Bukan lagi flagship killer, tapi flagship premium. Mencoba untuk berikan opsi yang lebih tinggi lagi, realme Indonesia baru saja meresmikan smartphone terbaiknya di awal tahun 2022. Tak lama setelah diperkenalkan pada ajang MWC 2022, realme GT 2 Pro kini siap bersaing dengan flagship lain rilisan Samsung dan Apple.
Ya, ke depannya realme bakal lebih banyak bermain pada segmen smartphone premium lewat lini GT Series mereka. Di Indonesia sendiri, sebelumnya telah hadir dua opsi yang bermain di kelas harga lebih terjangkau. Nah, yang satu ini jadi yang paling mahal, walaupun tak semahal realme X50 Pro 5G yang sempat hadir resmi juga.
Overall, setelah menjajalnya selama kurang lebih tiga minggu, saya merasa realme berhasil menggunakan “racikan” yang pas. Berikan penawaran flagship yang benar-benar terasa premium, walaupun harganya relatif lebih murah. Fitur bukan yang paling lengkap, tapi hal esensial seperti performa, layar, kamera dan baterai tergolong memuaskan. Berikut ulasan lengkap realme GT 2 Pro.
Desain

Saat pertama kali diluncurkan, saya pribadi agak bingung dengan penyebutan material berbahan dasar kertas pada realme GT 2 Pro—apakah bakal rentan seperti kertas seutuhnya dan beberapa kekhawatiran lainnya. Nyatanya tidak, karena bodi smartphone ini terasa cukup rigid alias kokoh, berikan impresi selayaknya menggenggam flagship premium.

Material bodi belakangnya dirancang menggunakan polimer berbasis bio, dirancang untuk mereplikasi pola yang seperti kertas. Saat digenggam, terasa sedikit kasar tapi juga tetap halus secara keseluruhan. Membuatnya tidak licin, serta terbebas dari bekas sidik jari—setidaknya pada opsi warna Paper White yang saya gunakan kali ini.

Lewat Paper Tech Master Design yang dirancang bersama Naoto Fukasawa, realme juga membuat proses produksinya lebih ramah lingkungan. Penggunaan material spesial pada realme GT 2 Pro mampu mengurangi emosi karbon hingga 35,5% selama produksi, atau 63% lebih sedikit per kilogramnya. Lalu hal yang ditakutkan lainnya untuk smartphone warna putih, “cepat kotor nggak?”
Surprisingly, tidak juga. Menggunakannya secara penuh tanpa case tak lantas membuat warna putihnya menggelap. Ketika terkena kotoran, cukup dibersihkan dengan sedikit air. Bahkan kamu bisa mencoret bodi pakai pensil dan menghapusnya secara bersih. Nah, sedikit kekurangan ada pada absennya sertifikasi IP rating. Membuatnya tak bisa sepenuhnya dibawa ke dalam air.
Layar

Secara dimensi, layar realme GT 2 Pro tergolong luas di 6,7 inci. Meski begitu, perangkat tak terasa besar saat digenggam, berkat dimensinya yang relatif tipis di 8,2mm lengkap dengan keempat bezel tipis yang hampir simetris. Panelnya merupakan yang terbaik dari realme; AMOLED LTPO 2.0, resolusi 2K, dukungan 1 milyar warna, 120Hz, hingga 1400 nits dan dukungan HDR10+.
Pokoknya secara spesifikasi, sudah yang terbaik, lengkap dengan perlindungan Gorilla Glass Victus dan sensor sidik jari in-display yang bisa membaca detak jantung. Dengan LTPO 2.0, layar smartphone ini bisa bekerja secara adaptif, dari 120Hz turun ke 1Hz ketika menampilkan gambar statis, diklaim bisa menghemat daya baterai sampai 50%. Resolusi layar bisa diturunkan ke full HD+ kalau ingin lebih hemat.

Yang saya suka, realme berikan sejumlah opsi tambahan menarik terkait reproduksi warna. Ada fitur Natural tone display untuk menyesuaikan keseimbangan putih bergantung dari pencahayaan di sekitar, serta O1 Ultra Vision Engine yang bisa tingkatkan warna pada video dan ketajaman pada foto. Kecerahan layarnya sendiri sudah sangat cukup untuk penggunaan luar ruangan.
Mengimbangi layarnya yang superior, realme menyematkan vibration motor terbaik, atau setidaknya salah satu yang terbaik yang pernah saya coba di smartphone flagship masa kini. Getarannya presisi dan kuat (bisa diubah sesuai selera juga), sangat terasa nyaman ketika digunakan saat mengetik lewat keyboard virtual. Hal kecil yang beri kontribusi baik terhadap penggunaan harian.
Kamera

Efisien dan efektif. Dua kata tersebut rasanya cocok untuk menggambarkan setup kamera belakang realme GT 2 Pro. Jumlahnya hanya tiga, namun masing-masing sensor gunakan jenis berbeda yang bisa berikan pengalaman ambil gambar paling fleksibel saat ini. Sedikit saya bahas masing-masing spesifikasinya.
Kamera realme GT 2 Pro didukung oleh dua sensor beresolusi 50MP. Sensor utamanya gunakan Sony IMX766 dengan OIS—iya, sama seperti realme 9 Pro+, namun hasil tentu bisa berbeda berkat dukungan ISP lebih baik dari chipset. Sensor kedua adalah Samsung JN1, berikan sudut pandang sangat lebar mencapai 150 derajat, alias paling lebar di kelas flagship masa kini. Sensor ketiga adalah mikroskop dengan pembesaran sampai 40x, untuk detail objek terdekat dan terkecil.

Ya, realme GT 2 Pro memang tak dilengkapi sensor telefoto khusus. Namun ketika ambil foto dengan 2x zoom (digital), saya cukup puas dengan hasilnya, berikan detail yang tak jauh berbeda dibandingkan 1x zoom. Secara keseluruhan, tangkapan dari sensor utama sangat memuaskan, dengan tone warna yang cukup akurat. Seperti seri realme lainnya, kamu bisa aktifkan AI scene enhancement bila ingin lebih kaya warna.
Efek HDR mampu seimbangkan exposure pada berbagai kondisi pencahayaan menantang, sementara sensor ultra-widenya juga mampu imbangi hasil foto dari sensor utama dengan warna mendekati. Termasuk kualitas foto malam atau di dalam ruangan, di atas rata-rata flagship sekelas, meski belum ada autofokus pada sensor ini.
Ingin ambil foto dengan sensor ultra-wide tapi tak ingin obyek berubah bentuk? Jangan khawatir, karena fitur koreksi distorsi kameranya bekerja sangat baik. Tapi kalau ingin pakai potensi penuh, kamu bisa gunakan mode 150 derajat khusus. Di dalamnya, bahkan ada mode fish-eye yang bisa dihasilkan dalam sekali jepret instan.
Hasil foto lengkap dari kamera realme GT 2 Pro bisa kamu cek pada album berikut ini.
Selain kualitas foto, kualitas video realme GT 2 Pro juga patut diacungi jempol. Tak hanya hingga resolusi 4K 60fps, juga tersedia opsi 8K 24fps yang masih dilengkapi dengan stabilisasi berbasis optik. Kamu bisa berpindah secara mulus dari sensor utama ke ultra-wide (maksimum 4K), plus manfaatkan fitur Dual View Video untuk dua sudut pandang bersamaan.
Yang menurut saya bisa ditingkatkan adalah kualitas dari kamera depan, serta opsi untuk mengambil foto portrait dengan 2x digital zoom. Sisanya bisa dibilang setara flagship, baik secara kualitas maupun banyaknya opsi yang disediakan.
Fitur

realme GT 2 Pro sudah dipasangkan dengan realme UI 3.0 berbasis Android 12. Tampilannya tak banyak berubah dari generasi sebelumnya, dan bisa dibilang mendekati Android murni. Namun dengan kustomisasi yang cukup banyak, mulai dari penggantian font sampai tingkatan warna hitam pada dark mode yang bisa diubah.
realme GT 2 Pro punya setup speaker stereo yang didukung oleh Dolby Atmos. Secara kualitas sudah oke, berikan output lantang meski detail seperti instrumen musik agak sedikit hilang. Ketika kamu melihat sekeliling perangkat, masing-masing dilengkapi oleh garis antena khusus. Hal tersebut merupakan bagian dari sistem antena array matrix.
Hasilnya? realme GT 2 Pro punya kemampuan menangkap sinyal nirkabel di atas rata-rata. Tak hanya itu, sensor NFC-nya pun dibuat 360 derajat. Dengan begitu, kamu tak perlu mengarahkan kartu e-money ke sudut khusus. Asal di bagian setengah atas bodi smartphone, bakal tetap sukses untuk cek maupun isi saldo kartu, atau pairing ke perangkat yang mendukung.
Performa

Meski penawaran kali ini juga unggulkan desain dan kamera, realme tetap membawa DNA yang dibawa oleh seri GT pertama, yakni performa terbaik. Chipset terbaru Snapdragon 8 Gen 1 disematkan pada smartphone ini, gunakan fabrikasi 4nm lengkap dengan RAM 12GB (yang bisa ditingkatkan sampai 19GB lewat fitur RAM Expansion).
Kamu bakal bisa merasakan performa kencang sejak pertama kali setup smartphone ini, di mana proses instal aplikasi bakal terjadi sangat singkat. Begitu pula ketika bermain gim seperti Genshin Impact atau Pokemon UNITE, bakal terasa nyaman didukung oleh touch sampling rate layar hingga 1000Hz. Nah, suhu panas justru lebih terasa pada bagian frame, alih-alih bodi belakang.
Kok bisa? Dugaan saya karena dua hal; material bodi belakang yang secara efektif meredam panas dari dalam, dan tentunya sistem pendingin berbasis hardware yang disematkan di dalamnya. realme GT 2 Pro membawa sistem Stainless Steel Vapor Cooling Max yang diklaim punya area permukaan paling luas di smartphone, bisa turunkan suhu sampai 19 derajat Celsius.
Suhu panas tersebut hanya saya rasakan ketika sedang jalankan aplikasi uji benchmark lewat mode GT, atau jalankan gim berat sembari akses data seluler saja. Selain itu, akses aplikasi sehari-hari atau akses kamera tak menimbulkan panas berlebih. Tak perlu sampai khawatir dan merasa harus mematikan perangkat seperti flagship yang pernah saya jajal tahun lalu.
Baterai
Secara kapasitas mungkin tergolong standar, dan umumnya ketika menggunakan flagship, saya tidak bisa benar-benar leluasa agar baterai bisa bertahan sampai tengah malam. Namun dengan kapasitas 5,000 mAh di realme GT 2 Pro, saya bisa menggunakannya sampai keesokan pagi hari dengan intensitas penggunaan serupa.
Penggunaan layar LTPO 2.0 dan chipset 4nm rasanya memiliki andil cukup tinggi, membuat konsumsi daya lebih efisien. Nah, ketika baterai habis, adaptor 65W SuperDart bisa isi daya dari kisaran 5% hingga penuh dalam waktu sekitar 35 menit saja. Kombinasi baterai awet seharian dan pengisian instan ini benar-benar menyenangkan.
Memang, realme GT 2 Pro belum didukung dengan wireless charging. Tapi tak jadi masalah bagi saya, karena; pengisian tanpa kabel membutuhkan waktu lebih lama, dan kalau realme sematkan modul tersebut, kapasitas baterai bakal harus dikurangi. Mengingat bodi smartphone ini masih tergolong tipis.
Kesimpulan

Walaupun hadir sebagai flagship premium, realme Indonesia tetap bisa hadirkan smartphone terbaiknya dengan harga lebih murah dari opsi flagship kebanyakan yang ada saat ini. Tampil stylish dan berbeda, sembari membawa pesan positif untuk berkontribusi terhadap keberlangsungan lingkungan. Harganya? Lebih murah dari flagship tahun lalu.
Performa kencang, layar superior, baterai awet dengan pengisian daya cepat, serta kamera yang bisa mengambil berbagai sudut pandang berbeda. realme GT 2 Pro bisa menjadi salah satu flagship dengan value terbaik yang hadir di awal tahun 2022 ini. Menjadi perangkat yang sangat mudah saya rekomendasikan.
Spesifikasi realme GT 2 Pro

General
| Device Type | Smartphone |
| Model / Series | realme GT 2 Pro |
| Released | 22 Maret, 2022 |
| Status | Available |
| Price | Rp9.999.000 (12/256GB), Pre-sale Rp9.499.000 |
Platform
| Chipset | Qualcomm SM8450 Snapdragon 8 Gen 1 (4 nm) |
| CPU | Octa-core (1x3.00 GHz Cortex-X2 & 3x2.50 GHz Cortex-A710 & 4x1.80 GHz Cortex-A510) |
| GPU | Adreno 730 |
| RAM (Memory) | 12GB (LPDDR5) |
| Storage | 256 GB (UFS 3.1) |
| External Storage | - |
| Operating System | Android 12 |
| User Interface | realme UI 3.0 |
Design
| Dimensions | 163.2 x 74.7 x 8.2 mm |
| Weight | 189 gram |
| Design Features |
Warna: Paper White, Steel Black Paper Tech Master Design Gorilla Glass Victus |
| Battery |
5,000 mAh 65W SuperDART Charge |
Display
| Screen Type | Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors, 60Hz refresh rate |
| Size and Resolution | 6.7 inch, 3216x1440 |
| Touch Screen | Yes |
| Features |
509 PPI Corning Gorilla Glass Victus 120Hz refresh rate 1000Hz touch sampling rate 1,400 nits max brightness In-display fingerprint scanner w/ heart rate detection LTPO 2.0 panel |
Network
| Network Frequency |
GSM, WCDMA, TD-LTE, FDD-LTE GSM: 850/900/1800/1900MHz WCDMA: Bands 1/5/8 FDD-LTE: Bands 1/3/5/8 TD-LTE: Bands 38/40/41 5G |
| SIM | Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by) |
| Data Speed | 5G |
Camera
| Multi Camera | Yes (Rear) |
| Rear | 50 MP, f/1.8, 24mm (wide), 1/1.56", 1.0µm, multi-directional PDAF, OIS; 50 MP, f/2.2, 15mm, 150˚ (ultrawide); 3 MP, f/3.3, (microscope), AF, 40x magnification |
| Front | 32 MP, f/2.4, 26mm (wide), 1/2.74", 0.8µm |
| Flash | Yes |
| Video | 8K 24fps, 4K 30/60fps; 1080P, 30/60fps; 720P, 30/60/960fps; EIS |
| Camera Features |
UIS Video Stabilization Video Bokeh AI Scene Detection Ultra Nightscape Starry Mode Expert Mode Portrait Mode HDR Pro mode Movie mode Tilt Shift Timelapse tilt-shift Starry time-lapse video Dual View Video Stree Photography Mode 150-degree Mode Fish-eye Mode |
Connectivity
| Wi-fi | Wi-Fi 6 |
| Bluetooth | v5.2, A2DP, LE, aptX HD |
| USB | USB Type C |
| GPS | GPS, aGPS, GLONASS, BDS |
| HDMI | No |
| Wireless Charging | No |
| NFC | |
| Infrared | No |
Smartphone Features
| Multimedia Features |
- MP4/H.264/FLAC player - MP3/eAAC+/WAV player - Document viewer - Photo viewer/editor |
| FM Radio | Yes |
| Web Browser | HTML5 |
| Messaging | SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email, IM |
| Sensors | Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, color spectrum |
| Other |
Kelengkapan: realme GT 2 Pro 65W SuperDart Charger USB Type-C Cable Protect Case SIM Card Tool Important Info Booklet with Warranty Card |
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




