Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Twitter Gulirkan Fitur Membatasi Balasan Twit, Bisa Cegah Perundungan

0 1.208

Twitter adalah salah satu media sosial pilihan masyarakat yang paling sering diakses, terutama di masa pandemi. Dimana kita mengurangi intensitas untuk bepergian atau berada di luar rumah, sehingga menggunakan platform yang satu ini untuk mengetahui apa-apa yang sedang terjadi saat ini.

Agar obrolan dapat terjadi dengan lebih terstruktur, dan memastikan supaya penggunanya merasa nyaman ngobrol di Twitter, platform tersebut telah menguji coba sebuah fitur untuk membatasi atau berikan limit siapa saja yang bisa membalas twit. Selang hanpir tiga bulan kemudian, Twitter secara resmi meluncurkan fitur ini ke seluruh penggunanya. Twitter juga berikan informasi pencapaian selama masa percobaan.

Baca juga: Fitur Baru Twitter Berikan Opsi “Ngetwit” dengan Rekam Suara

Cara Gunakan Fitur Batasan Twit di Twitter

Twitter reply

Fitur ini sebenarnya diluncurkan agar kita dapat memulai obrolan dengan nyaman di Twitter. Terkadang ada masa dimana penggunanya hanya ingin teman-teman atau orang tertentu saja yang bisa membalas sebuah twit atau utas yang dibuat. Terutama bagi yang kesal ketika utasnya diisi dengan pedagang akun Spotify atau Netflix, misalnya.

Caranya sendiri cukup mudah. Ketika dalam tampilan membuat twit baru, di bawah kolom teks akan terdapat konteks menu baru untuk mengatur siapa saja yang dapat membalas atau reply twit tersebut. Akan ada tiga opsi yang bisa dipilih; semua orang, orang-orang yang kita ikuti (follow), atau username yang di-mention dalam twit tersebut.

Jika pengguna memilih opsi ketiga dan tidak menulis username, secara otomatis tidak ada yang bisa membalas twit tersebut. Dan meski begitu, seluruh twitnya masih bisa di-retweet, dikutip dan disukai atau like.

Suzanne Xie, Director of Product Management di Twitter menyampaikan informasi tambahan dalam sebuah rilis di situs resminya Selasa (11/8) kemarin. “Sejak kami memulai mengujinya pada bulan mei, orang telah menggunakannya untuk mengadakan wawancara dan panel, membagikan pendapat atau membuat pengumuman.”

Diluncurkan Untuk Cegah Penyalahgunaan

Batasan twit Twitter

Menurutnya, pengaturan dalam berikan batasan twit ini dapat membantu beberapa orang merasa lebih aman dan dapat mengarah untuk percakapan yang lebih bermakna. Sambil tetap memungkinkan orang untuk melihat sudut pandang yang berbeda. Selama diujikan, pengguna merasa lebih nyaman untuk mengirim twit serta merasa lebih terlindungi dari penyalahgunaan.

Sejak diluncurkan, setidaknya fitur ini dapat mengurangi tiga kali potensi perundungan yang biasa disampaikan lewat reply. Dan meski begitu, perundung tidak kemudian mencari celah melalui pesan pribadi (direct message). Dan sekitar 60% dari pengguna Twitter tidak lagi perlu memanfaatkan fitur lain seperti mute atau memblokir akun seseorang.

“Kami akan terus memperbarui pengaturan twit ini berdasarkan masukan pengguna. Dalam beberapa bulan ke depan, kami berencana menambahkan opsi untuk mengundang lebih banyak orang ke dalam percakapan meski sudah dimulai, hapus notifikasi atau pemberitahuan ketika diundang dalam sebuah percakapan, dan cara lain untuk melihat seluruh diskusi,” tutup Suzanne.