HR Analytics menjadi tren yang diperbincangkan kalangan penggiat Human Resources (HR) selama beberapa tahun belakangan ini. Semakin hari semakin banyak orang yang memahami kekuatan dan manfaat analitik yang memberikan dampak positif terhadap bisnis dan pengambilan keputusan dalam HR.
HR Analytics mengubah paradigma yang selama ini membuat keputusan bersifat intuitif menjadi keputusan yang lebih nyata dan berbasis data. Berdasarkan model yang dikembangkan oleh Gartner, HR Analytics didefinisikan sebagai sebuah perjalanan dengan tahapan antara lain sebagai berikut:
- Descriptive: Menggunakan data yang ada untuk menggambarkan hal-hal yang terjadi saat ini.
- Diagnostic: Melakukan analisis terhadap data yang ada untuk mencari tahu penyebab kejadian saat ini.
- Predictive: Menggunakan data masa kini untuk memprediksikan hal-hal yang bisa terjadi di masa mendatang.
- Prescriptive: Memanfaatkan sejumlah data yang ada untuk membuat best model yang mampu memberikan alternatif terbaik untuk mencapai target perusahaan.
Salah satu contoh kasus yang bisa dibedah adalah tingkat turnover karyawan yang tinggi. Pada level descriptive, seorang atasan dapat melaporkan pada pihak manajemen mengenai tingkat turnover yang semakin mengkhawatirkan. Kemudian pada level diagnostic, atasan bisa menguraikan laporan bahwa turnover tertinggi terjadi di kalangan staf salesman yang tidak mampu mencapai target kerja. Pada tahapan ketiga (level predictive), perusahaan membuat simulasi dari data-data yang tersedia untuk memprediksi nilai turnover tahun depan. Di tahap terakhir (prescriptive), perusahaan mulai memahami faktor-faktor yang patut diperbaiki demi menurunkan tingkat turnover sesuai target yang diharapkan.
Human Resources Analytics atau HR Analytics adalah proses untuk mengumpulkan dan menganalisis data tentang HRD dan SDM untuk memahami, meningkatkan, serta memaksimalkan seluruh karyawan. HR Analytics sendiri didukung dengan data yang sudah valid dan dapat digunakan sebagai perencanaan serta perbaikan yang lebih efektif di masa depan.
HR Analytics sendiri memiliki 3 level yaitu :
- Analisis Deskriptif
Maksudnya adalah untuk memberikan gambaran tentang seluruh informasi dasar tentang kondisi SDM perusahaan.
- HR Metric
Fungsinya adalah untuk membantu HR Department dalam menentukan tingkat efisiensi dari seluruh fungsi pengelolaan SDM yang ada di dalam suatu perusahaan.
- Predictive Analysis
Ini adalah ketersediaan data historis yang bisa digunakan untuk menemukan pola serta memprediksi perilaku di masa yang akan datang.
Adapun fungsi dari HR Analytics antara lain sebagai berikut:
- Dapat mengaktifkan pengumpulan data kandidat yang cepat dan otomatis dari beberapa sumber.
- Bisa mendapatkan wawasan yang lebih tentang kandidat dengan mempertimbangkan variable ekstensif, contohnya seperti peluang perkembangan dan kecocokan budaya.
- Dapat mengidentifikasi kandidat dengan atribut yang sebanding dengan karyawan berkinerja terbaik di dalam perusahaan / organisasi.
- Dapat memberikan data historis yang berkaitan dengan periode perekrutan serta memungkinkan organisasi untuk mengembangkan rencana perekrutan jangka panjang yang lebih baik.
Pemanfaatan HR Analytics untuk Mendukung Kemajuan Perusahaan
Saat ini, perusahaan-perusahaan ternama seperti Google, Best Buy, dan Credit Suisse sudah menerapkan HR Analytics dan prinsip pembuatan keputusan strategis berdasarkan data analitis. Walaupun banyak keuntungan yang diperoleh dari penerapan HR Analytics, hasil penelitian Bersin consultant menunjukkan bahwa hanya 14% yang berada pada level predictive analytics dan 4% yang mampu mencapai level prescriptive analytics. Hal tersebut terjadi karena kemampuan para praktisi HR dalam hal memahami data dan melakukan analitis data masih terbilang rendah.

Kendala lainnya yang sulit dihindari adalah data-data HR yang terpisah dalam sistem yang berbeda, misalnya data personalia terpisah dengan data performa karyawan, data karyawan yang keluar, serta data rekrutmen. Kondisi itulah yang menyebabkan proses analitis jadi kurang efektif. Perusahaan akan mengalami kesulitan dalam menilai performa karyawan yang sudah dipekerjakan dalam kurun waktu tertentu atau sukar membuat profil karyawan yang keluar dari perusahaan.
Implementasi HR Analytics pada Perusahaan Kelas Dunia
Salah satu kekuatan HR Analytics adalah kemampuan melakukan prediksi masa depan sehingga perusahaan bisa membuat program-program mitigasi risiko. Program mitigasi tersebut akan membantu perusahaan melakukan penghematan biaya (cost saving) atau meningkatkan produktivitas.
Salah satu contoh konkret manfaat HR Analytics diimplementasikan oleh lembaga finansial Credit Suisse. Lembaga tersebut sempat mengalami turnover karyawan dengan persentase antara 20% hingga 25 % setiap tahun hingga mengalami kerugian besar akibat biaya pelatihan yang sia-sia. Melalui pendekatan HR Analytics, Credit Suisse mendapatkan sistem terbaik yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi para profesional muda yang berisiko resign.
Selanjutnya, Credit Suisse membuat beberapa program untuk meminimalkan turnover karyawan antara lain menawarkan percepatan karir bagi karyawan yang berpotensi, melatih para atasan yang memiliki bawahan dengan risiko resign tinggi. Sehingga para atasan dapat melakukan coaching dan dialog untuk mencegah bawahannya memutuskan resign. Atasan yang berhasil mempertahankan para bawahan akan diberikan apresiasi berupa reward khusus. Hasilnya, Credit Suisse berhasil melakukan penghematan biaya hingga US$ 70 juta setiap tahun karena berhasil menurunkan tingkat turnover secara signifikan.
Lantas, apa saja yang harus dipahami perusahaan jika ingin menerapkan HR Analytics?
- Pertama, praktisi HR tidak boleh alergi terhadap data. Apalagi data-data aktual berkembang dan bertambah secara cepat di era big data seperti saat ini.
- Kedua, kemampuan mengolah data pun turut berkembang cepat, baik secara computing skill maupun secara analytical proficiency.
- Ketiga, adalah membangun data warehouse HR sehingga data yang terpisah menjadi terintegrasi sekaligus mempermudah proses analitis.
- Terakhir, perusahaan harus mampu membangun kemampuan analitis data.
Perusahaan yang menyadari manfaat HR Analytics mesti menata ulang komposisi karyawannya dengan memasukkan para data analyst ke dalam fungsi HR. Sehingga perusahaan bisa mengoptimalkan analisis data mereka ke level predictive analytics bahkan prescriptive analytics secara cepat.
HR Analytics tidak menghilangkan sisi intuitif HR melainkan hanya melengkapinya. Perubahan dunia bisnis berlangsung sangat cepat dan disertai kompetisi pasar yang ketat. Itulah sebabnya manajemen perusahaan harus mampu melakukan prediksi secara akurat untuk menentukan strategi bisnis yang tepat.
HR Analytics akan menjadi bagian penting suatu bisnis, bukan hanya sebagai salah satu divisi saja. Perubahan pkamungan di kalangan praktisi HR sangat dibutuhkan untuk membangun kapabilitas HR Analytics di level individu maupun perusahaan. Sehingga fungsi HR kelak tidak akan tergantikan oleh teknologi robot canggih.
Rekomendasi Aplikasi HR Analytics Terbaik di Indonesia
Setelah mengetahui kriteria fitur yang dibutuhkan HRD, ketahui apa saja aplikasi HR analytics online terpopuler di Indonesia berikut ini penjelasannya.
- Aplikasi Mekari
Jika mencari satu aplikasi yang menyediakan fitur lengkap, Mekari adalah solusi tepat. Mekari merupakan software HR analytics yang memiliki beragam fitur untuk menyelesaikan segala jenis tugas administrasi karyawan. Mulai dari fitur hitung gaji otomatis, kelola shift kerja, hingga fitur struktur dan skala upah.
Fitur unggulan lainnya yang akan kamu dapatkan saat menggunakan Mekari, yaitu:
- Kalkulator hitung gaji karyawan secara akurat
- Fitur hitung PPh 21 dan pembetulan otomatis
- Fitur BPJS online
- Kelola cuti online
- Fitur bayar gaji online otomatis yang terintegrasi dengan beragam channel
- Akses gratis benefit karyawan dengan platform Payuung
- Kelola data kehadiran karyawan
- Modul Applicant Tracking System (GATS) untuk monitor proses rekrutmen karyawan
- Modul Manajemen Aset Kantor (GAGA)
Kamu bisa mencoba Mekari dengan biaya berlangganan yang fleksibel sesuai jumlah karyawan di perusahaanmu.
- gtHR
Aplikasi gtHR dirancang untuk menjadi HRIS yang membantu manajemen sumber daya manusia lebih simpel. Secara ringkas, gtHR memproses rekrutmen karyawan secara online, mengelola data karyawan, payroll, sampai dengan pencatatan proses mutasi. Software HR ini memiliki beberapa fitur utama, antara lain:
- Door Access Attendance System
- Dashboard untuk memantau laju produktivitas karyawan dalam bentuk tabel dan grafik
- Data kepegawaian
- CMS (Content Management System) untuk menambahkan konten
- Payroll
- Laporan informasi jumlah kehadiran hingga lembur karyawan
- Zoho Recruit
Diklaim sebagai software HR all-in-one, Zoho Recruit menangani proses rekrutmen, mulai dari daftar permintaan pekerjaan, menjadwalkan interview, hingga menemukan kandidat.
Selain menjadi aplikasi HR analytics berbasis web gratis, Zoho Recruit memiliki sistem pelacakan pelamar (ATS) dan CRM perekrutan. Adapun fitur yang tersedia terbagi berdasarkan kebutuhan perusahaan, yaitu:
- Agensi Kepegawaian untuk proses perekrutan karyawan
- SDM Perusahaan, yang memungkinkan halaman karier custom dan referensi karyawan.
- Tenaga Kerja Sementara, yang memungkinkan karyawan temporer menerima/menolak pekerjaan baru.
- BambooHR
BambooHR merupakan salah satu software rekrutmen dan manajemen kinerja terpopuler. Software ini berfokus membantu bisnis skala kecil hingga menengah untuk menyelesaikan proses rekrutmen.
Tak hanya itu, BambooHR juga menyediakan template offering letter pada sistem pelacakan pelamar. Surat ini nantinya bisa disesuaikan, tapi juga tersedia sistem surat otomatis dan dilengkapi fitur pre-boarding dan onboarding.
BambooHR juga memiliki beberapa fitur kamulan, seperti:
- Database karyawan terpusat
- Sistem tracking proses rekrutmen
- Performance management
- Manatal
Manatal adalah aplikasi HR analytics online berbasis cloud untuk HR dan agen perekrutan. Platformnya memadukan alat inti Applicant Tracking System (ATS) dan dukungan artificial intelligence (AI).
Manatal bahkan menyediakan beberapa fitur unik yang untuk mendapatkan kandidat yang tepat, seperti tracking profil kandidat di LinkedIn serta media sosial lain, rekomendasi kandidat, dan penilaian (scoring).
- JazzHR
Aplikasi HR analytics online selanjutnya adalah JazzHR, sistem pelacakan pelamar yang sekaligus menjadi software pendukung proses rekrutmen. JazzHR juga membuat proses mengelola daftar kandidat jadi lebih praktis.
Fitur-fitur lain yang ada di JazzHR, antara lain:
- Pelacakan kandidat
- Menjadwalkan interview
- Permintaan pekerjaan
- Penyaringan background pelamar
- Penguraian resume
- Pelacakan interaksi
- Lever
Software Lever mengombinasikan sistem ATS yang kuat dan fungsi CRM (Candidate Relationship Management) untuk menemukan dan merekrut karyawan baru secara lebih efisien.
Lever memberikan solusi melalui dua versi paket berlangganan, yaitu LeverTRM (Talent Relationship Management) dan LeverTRM for Enterprise. Selain itu, ditawarkan juga beberapa fitur tambahan (add-on), seperti Advanced Automation, Advanced HR, Advanced Nurture, dan Advanced Analytics.
Mekari, Aplikasi HR Analytics Terbaik untuk Karyawan dan HRD
Selain menyediakan solusi untuk HRD, Mekari juga memiliki aplikasi Mekari untuk karyawan. Aplikasi ini merupakan layanan employee self-service (ESS) yang ada untuk melengkapi aplikasi HR dan penggajian Mekari.
Nantinya jika kamu sudah berlangganan Mekari, karyawan di perusahaanmu cukup mengunduh Mekari untuk melakukan beragam keperluan administratif.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


