Tahun 2021 merupakan tahun di mana produsen smartphone berlomba untuk hadirkan perangkat 5G yang lebih terjangkau untuk masyarakat, termasuk di Indonesia. Tujuannya? Tentu saja agar lebih siap ketika kelak jaringan tersebut sudah tersedia di masa mendatang. OPPO A74 5G adalah salah satu perangkat dengan tujuan yang serupa.
OPPO Indonesia sendiri tak sekadar menghadirkan perangkat 5Gโsejak tahun lalu, mereka terus memberikan edukasi kepada masyarakat akan benefit dari jaringan 5G melalui acara bertajuk OPPO 5G Academy. Untuk memahami benefit dan alasan kenapa perangkat 5G layak dilirik meski jaringannya sendiri belum tersedia.
Lewat OPPO A74 5G, OPPO berhasil menghadirkan smartphone 5G termurah di Indonesia, setidaknya hingga saat ini. Dan juga menjadi perangkat pertama yang mengusung salah satu cip terbaru dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 480 5G. Sebuah cip yang punya banyak sekali potensi.
Saya berkesempatan untuk menjajal OPPO A74 5G lebih dulu, dan berikut adalah impresi pertamanya. Singkatnya, smartphone ini bisa berikan value yang cukup tinggi, dengan user experience melebihi spesifikasi di atas kertas.
Performa Snapdragon 480 5G

Dari namanya, mungkin banyak yang under-estimate akan performa chipset yang tergolong baru dari Qualcomm satu ini. Mengapa begitu? Yah karena mengusung angka depan โ4โ, yang notabene digunakan di smartphone kelas menengah ke bawah. Namun jangan salahโperformanya jauh lebih kencang dari yang saya duga.
Dalam acara OPPO 5G Academy volume 3 yang diadakan Rabu (21/4) kemarin, Dominikus Susanto, Senior Manager, Business Development dari Qualcomm menjelaskan secara lengkap tentang inovasi yang dibawa pada cip yang ditujukan untuk hadirkan smartphone 5G murah tersebut. Ada beberapa fakta menarik yang bisa disimpulkan.
Dibandingkan dengan Snapdragon 460, performa CPU dan GPU meningkat lebih dari 100%. Cip ini juga sudah gunakan proses fabrikasi 8nm untuk efisiensi daya tinggi, serta mendukung Triple ISP yang juga dihadirkan di Snapdragon 888.

Kemampuan olah grafis yang tinggi hadir berkat penggunaan GPU Adreno 619. Sebagai informasi, Snapdragon 732G dan 720G sama-sama gunakan Adreno 618, sehingga secara performa seharusnya tidak terpaut jauh. Dan karena rilisan baru, cip ini memiliki segala kemampuan AI yang bisa tingkatkan kualitas video live-streaming, panggilan video dan aplikasi modern lainnya.
Lantas bagaimana dengan performa Snapdragon 480 5G dalam pemakaian sehari-hari? Masih belum 48 jam saya menggunakan OPPO A74 5G, namun semua aplikasi sudah saya pindah dari daily driver sebelumnya. Yang bisa saya konfirmasi, perangkat ini punya performa lebih kencang dari salah satu smartphone dengan Snapdragon 662 yang pernah saya ulas sebelumnya.
Desain

Mengingat varian smartphone sejutaan dari OPPO saja sudah punya desain yang stylish, maka tidak kaget bila OPPO A74 5G juga memiliki bahasa desain yang tidak kalah premium. Ketika memegang perangkat ini, saya merasakan in-hand feel yang serupa dengan OPPO Reno5 F, terutama pada varian warna Fluid Black dengan efek gradasi dan permukaan yang serupa ini.
Baca juga:ย Review OPPO Reno5 F: Unggulkan Performa, Fitur Kamera Lengkap
Bobotnya tergolong ringan di 190 gram, dengan ketebalan 8,42mm. Termasuk tipis untuk ukuran sebuah smartphone 5G yang punya kapasitas baterai besar, ditambah dengan lapisan grafit di dalamnya yang bekerja untuk sistem pendingin prosesor.
Layar

OPPO A74 5G punya layar dengan bentang luas 6,49 inci, beresolusi full HD+ dan menggunakan panel IPS. Belum AMOLED, memang, namun reproduksi warnanya sudah tergolong baik dan cukup cerah untuk penggunaan luar ruangan. Yang terpenting, refresh rate-nya sudah mencapai 90Hz, dengan touch sampling rate 180Hz untuk tingkat respon tinggi saat bermain gim.
Dengan adanya dukungan 5G, tentunya perangkat ini cocok digunakan sebagai media streaming video dari beragam platform. Tak perlu khawatir akan dukungan kualitasnya, karena smartphone 5G murah OPPO satu ini sudah mengantongi sertifikasi HD untuk platform Netflix dan Amazon Prime Video.
Kamera

Setup kamera smartphone ini tergolong lengkap. Ada satu kamera 16MP f/2.0 di depan yang berjenis punch-hole, mendukung efek AI Beautification dan mode potret berbasis software. Sementara di belakang ada setup empat kamera lengkap, dengan sensor utama beresolusi 48MP f/1.7.
Sensor tersebut mendukung mode Ultra HD bila diperlukan, sehingga dapat menghasilkan foto dengan resolusi 108MP. Sementara ketiga sensor lainnya adalah ultra wide-angle 8MP f/2.2, dan dua sensor 2MP f/2.4 untuk foto jarak dekat (macro) serta hitam putih. Di smartphone ini, kamu tak akan menemukan fitur seperti Dual View Videoโuntuk yang ini, minimal tersedia di seri Reno5 F.
Namun setidaknya, dari pengujian singkat saya, kualitas fotonya cukup bisa diandalkan. Bukan yang terbaik di kelas harganya, tapi sudah cukup untuk abadikan momen dan dibagikan ke media sosial. Foto luar ruangan punya detail dan akurasi warna yang baik, sementara mode malam bisa bantu pertajam hasil foto. Sensor ultra wide-anglenya pun tak sehalus yang saya kira, meski resolusinya hanya 8MP.
Fitur

Walaupun masuk ke dalam seri A, OPPO A74 5G justru punya konektivitas yang cukup lengkap. Dan juga sudah menjalankan sistem operasi terbaru yaitu ColorOS 11.1 berbasis Android 11, dengan tampilan yang lebih modern dan kustomisasi lebih rapih (seperti menu personalisasi yang ringkas).
Saya bilang konektivitas lengkap, karena smartphone ini telah dilengkapi dengan sensor NFC. Keberadaan sensor yang cukup penting bagi konsumen di kota besar ini cukup penting, dan masih tergolong jarang untuk segmen harga Rp3 jutaan. Ditambah dengan pendukung lain seperti port USB C dan keberadaan jack audio 3,5mm.
Meski sudah mendukung 5G dalam profil bodi yang tipis, OPPO A74 5G masih mengusung triple slot SIM. Dengan begitu, kamu bebas menggunakan dua kartu nano SIM plus kartu microSD sekaligus. Kualitas speaker juga sudah cukup oke untuk menunjang layar luasnya, meski masih mono.
Baterai
Berhasil hadirkan dukungan 5G, tentu OPPO harus sedikit memangkas beberapa fitur di bagian lainnya. Salah satunya untuk dukungan pengisian daya. Kalau seri kembarannya, A74 sudah mendukung fast charging 33 watt, OPPO A74 5G terbatas di 18 watt. Diklaim bisa mengisi hingga 68% dalam 60 menit.
Menurut saya masih oke, karena setidaknya kapasitas baterainya cukup besar di 5,000 mAh. Kelak ketika jaringan 5G sudah tersedia, tentunya baterai besar lebih dibutuhkan agar mampu mendukung penggunaan seharian penuh. Saat malam hari, fitur Battery Guard hadir untuk hindari overcharge ketika diisi daya semalaman.
Kesimpulan Awal
Lewat OPPO A74 5G, OPPO Indonesia seolah berhasil menentukan titik yang pas antara performa dan kelengkapan fitur. Dalam waktu di mana dukungan 5G lebih banyak hadir pada smartphone Rp5 jutaan ke atas, ketika berhasil dihadirkan ke harga yang jauh lebih murah, tentu sangat wajar bila banyak yang dikorbankan.
Namun situasi tersebut tak saya rasakan di smartphone ini. Performa chipset-nya melebihi ekspektasi dan sangat cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kamera masih oke, kapasitas baterai besar, layar dengan refresh rate tinggi, masih ditambah sensor NFC pula. Tergolong lengkap, bukan?
Cek harga smartphone OPPO di:
Spesifikasi OPPO A74 5G

General
| Device Type | Smartphone |
| Model / Series | OPPO A74 5G |
| Released | 21 April, 2021 |
| Status | Available |
| Price | Rp3.699.000 |
Platform
| Chipset | Qualcomm SM4350 Snapdragon 480 5G (8 nm) |
| CPU | Octa-core (2x2.0 GHz Kryo 460 & 6x1.8 GHz Kryo 460) |
| GPU | Adreno 619 |
| RAM (Memory) | 6GB LPDDR4x |
| Storage | 128GB UFS 2.1 |
| External Storage | Up to 256GB (dedicated slot) |
| Operating System | Android 11 |
| User Interface | ColorOS 11.1 |
Design
| Dimensions | 162.9 x 74.7 x 8.4 mm |
| Weight | 190 gram |
| Design Features | Warna: Fluid Black, Space Silver |
| Battery | 5,000 mAh, 18W Quick Charge |
Display
| Screen Type | LTPS IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors |
| Size and Resolution | 6.5" 90Hz, full HD+ 2400x1080 pixels (405 ppi) |
| Touch Screen | Capacitive Touchscreen |
| Features |
Widevine L1 certified AI Backlight |
Network
| Network Frequency | GSM / HSPA / LTE / 5G |
| SIM | Dual-SIM |
| Data Speed | HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G |
Camera
| Multi Camera | Yes (Rear) |
| Rear | 48 MP, f/1.7, 26mm (wide), 1/2.0", 0.8ยตm, PDAF; 8 MP, f/2.2, 16mm, 119ห (ultrawide), 1/4.0", 1.12ยตm; 2 MP, f/2.4, (macro); 2 MP, f/2.4, (black & white) |
| Front | 16 MP, f/2.0, 26mm (wide) |
| Flash | Yes |
| Video | Front Camera: 1080P/720P@30fps; Rear Camera: 1080P/30fps; 1080P/30fps; 720P@60fps/30fps |
| Camera Features |
AI Scene Enhancement 3.0 Ultra 108MP Clear Image Night Filters Expert Mode Panorama |
Connectivity
| Wi-fi | WLAN 2.4G / WLAN 5.1G / WLAN 5.8G, WLAN Display |
| Bluetooth | 5.1, A2DP LE |
| USB | 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go |
| GPS | Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS |
| HDMI | No |
| Wireless Charging | No |
| NFC | |
| Infrared | No |
Smartphone Features
| Multimedia Features |
โข Super Power Saving Mode โข Super Night Time Standby โข Icon Pull Down gesture โข Quick Return Bubble |
| FM Radio | Yes |
| Web Browser | HTML 5 |
| Messaging | SMS, MMS, Online |
| Sensors | Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass |
Disclaimer: artikel ini merupakan kerja sama dengan OPPO Indonesia
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



