Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

5 Jenis Gamer yang Wajib Kamu Ketahui

Saat ini gaming tumbuh menjadi salah satu industri hiburan terbesar di dunia. Para gamers yang merupakan pelaku industri secara langsung pun semakin diminati bukan hanya sebagai hobi, tetapi juga profesi yang menjanjikan. Jenis gamer kini ada di semua generasi dan semua bidang kehidupan.

Karena ada perkembangan jenis gamer inilah, perusahaan atau pihak-pihak yang bergerak di industri gaming perlu melihat dan memahami siapakah gamers saat ini. Dengan memahami siapa target pasarnya, dan keberagamannya, kita akan lebih bisa memahami cara terhubung dengan kebutuhan mereka dan mereka bisa terus meng-upgrade sistemnya di masa depan.

Belum lama ini, Lenovo melakukan riset pasar yang mendalam untuk melihat siapakah gamers masa kini, khususnya untuk pemain PC gaming. Kemudian ditemukan ada lima jenis gamer mulai dari hardcore sampai casual.

Di antara lima grup jenis gamer ini, usia ternyata memainkan peran penting. Saat urusan kerja dan keluarga masuk ke aspek kehidupan, waktu tersedia untuk bermain game menjadi terbatas. Tapi hasrat bermain dan keinginan untuk mendapatkan pengalaman gaming yang terbaik masih tetap ada.

Hal ini karena menurut Sandhya Nagaraj, Costumer Insights Manager, Intelligent Devices Group, Lenovo, bab kehidupan seorang gamers itu penting dan saat mereka semakin dewasa dan memiliki tanggung jawab yang lebih besar, cara bermain game pun berubah. Mereka bisa berubah dari hardcore menjadi moderate gamer, tergantung pekerjaan atau kehidupan.

Baca juga: Gamers PUBG Wajib Tahu! Ini Jajaran Attachment Agar Senjata Makin Powerful

Jenis Gamer

notebook gaming ilustrasi

1. Hardcore

Gamer yang sudah bermain game selama 10 tahun lebih, dan bermain game demi passionnya. Biasanya usia lebih muda dan fokus untuk memainkan games dengan multiplayers. Bermain game adalah prioritas utama dalam mencari hiburan.

2. Avid

Jika kamu sudah bermain game selama 9 tahun atau lebih, maka kamu akan disebut sebagai avid gamer. Mirip dengan hardcore, tapi avid gamer lebih sering bermain sendiri dan menikmati menonton streaming game. Mereka tidak begitu memperhatikan kualitas grafis sebagai prioritas.

Related Posts
1 daripada 70

3. Moderate

Ini adalah yang sudah bermain game selama rata-rata 15 tahun. Mereka biasanya agak lebih tua dibanding dua grup sebelumnya. Mereka suka bermain game tapi tidak senang menonton online streaming.

4.Casual

Jenis gamer yang sudah bermain game selama rata-rata 16 tahun. Mereka suka memainkan single player game dan bermain saat ada waktu luang saja.

5. Casual Costumizers

Gamer yang sudah bermain game selama rata-rata 24 tahun. Grup ini sudah tidak begitu sering bermain game dibanding grup lainnya, biasanya memiliki PC gaming dan masih mengerti komponen terbaru dan cara membangun atau meng-upgrade PC nya.


Dari lima segmen jenis gamer ini, kita bisa lihat ada perbedaan dari seberapa sering mereka bermain, tapi ada satu persamaan, yaitu mereka ingin mendapatkan pengalaman gaming yang terbaik.

Rata-rata para gamers sudah bermain selama bertahun-tahun. Dengan rata-rata 14 tahun, jelas sebagian besar gamer saat ini adalah usia dewasa, yang bermain game sebagai bagian dari rutinitas kehidupan dewasanya. Mereka memiliki game sebagai salah satu pilihan untuk hiburannya

Rata-rata, gamer menghabiskan 7.5 jam per minggu untuk bermain video game, dengan 28% gamer bermain lebih dari 10 jam tiap minggu. Gamer punya kehidupan di luar gaming. Genre game yang paling terkenal adalah social/casual games dan first-person shooters. Genre mungkin berbeda tergantung wilayah, misalnya di Cina, multiplayer online games dan multiplayer online battle arena games lebih tinggi peminatnya.

Untuk waktu bermain, sebagian besar memilih untuk bermain di malam hari (69% dari total waktu seharian), sementara sisanya untuk melakukan kewajiban di pagi dan siang hari. Sebanyak 14% gamer mengatakan mereka bisa bermain kapan saja mereka mau, tapi sebagian besar mengatakan bahwa pekerjaan (67%) dan keluarga (56%) kadang menjadi penghalang bagi mereka untuk bermain lebih sering.

Nah, kamu termasuk tipe gamer yang seperti apa, gizmolovers? 😀

This post is also available in: enEnglish (English)