Vivo baru saja mengumumkan lini HP Android terbarunya, X500, X500 Pro, dan X500 Pro Max di China pada 21 September 2026. Walau tidak diungkap secara langsung dalam acara tersebut, tanda-tanda kehadiran Vivo X500 FE di pasar global mulai ramai di internet.
Setelah terdaftar dalam database GSMA dan Eurasian Economic Commision (EEC), ponsel yang diduga menggunakan nomor model V2653 kini juga muncul di Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian.
Baca Juga: GTA 6 Bisa Dimainkan di PC Lewat Cloud, Ini Klarifikasi Xbox
Pantauan tim Gizmologi di situs P3DN, Rabu (7/10/2026), ponsel diduga Vivo X500 FE tersebut sudah tercatat memiliki nilai TKDN sebesar 40,33 persen.
Kemunculan HP baru Vivo di TKDN ini menjadi sinyal positif, perusahaan asal China tersebut kemungkinan tengah menyiapkan varian FE untuk pasar Indonesia. Kini, Vivo tinggal menanti diterbitkannya sertifikasi Postel dari Komdigi untuk bisa menjual ponsel ini secara resmi di Tanah Air.
Kehadiran HP Vivo X500 FE, akan melengkapi lini smartphone baru Vivo yang akan meluncur menjelang akhir tahun ini mulai dari X500, X500 Pro, hingga X500 Pro Max.
Bocoran Spesifikasi Vivo X500 FE

Sayangnya, informasi terkait spesifikasi Vivo X500 FE ini masih terbatas. Sejumlah rumor di internet menyebutkan, ponsel berkonsep compact ini akan menggunakan layar 6,31 inci, chipset Snapdragon 8 Gen 5, dan baterai 6.500mAh.
Meski begitu, kemunculan vivo X500 FE menarik karena menunjukkan perusahaan tampaknya terus mempertahankan lini FE dalam keluarga smartphone flagship seri X.
Sebelumnya, perusahaan telah menghadirkan X200 FE dan X300 FE untuk pasar global. Kedua perangkat tersebut dikenal mengusung pendekatan sedikit berbeda dibanding model utama, yakni menawarkan desain lebih ringkas tanpa mengorbankan performa kelas flagship.
Jika pola tersebut berlanjut, vivo X500 FE berpotensi kembali mengisi segmen pengguna menginginkan smartphone flagship dengan ukuran lebih compact.
Yang sudah dapat dipastikan, kehadiran nomor model V2653 atau Vivo X500 FE di database TKDN menjadi indikasi Indonesia kemungkinan masuk dalam salah satu pasar sedang dipersiapkan untuk perangkat tersebut.
Vivo X500 Series Diresmikan
Setelah merilis teaser resmi sejak beberapa pekan terakhir, akhirnya vivo secara resmi menghadirkan jajaran flagship terbarunya yang kini tersedia dalam tiga opsi berbeda. Ya, vivo X500 Series kembali hadir membawa setup kamera superior, tetap berkolaborasi dengan ZEISS, dan andalkan cip rilisan terbaru dari MediaTek.
Kalau generasi sebelumnya hanya tersedia dalam dua varian berbeda, vivo kini kembali menawarkan lini vivo X500 Series dalam tiga opsi; vivo X500, vivo X500 Pro, dan vivo X500 Pro Max. Varian standar justru hadir dalam penyegaran desain dengan dimensi layar sedikit membesar, sementara varian Pro tetap andalkan desain kompak, dan varian Pro Max membawa setup kamera paling superior—termasuk sensor Sony LYT-910 terbaru yang mendukung arsitektur LOFIC.
Melalui kehadiran vivo X500 Series, vivo ingin mengedepankan kemampuan perekaman video tingkat lanjut, sekaligus memberikan pengalaman fotografi yang juga ikut disempurnakan. Tidak hanya lewat peningkatan sensor, namun fitur yang ikut ditambahkan, serta aksesori pelengkap di mana varian standar juga membawa dukungan aksesori teleconverter.
Kamera vivo X500 Pro Max Bawa Peningkatan Hardware & Software

Dari ketiga varian yang diluncurkan hari ini, vivo X500 Pro Max tentu menjadi opsi tertinggi dan paling menggoda. Desain vivo X500 Pro Max sendiri masih tergolong mirip, namun dengan perbedaan pada opsi warna, di mana permukaan bodi belakang kini mengadopsi gaya dual tone. Tetap membawa sertifikasi hingga IP69, sementara bagian lensa terproteksi lapisan “ultra hard AR” khusus.
Layar vivo X500 Pro Max mengadopsi panel OLED 2K ZEISS Master Color Display berukuran 6,85 inci yang sudah berjenis BOE Q11 terbaru, membawa refresh rate hingga 144Hz, serta tingkat kecerahan maksimum sampai 4400 nits. Chipset yang digunakan adalah Dimensity 9600 Pro terbaik dari MediaTek, dipasangkan bersama RAM 12GB.

Bagaimana dengan setup kameranya? Sensor utama kamera vivo X500 Pro Max kini mengusung Sony LYT-910, beresolusi 50MP, dengan dimensi sensor besar 1/1,28 inci dan sudah mendukung teknologi LOFIC, sehingga mampu menangkap cahaya lebih optimal dalam skenario lebih ekstrem seperti backlight dan sejenisnya. Tetap memiliki stabilisasi gimbal-grade hingga 3 derajat.
Sensor telefoto 200MP-nya juga ikut diperbarui, berjenis HP0 yang mendukung standar stabilisasi CIPA 7.0. Kedua sensor ini mendukung autofocus tracking hingga 60fps, dan vivo X500 Pro Max membawa dukungan 8K Live serta 4K 240fps yang bisa memberikan efek slow-motion dalam kualitas visual jauh lebih tajam.
Kedua sensor andalan tersebut dipasangkan bersama sensor 50MP ultra-wide JN5 yang mendukung autofokus, serta 50MP JN1 (20mm) dengan autofokus di sisi depan (alias kamera selfie). Dan untuk memberikan kemampuan zoom lebih jauh, kamera vivo X500 Pro Max dirancang kompatibel dengan lensa 400mm ZEISS Teleconverter G2 Ultra. Plus, sistem empat mikrofon untuk perekaman audio lebih superior.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

