Setelah merilis teaser resmi sejak beberapa pekan terakhir, akhirnya vivo secara resmi menghadirkan jajaran flagship terbarunya yang kini tersedia dalam tiga opsi berbeda. Ya, vivo X500 Series kembali hadir membawa setup kamera superior, tetap berkolaborasi dengan ZEISS, dan andalkan cip rilisan terbaru dari MediaTek.
Kalau generasi sebelumnya hanya tersedia dalam dua varian berbeda, vivo kini kembali menawarkan lini vivo X500 Series dalam tiga opsi; vivo X500, vivo X500 Pro, dan vivo X500 Pro Max. Varian standar justru hadir dalam penyegaran desain dengan dimensi layar sedikit membesar, sementara varian Pro tetap andalkan desain kompak, dan varian Pro Max membawa setup kamera paling superior—termasuk sensor Sony LYT-910 terbaru yang mendukung arsitektur LOFIC.
Melalui kehadiran vivo X500 Series, vivo ingin mengedepankan kemampuan perekaman video tingkat lanjut, sekaligus memberikan pengalaman fotografi yang juga ikut disempurnakan. Tidak hanya lewat peningkatan sensor, namun fitur yang ikut ditambahkan, serta aksesori pelengkap di mana varian standar juga membawa dukungan aksesori teleconverter.
Baca juga: Mengintip Desain vivo X500, Tampilan Berubah Total Mirip iPhone?
Kamera vivo X500 Pro Max Bawa Peningkatan Hardware & Software

Dari ketiga varian yang diluncurkan hari ini, vivo X500 Pro Max tentu menjadi opsi tertinggi dan paling menggoda. Desain vivo X500 Pro Max sendiri masih tergolong mirip, namun dengan perbedaan pada opsi warna, di mana permukaan bodi belakang kini mengadopsi gaya dual tone. Tetap membawa sertifikasi hingga IP69, sementara bagian lensa terproteksi lapisan “ultra hard AR” khusus.
Layar vivo X500 Pro Max mengadopsi panel OLED 2K ZEISS Master Color Display berukuran 6,85 inci yang sudah berjenis BOE Q11 terbaru, membawa refresh rate hingga 144Hz, serta tingkat kecerahan maksimum sampai 4400 nits. Chipset yang digunakan adalah Dimensity 9600 Pro terbaik dari MediaTek, dipasangkan bersama RAM 12GB.

Bagaimana dengan setup kameranya? Sensor utama kamera vivo X500 Pro Max kini mengusung Sony LYT-910, beresolusi 50MP, dengan dimensi sensor besar 1/1,28 inci dan sudah mendukung teknologi LOFIC, sehingga mampu menangkap cahaya lebih optimal dalam skenario lebih ekstrem seperti backlight dan sejenisnya. Tetap memiliki stabilisasi gimbal-grade hingga 3 derajat.
Sensor telefoto 200MP-nya juga ikut diperbarui, berjenis HP0 yang mendukung standar stabilisasi CIPA 7.0. Kedua sensor ini mendukung autofocus tracking hingga 60fps, dan vivo X500 Pro Max membawa dukungan 8K Live serta 4K 240fps yang bisa memberikan efek slow-motion dalam kualitas visual jauh lebih tajam.
Kedua sensor andalan tersebut dipasangkan bersama sensor 50MP ultra-wide JN5 yang mendukung autofokus, serta 50MP JN1 (20mm) dengan autofokus di sisi depan (alias kamera selfie). Dan untuk memberikan kemampuan zoom lebih jauh, kamera vivo X500 Pro Max dirancang kompatibel dengan lensa 400mm ZEISS Teleconverter G2 Ultra. Plus, sistem empat mikrofon untuk perekaman audio lebih superior.

vivo juga sematkan fitur AI Creative Camera terbaru, hingga sejumlah mode baru pada perekaman video yang memungkinkan pengguna untuk hasilkan footage lebih sinematik, termasuk dengan efek berputar 360 derajat tanpa memutar smartphone secara langsung. Sementara kapasitas baterai vivo X500 Pro Max kini mencapai 7800 mAh, dan tetap mendukung 90W FlashCharge. Menjalankan OriginOS 7 berbasis Android 16 dengan jaminan setidaknya 5 tahun pembaruan versi OS.
Selain varian Pro Max, juga turut hadir vivo X500 Pro yang membawa hampir semua keandalan Pro Max dalam dimensi kompak, dengan layar 6,36 inci 144Hz. Tentu karena dimensi perangkat mengecil, kapasitas baterai juga lebih kecil di 6510 mAh. Dengan perbedaan lain seperti sensor telefoto Sony LYT-610 64MP, dan triple-mic system.
Harga vivo X500 Series Mulai Rp Jutaan

Beralih ke opsi yang paling terjangkau, yakni vivo X500, justru tampil dalam desain yang paling berbeda dibandingkan kedua varian lainnya. Dimensinya sedikit membesar dibandingkan generasi sebelumnya, dengan layar 6,59 inci 144Hz, namun tetap terasa relatif kompak. Kini membawa setup kamera yang hampir menyerupai kamera vivo X300 Pro sebelumnya. Mulai dari kamera selfie 50MP JN1, ultra-wide 50MP JN1, hingga sensor utama Sony LYT-828 dengan dimensi sensor besar 1/1,28 inci.
Memang, sensor telefotonya belum beresolusi 200MP. Namun jenis Sony LYT-610 64MP yang diusungnya sudah meningkat dibandingkan generasi sebelumnya. Menjalankan cip Dimensity 9600M, tetap diberikan cukup banyak fitur pengambilan gambar maupun perekaman video baru, meski belum mendukung mode 4K240. Kapasitas baterai vivo X500 mencapai 7500 mAh, dan tetap mendukung 90W FlashCharge.
OriginOS 7 pada vivo X500 Series menghadirkan tampilan antarmuka yang disempurnakan, termasuk opsi wallpaper interaktif baru, lebih banyak elemen transparan a-la Liquid Glass pada platform Apple, serta fitur penunjang produktivitas seperti Origin Workbench, Snap Note, AI Recorder, hingga vivo Office Kit.

Harga vivo X500 Series dibanderol mulai CNY5499 (Rp14,6 jutaan) untuk varian 12+256GB. Sementara vivo X500 Pro mulai CNY6499 (Rp17,3 jutaan), dan harga vivo X500 Pro Max mulai CNY6999 (Rp18,6 jutaan). Khusus opsi dengan penyimpanan tertinggi, tersedia dalam opsi paket khusus “Photographer Kit” lengkap dengan dua tambahan lensa telefoto, hingga grip dan pelengkap lainnya, dibanderol CNY12999 atau sekitar Rp34,6 jutaan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

