Laptop tahan banting di era seperti sekarang sudah cukup jarang, sehingga ASUS Expertbook P5 ini hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Kabarnya, ini merupakan laptop dengan daya tahan yang sangat maksimal. Selain tahan banting, laptop ini juga tahan terhadap air, sehingga jika kamu tidak sengaja menumpahkan air pada bagian keyboard, maka laptop masih berfungsi dengan aman.
Berbeda dari Vivobook atau Zenbook, Expertbook sendiri datang dari lini laptop bisnis ASUS. Jadi, kebutuhan segmen dan perilaku para konsumen juga cukup berbeda. ASUS Indonesia juga mengatakan bahwa ASUS Expertbook ini merupakan laptop yang cocok untuk para pekerja yang sering bepergian, sederhananya karena laptop ini tahan banting.
Maka dari itu, kami mendapatkan kesempatan untuk langsung menjajal dan melakukan review lengkap ASUS Expertbook P5 (P5405CSA) yang sudah menggunakan Intel Core Ultra 7 dengan GPU Intel Arc.
Baca Juga: Review ASUS Zenbook S14: Laptop AI Tipis dan Ringan, Baterai “Badak”
Desain

Laptop ASUS P5 ini memiliki desain yang minimalis, dan memang menggambarkan desain dari lini laptop ASUS non-gaming. Laptop ini menghadirkan desain dengan warna grey dengan tulisan ASUS Expertbook yang cukup ikonik pada bagian depan. Kemudian, dari sisi ketebalan masih tergolong cukup tipis, dan cukup ringan karena hanya berbobot 1.28kg. Nah, dengan berat tersebut, masih sangat aman untuk digendong kemana-mana, dan tidak membuat punggung menjadi pegal.
I/O Port yang dihadirkan juga cukup lengkap. Pada bagian kiri laptop kamu sudah mendapatkan Type-C Thunderbolt 4, USB A 3.2, HDMI Port, dan juga AudioJack 3.5mm. Pada bagian kanan hanya diberikan 1 buah USB 3.2, sehingga kamu bisa menghubungkan berbagai periferal eksternal atau aksesori lainnya sesuai dengan keinginan.
Namun, yang membuat saya cukup resah adalah mereka menempatkan speaker Dolby Atmos pada bagian bawah laptop. Jadi, ketika digunakan pada posisi paha pengguna, dan memerlukan suara, maka suara yang dikeluarkan tidak begitu maksimal. Namun, saat kamu menempatkan laptop di meja, maka suara yang dikeluarkan maksimal.





Posisi vapor chamber ASUS Expertbook P5 ini berada pada bagian bawah juga. Jadi, ketika kamu menggunakan laptop untuk melakukan kegiatan yang berat, maka semua udara panas akan disemburkan ke meja. Nah, ketika kamu meletakkan laptop di paha, maka kamu akan merasakan sensasi hangat di paham-mu. Sangat tidak disarankan untuk mengoperasikan laptop pada permukaan yang empuk seperti kasur atau bantal. Hal ini membuat udara panas tidak keluar secara maksimal, dan akan membuat laptop menjadi sangat panas.

Membahas hinge dari laptop ini. Kamu tidak perlu menekan laptop pada bagian trackpad atau sekitarnya, karena ASUS Expertbook P5 tergolong “effortless” ketika kamu ingin membuka laptop. Bahkan, kamu dimungkinkan untuk membuka laptop hingga 180° dan membuat kamu menjadi lebih leluasa untuk bekerja di posisi apapun.
Dari segi build quality, memang ASUS sudah tidak perlu ditanyakan lagi. Sebagian besar laptop mereka tergolong memiliki build quality yang maksimal. Jadi, para konsumen bisa mendapatkan produk dengan maksimal, selain dari solid, laptop tahan banting ini menawarkan kesan yang sangat rapih dan kokoh.
Layar

Bagian ini merupakan salah satu bagian yang cukup disayangkan. Mengapa? Karena untuk ukuran laptop ASUS Expertbook P5 dengan Intel Core Ultra 7, kamu masih mendapatkan layar tipe IPS. Mungkin penggunaan IPS ini menjadi salah satu alasan mengapa laptop ini bisa masuk ke kategori tahan banting, karena tipe layar IPS memang tidak serentan tipe OLED.
Layar ASUS Expertbook P5 sebesar 14 inci dengan aspect ratio 16:10, serta resolusi 2K 2560 x 1600. Ditambah dengan refresh rate mencapai 144Hz, sehingga kamu bisa menikmati hiburan dengan nyaman. Walau masih IPS, tetapi kamu masih bisa mendapatkan kesan layar yang imersif karena refresh rate yang tinggi, serta aspect ratio yang luas.
Puncak kecerahan mencapai 400nits, dan sudah tergolong sangat cukup jika kamu diharuskan untuk mengoperasikan laptop diluar ruangan atau layar yang terkena sinar matahari langsung. Namun, salah satu keuntungan dari penggunaan layar IPS adalah kamu akan sangat jarang terganggu dengan pantulan cahaya yang ada di layar, sehingga kamu bisa lebih nyaman.
Fitur

ASUS Expertbook P5 ini bisa dikatakan menawarkan cukup banyak fitur. Salah satunya adalah MyASUS yang memungkinkan kamu untuk melihat berbagai kondisi yang dialami oleh laptop. Misalnya, kamu bisa melihat temperatur hingga persentase meory yang sudah digunakan secara rinci. Tidak hanya itu, kamu juga bisa mengatur preset performa dari laptop, mulai dari Silent/Eco, Balance, dan Performance, sehingga kamu bisa mendapatkan kebebasan dalam mengatur kinerja ASUS Expertbook P5 ini.
Selain itu, ASUS ExpertMeet ini juga berfungsi untuk meringka berbagai kegiatan pengguna. Misalnya, ketika kamu sedang melakukan meeting online, kamu juga bisa menggunakan ExpertMeet untuk meringkas semua obrolan dan diskusi yang terjadi di meeting online tersebut. Selain itu, jika kamu sedang melakukan perbincangan dengan lawan bicara yang menggunakan bahasa asing, maka kamu bisa langsung mendapatkan AI Translation, dan AI Translation ini juga bisa berguna ketika kamu sedang menonton film atau video.
Hadirnya AI ExperMeet juga memberikan pengguna untuk mendapatkan teknologi AI Camera. Misalnya, kamu sedang melakukan video call atau online conference, secara otomatis kamera akan mengikuti pergerakan-mu, sehingga meeting bisa berjalan dengan lancar tanpa kamu harus mengganti atau menggeser posisi laptop.

Selain itu, ASUS Expertbook P5 sudah dibekali dengan Copilot AI dan sudah terintegrasi pada keyboard. Jadi, kamu hanya 1 tekan saja untuk mengakses Copilot dari keyboard. FItur ini sudah menjadi salah satu fitur yang lumrah untuk sebuah laptop di era sekarang, dan Microsoft juga menekankan ini menjadi fitur yang bisa membantu banyak pengguna agar mendapatkan asistensi AI lebih mudah.

Face Recognation, Fingerprint juga sudah tersedia karena dari segi keamanan sudah mengadopsi teknologi Windows Halo. Mengingat, ini merupakan sebuah fitur yang kini sudah menjadi cukup sederhana tetapi sangat membantu pengguna dalam meningkatkan keamanan laptop.
Berbicara tentang kamera, laptop ini memiliki webcam 1080p FHD. Kualitas kamera bisa dikatakan cukup, tetapi seharusnya ASUS bisa memberikan kamera yang lebih maksimal jika dibandingkan yang sudah diterapkan pada ASUS Expertbook P5 ini. Selain itu, sudah dibekali dengan webcam shutter untuk meningkatkan keamanan.
Performa

Untuk mengetes performa, kami menggunakan PCMark10 dan software dari Maxon, yakni Cinebench R23. Kami memanfaatkan software-software tersebut karena memang kami ingin melihat skor yang bisa diraih oleh laptop ini ketika digunakan untuk keperlua harian. Mengingat, ASUS Expertbook P5 ini merupakan laptop yang secara khusus dirancang untuk memberikan keleluasaan dalam mengerjakan pekerjaan harian para pengguna.
Saya menguji menggunakan PCMark10 dan laptop ini berhasil mendapatkan skor 8467, dan itu merupakan sebuah skor yang cukup memuaskan. Mengapa? Karena skor tersebut jelas mengungguli saudaranya ASUS Zenbook S14 yang mendapatkan skor 5025. Jadi, kamu bisa mendapatkan kenyamanan dan kelancaran jika kamu ingin menggunakan laptop ini untuk kebutuhan sehari-hari.


Kemudian, untuk keperluan render juga ASUS Expertbook P5 ini bisa sangat dimanfaatkan. Untuk Single Core sendiri laptop ini mendapatkan skor 1926 dan Multi Core mendapatkan skor 8231. Prosesor laptop ini menggunakan Intel Core Ultra 7 dan mengungguli AMD Ryzen Threadripper 2990W dengan kecepatan GHz yang sama.
Semua ini bisa didapatkan karena laptop ini menggunakan Intel Core Ultra 7 seperti yang sudah disebutkan tadi, dan juga GPU Intel ARC 140V. Dengan paduan keduanya bisa dikatakan mampu untuk memberikan performa yang dicari oleh pekerja harian atau bahkan editor-editor yang selalu bermain dengan kegiatan rendering.
ASUS Expertbook P5 ini menggunakan kapasitas memori RAM 32GB LPDDR5X dengan 1TB M.2 2280 NVMe PCIe SSD 4.0. Jadi, kamu sudah tidak perlu khawatir jika kamu ingin menyimpan berbagai dokumen atau proyek-proyek yang biasanya memiliki kapasitas memori yang besar.
Baterai
Menguji baterai dari laptop ASUS Expertbook P5 ini saya menggunakan kegiatan sehari-hari tanpa menggunakan software tertentu. Saya menggunakan untuk keperluan harian, dan saya juga cukup sering menggunakan laptop hingga baterai habis. Nah, jika kamu gunakan untuk keperluan mendasar atau regular laptop ini bisa tahan hingga 10 jam dengan keadaan wifi menyala dan terhubung serta kecerahan layar 50%.
Lantas, ini menjadi laptop yang sangat bisa diandalkan untuk keperlua mendasar atau pekerjaan yang tidak terlalu berat. Namun, jika kamu gunakan untuk keperluan yang sedikit lebih berat, dan biasanya digunakan untuk keperluan editing. ASUS Expertbook P5 ini bisa tahan 7 sampai 10 jam. Nah, itu merupakan durasi yang sudah terbilang cukup lama, sehingga para kreator dan editor masih bisa memanfaatkan laptop ini untuk kebutuhan editing.
Berbicara soal baterai, laptop ini sudah menggunakan baterai 3-cell Li-ion 63WHrs dengan material lithium polymer. Kemudian, adapter yang digunakan adalah Type-C 65W AC dengan output 20V dan input 100~240V. Jadi, pengisian daya bisa tergolong cepat, karena dari baterai 50% ke 100% membutuhkan waktu hanya sekitar 15-30 menit saja. Jadi, kamu bisa memanfaatkan laptop lebih cepat jika keadaan laptop sudah mengalami daya yang kurang atau kehabisan baterai.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, ASUS ExpertBook P5 membuktikan dirinya sebagai laptop bisnis yang tidak hanya mengandalkan branding “tahan banting”, tetapi juga performa yang relevan untuk kebutuhan kerja modern. Dengan Intel Core Ultra 7 dan GPU Intel Arc, performanya terasa kencang untuk multitasking, produktivitas berat, hingga rendering ringan sampai menengah. Ditambah RAM 32GB dan SSD 1TB, laptop ini jelas dirancang untuk pengguna yang tidak ingin kompromi soal kelancaran kerja. Daya tahan baterainya pun konsisten untuk penggunaan harian, bahkan masih cukup aman saat dipakai untuk editing ringan di luar kantor.
Meski begitu, ada beberapa catatan yang tetap perlu dipertimbangkan. Penggunaan panel IPS di kelas harga dan spesifikasi seperti ini mungkin terasa kurang “wah” bagi sebagian pengguna, walau di sisi lain lebih aman dari sisi durabilitas. Posisi speaker dan sistem pembuangan panas di bagian bawah juga membuat pengalaman penggunaan di paha terasa kurang ideal. Namun jika melihat target pasarnya sebagai laptop bisnis yang mobile dan tangguh, ExpertBook P5 tetap menawarkan paket yang solid, seimbang, dan rasional untuk profesional yang butuh perangkat kuat, aman, dan bisa diandalkan dalam jangka panjang.
Spesifikasi ASUS Expertbook P5 (P5405)

General
| Device Type | Laptop |
| Model / Series | ASUS Expertbook P5 (P5405) |
| Released | 21 Oktober, 2025 |
| Status | Available |
| Price | Rp15.499.000 |
Platform
| Processor | Intel® Core™ Ultra 7 Processor 258V 32GB 2.2 GHz |
| VGA (Graphic Card) | Intel® Arc™ 140V GPU |
| RAM (Memory) | 32GB LPDDR5X |
| Storage | 1TB M.2 2280 NVMe™ PCIe® 4.0 SSD |
| Operating System | Windows 11 Home |
Body
| Dimensions | 31.20 x 22.32 x 1.28 ~ 1.64 cm (12.28" x 8.79" x 0.50" ~ 0.65") |
| Display |
Non-touch screen 14.0-inch WQXGA (2560 x 1600) 16:10 Wide view Anti-glare display, LED Backlit, 400nits, sRGB: 100%, Screen-to-body ratio:90 % |
| Battery | 63WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion, Long life rechargeable lithium polymer battery. |
Connectivity
| Webcam | 1080P FHD IR Camera for Windows Hello |
| Bluetooth | 5.4 Wireless Card |
| Wi-fi | 6E |
| NFC | |
| I/O Interface |
2x Thunderbolt™ 4, compliant with USB4, supports display / power delivery 2x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 1x 3.5mm Combo Audio Jack 1x HDMI 2.1 |
Other
| Audio | Built-in array microphone Smart Amp Technology Dolby Atmos |
| Features |
MyASUS AI ExpertMeet (AI features need devices with 12GB RAM or more) Link to MyASUS AppDeals WiFi SmartConnect Function key lock Tru2Life Splendid Fan Profile Battery health charging System diagnosis SafeGuard Backup(Dual SSD, additional purchase before shipment) ExpertMeet(All) |
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




