun tetap dapat melakukan registrasi dengan mengakses SMS ke 4444 , akses ke tsel.me/registrasi maupun dengan mengunjungi GraPARI hingga tanggal 20 April 2018.

Telkomsel  memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk melakukan registrasi prabayar melalui SMS dengan mengetik: ULANG<spasi>NIK#Nomor KK# kirim ke 4444, atau melalui  akses *444#, Call Center 188, website tsel.me/registrasi, layanan virtual assistance (LINE, Facebook Messenger, Telegram), mesin pelayanan mandiri MyGraPARI, web dan aplikasi MyTelkomsel, serta pusat pelayanan pelanggan GraPARI.

fitur cek nomorSebagai informasi, sampai dengan 28 Februari 2018 pukul 12.52 WIB, sejumlah: 305.782.219 nomor pelanggan telah berhasil diregistrasikan.  “Apabila pelanggan tdk melakukan registrasi sampai tanggal 31 Maret 2018, maka mulai 1 April 2018 pelanggan tidak bisa lagi menerima panggilan dan SMS masuk, juga tidak bisa lakukan layanan panggilan keluar dan SMS,” kata Ahmad M. Ramli, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI)

Dirjen PPI juga mengimbau masyarakat agar tidak dengan menggunakan NIK dan No. KK secara tanpa hak untuk melakukan registrasi. Hal itu dimaksudkan guna mengurangi kebiasaan pakai-buang kartu seluler itu karena bagi industri ini menjadi kurang efisien.

“Perhitungan banyaknya pelanggan yang telah mendaftar yaitu, Telkomsel 142 juta, Indosat 101 juta, XL Axiata 42 juta, Smartfren 13 juta, H3I (Three) 5,8 juta, dan Sampurna sembilan ribu,” pungkas Ramli.