Masih dalam periode awal tahun 2026, Infinix mencoba untuk hadirkan sesuatu yang berbeda, lewat hadirnya sebuah smartphone yang mencoba untuk menyasar segmen lebih premium. Melalui Infinix NOTE 60 Pro 5G, perangkat ini diharapkan mampu tampil naik kelas, lewat sejumlah peningkatan yang dibawa. Mulai dari aspek desain, fitur ekstra, hingga performanya yang juga meningkat signifikan.
Ya, bila dibandingkan dengan generasi sebelumnya, bisa dibilang peningkatan spesifikasi Infinix NOTE 60 Pro 5G cukup menyeluruh—meski memang, sejatinya ini bukanlah varian tertinggi, karena Infinix juga menyiapkan opsi Ultra dengan setup kamera serta desain semakin eksklusif. Sejumlah opsi baru pada lini Infinix NOTE tahun ini seolah menyatakan bila Infinix ingin ikut bersaing pada segmen yang lebih tinggi.
Kalau sejak dulu dikenal berhasil memberikan value cukup tinggi dalam banderol harga terjangkau, apakah opsi barunya dengan harga lebih mahal kali ini tetap menarik untuk dilirik? Berikut review Infinix NOTE 60 Pro 5G selengkapnya.
Desain

Menyasar segmen yang lebih premium, desain Infinix NOTE 60 Pro 5G dibuat berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, tampil lebih mewah dengan material aluminium unibodi. Tersedia dalam cukup banyak opsi warna, varian Mist Titanium seperti yang saya ulas terlihat cukup modern. Bisa dibilang membawa warna yang sedang tren, seperti yang tersedia pada opsi flagship terbaru rilisan tahun ini.



Selain terlihat mewah, Infinix NOTE 60 Pro 5G juga terasa solid dalam genggaman. Meski semua sisinya terlihat flat dan tegas, sudut-sudut perangkat terasa cukup nyaman dalam genggaman. Profilnya pun cukup tipis, mulai kisaran 7,4mm, dengan bobot 201 gram. Pada bagian ini, memang terasa naik kelas. Hanya menurut saya, ke depannya Infinix harus bisa tingkatkan standar sertifikasi perangkat, dari IP64 menjadi lebih tinggi agar punya durabilitas lebih prima.
Modul kamera besar yang tampil di belakang, bukanlah tanpa alasan—pada setengah bagian kanannya, Infinix sematkan sebuah fitur baru yang menarik sekaligus fungsional. Yakni sebuah Active Matrix Display, sebuah panel dot piksel khusus yang memiliki kustomisasi dan fungsi cukup banyak, dan bisa sama sekali tidak terlihat saat tidak diaktifkan. Apa saja fungsinya? Selain penunjuk notifikasi penting, juga bisa menampilkan hewan peliharaan digital, sampai memberikan fungsi permainan sederhana.
Gimmick yang cukup menarik untuk dapat dihadirkan pada sisi belakang Infinix NOTE 60 Pro 5G, tidak hanya sebagai aspek visual tambahan, namun juga membawa manfaat tersendiri. Panel tersebut dipasangkan dengan lampu RGB pada sisi kirinya, di dalam “rumah” berbentuk persegi, dan juga dapat aktif pada skenario penggunaan tertentu. Overall, selain tampil dan terasa premium, Infinix mencoba untuk berikan sesuatu yang berbeda untuk melengkapi aspek desain Infinix NOTE 60 Pro 5G.
Layar

Selain naik kelas dari aspek desain, layar Infinix NOTE 60 Pro 5G juga bisa dibilang telah memenuhi standar flagship, mulai dari kualitas panel yang digunakan, hingga keempat sisi bezel-nya yang sudah dibuat tipis dan relatif sama tipisnya, yakni hanya 1,87mm. Memberikan impresi yang lebih imersif ketika digunakan untuk menonton tayangan favorit maupun saat bermain game.
Layar Infinix NOTE 60 Pro 5G hadir dalam ukuran 6,78 inci, namun tidak begitu terasa bongsor berkat tepi layar tipisnya. Panel yang digunakan beresolusi 1.5K, berjenis AMOLED dengan tingkat kecerahan maksimum sampai 4500 nits, alias sangat nyaman digunakan di luar ruangan ketika cuaca terik sekalipun. Tidak hanya itu, refresh rate hingga 144Hz juga relatif tinggi secara angka, umumnya hanya ditawarkan lewat smartphone yang lebih fokus pada performa gaming.
Kualitas layarnya bisa dibilang sudah sangat memuaskan, dengan warna vivid dan kontras tinggi, lengkap dengan opsi untuk mengatur warna layar Infinix NOTE 60 Pro 5G agar lebih natural atau saturated. In-display fingerprint sensor yang terintegrasi pun cukup dapat diandalkan, dengan akurasi yang baik. Sementara proteksi Gorilla Glass 7i memberikan rasa aman ekstra ketika tidak sengaja terjatuh atau mengurangi risiko munculnya goresan pada permukaan layar.
Meski memang, Infinix sudah menyematkan lapisan antigores sejak awal pembelian. Untuk bagian satu ini, catatan saya hanya ada pada fitur always-on display yang, sayangnya, masih belum bisa dibuat terus aktif, alias hanya memiliki limit waktu hitungan detik saja. Sedikit disayangkan, padahal opsi yang ditawarkan cukup beragam.
Kamera

Meski pada modul kamera belakangnya yang besar terlihat seolah punya tiga rumah kamera berbeda, sejatinya kamera Infinix NOTE 60 Pro 5G dibekali dua sensor utama, yang kemudian dipasangkan dengan sensor ekstra khusus untuk mengatur kecepatan rana. Sensor utamanya beresolusi 50MP f/1.59 dan sudah diperkuat OIS, sementara yang berada di sebelahnya adalah ultra-wide 8MP f/2.2 untuk menangkap sudut pandang ekstra lebar.
Infinix sebutkan bila setup kamera Infinix NOTE 60 Pro 5G dirancang tetap optimal meski dalam skenario malam hari, serta membawa teknologi Ultra HDR pertama pada smartphone Infinix, selain fitur ekstra lainnya seperti dukungan Live Photo. Langsung saja, bagaimana dengan kualitas kameranya? Relatif mampu hasilkan warna yang true-to-life, hanya saja masih perlu penyempurnaan dalam sejumlah aspek.
Infinix sediakan opsi 2x digital zoom, hingga tiga opsi focal length pada mode portrait hingga 50mm. Hasil foto portrait cenderung memuaskan dengan separasi optimal dan warna kulit natural, hanya saja terkadang detail kurang tertangkap secara maksimal, termasuk dalam kondisi pencahayaan berlimpah. Sensor ultra-wide mampu menangkap bidang luas, tetapi karena resolusinya terbatas, detail dapat berkurang terutama dalam kondisi malam hari.
Saya rasa seharusnya sensor yang disematkan mampu menangkap gambar yang lebih memuaskan, terutama untuk segmen harga yang disasar, sehingga saya berharap Infinix mampu meningkatkan kualitas foto Infinix NOTE 60 Pro 5G melalui pembaruan perangkat lunak ke depannya. Hasil foto kamera Infinix NOTE 60 Pro 5G dapat kamu akses secara lengkap lewat album berikut ini.
Bagaimana dengan opsi perekaman videonya? Infinix NOTE 60 Pro 5G mendukung resolusi hingga 4K30 baik pada kamera selfie maupun kamera utama, sementara untuk ultra-wide maksimum pada resolusi 2K. Kalau mau berpindah antar sensor utama dan ultra-wide, bisa pada resolusi 1080p30—begitu pula opsi portrait video yang hanya tersedia dalam tingkat resolusi tersebut.
Kabar baiknya, stabilisasi bisa tetap aktif dalam perekaman resolusi tertinggi. Hanya saja, bila aktif pada kamera depan, sudut pandang bakal sedikit terpotong. Setidaknya memberikan keleluasaan opsi, membuatnya pas untuk vlogging, dengan footage yang relatif berkualitas. Warna natural, dynamic range bukan yang terbaik, namun dapat mengimbangi kecerahan wajah.
Fitur

Ada banyak sekali fitur ekstra yang ditawarkan oleh Infinix NOTE 60 Pro 5G, lewat kombinasi hardware maupun software. Smartphone ini menjalankan XOS terbaru berbasis Android 16, dengan janji hingga 3 kali pembaruan versi OS dan 5 tahun pembaruan keamanan rutin. Secara tampilan antarmuka, meski terlihat memanjakan mata, sangat terlihat bila Infinix benar-benar terinspirasi dengan iOS.
Mulai dari elemen-elemen transparan di dalamnya, bentuk panel notifikasi, hingga pilihan wallpapernya. Namun yang membuatnya lebih unggul, ada pada fitur AI yang bisa dibilang sangat komplit. Mulai dari asisten suara Folax yang mampu menjawab berbagai pertanyaan kompleks, fitur untuk translasi hingga meringkas teks sampai transkrip rekaman suara. Selain itu semua, Infinix juga sematkan dua tombol fisik pada kedua sisi bodi smartphone, dengan fungsi berbeda.
Di sebelah kiri atas bodi Infinix NOTE 60 Pro 5G, terdapat One-Tap Button yang bisa difungsikan sebagai pintasan cepat, baik untuk akses lampu kilat, perekaman suara, hingga pintasan kustom sesuai keinginan. Lalu selain sensor sidik jari in-display yang terintegrasi ke bagian dalam layar, juga ada sensor tambahan sejenis yang disematkan ke sisi kanan bawah smartphone. Fungsinya? Untuk pemantauan kesehatan terintegrasi.

Hanya dengan meletakkan jari di atas permukaan sensor tersebut, kamu akan mendapatkan berbagai informasi kesehatan seperti tingkat SpO2, hingga variasi denyut jantung alias HRV, yang kemudian diproses dan ditampilkan secara informatif. Fitur ini bakal sangat berguna bila Gizmo friends memang tidak menggunakan perangkat tambahan seperti smartwatch yang juga menawarkan fungsi sejenis, sehingga bisa tetap pantau kesehatan lebih menyeluruh.
Untuk sektor audio, Infinix NOTE 60 Pro 5G diperkuat oleh setup speaker stereo yang kembali berkolaborasi dengan JBL. Kualitasnya sendiri cukup oke, dengan detail dan volume yang pas, meski tidak spesial. Sementara melengkapi output audio tersebut, vibration motor sudah cukup nyaman ketika diaktifkan pada papan ketik virtual. Hadir pula fitur lain seperti IR Blaster yang dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan berbagai jenis elektronik rumah.
Performa

Dibandingkan generasi sebelumnya yang masih menggunakan cip 4G, performa Infinix NOTE 60 Pro 5G bisa dibilang mendapatkan peningkatan yang cukup signifikan. Mengusng cip Snapdragon 7s Gen 4 rilisan Qualcomm yang tergolong baru, skor Antutu yang dicetak kini melampaui angka 1,1 juta. Semakin bersaing di segmennya, membuatnya lebih gesit baik untuk multitasking maupun bermain game.
Tampilan antarmuka XOS yang semakin clean dan fluid seolah menambah rasa gegas ketika berpindah aplikasi yang diakses sehari-hari. Bagaimana dengan kemampuannya dalam bermain game? Untuk MLBB, mendukung opsi rata kanan hingga 120fps, sementara game seperti PUBG Mobile dengan setting visual cukup tinggi, bisa jalan pada rentang 60-90fps. Kalau mau main Genshin Impact, masih cukup enjoyable, bisa berjalan di atas 30fps dalam setting grafis medium.
Dalam memberikan performa lebih lancar saat sedang digunakan secara intensif, Infinix NOTE 60 Pro 5G membawa sistem pendingin khusus engan vapor chamber yang dirancang luas, diklaim mampu menurunkan suhu sampai 3 derajat Celsius. Dipasangkan dengan material aluminium unibody yang optimal dalam menghantarkan panas, bodi smartphone relatif dingin, tidak pernah sampai overheat atau mengganggu pemakaian.
Baterai

Dalam profilnya yang relatif tipis lengkap dengan fitur ekstra seperti layar sekunder pada sisi bodi belakangnya, kapasitas baterai Infinix NOTE 60 Pro 5G tergolong cukup besar, mencapai 6500 mAh. Dipasangkan dengan cip rilisan Qualcomm yang relatif baru, bisa dibilang daya tahannya memuaskan. Pas untuk penggunaan yang lebih aktif hingga seharian penuh, dan bisa sampai keesokan paginya. Belum bisa sampai dua hari penuh, kecuali dalam skenario penggunaan lebih ringan serta memanfaatkan mode hemat dayanya.
Menurut saya, ada dua poin unggulan yang dimiliki oleh Infinix NOTE 60 Pro 5G, khusus pada sektor baterai. Pertama, kemampuan pengisian dayanya yang mendukung 90W FastCharge, 30W secara nirkabel, serta dukungan reverse wireless charging. Sehingga ketika daya hampir habis, mengisi daya sampai 50% hanya membutuhkan kisaran waktu 20 menit. Sementara untuk mencapai penuh, perlu sedikit melebihi 1 jam. Secara nirkabel bisa, mengisi aksesori lainnya alias berbagi daya juga bisa, dukungan bypass charging pun hadir.
Aspek menarik kedua, ada pada teknologi dan masa pakai baterainya. Infinix mengklaim bila baterai Infinix NOTE 60 Pro 5G bakal tetap optimal meski digunakan hingga 6 tahun ke depan—sebuah janji yang memang sudah mulai umum ditawarkan sebagai keunggulan. Yang berbeda, Infinix sematkan teknologi “Battery Self-Healing” pertama di industri, di mana setelah 200 kali siklus pengisian, bisa otomatis meningkatkan kesehatan baterai 1%. Tentunya untuk yang satu ini hanya dapat dibuktikan setelah skenario penggunaan jangka panjang.
Kesimpulan

Sejumlah peningkatan yang dibawa mulai dari performa, kemampuan kamera, hingga fitur ekstra seperti Active Matrix Display, mencoba hadir sebagai justifikasi peningkatan harga Infinix NOTE 60 Pro 5G. Namun tidak dapat dipungkiri, kompetitor yang sudah bersaing lebih dulu pada segmen harga setara juga menawarkan pilihan tidak kalah menarik.
Bila diintip melalui situs e-commerce, smartphone ini bisa didapat dengan harga mulai Rp4,7 jutaan, dengan potongan harga tambahan dari masing-masing platform. Dan kalau memang Gizmo friends bisa mendapatkannya dalam kisaran harga tersebut, sah-sah saja sebagai opsi paling menarik. Saya berharap Infinix bisa meningkatkan beberapa aspek fitur melalui software update, termasuk pada sektor kameranya.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




