Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review realme X50 Pro 5G: Yang Terbaik untuk Fans

11 7.259

Flagship terbaik dari realme yang sudah mendukung konektivitas 5G, akhirnya secara resmi dihadirkan ke Indonesia. Setelah dirilis awal tahun kemarin, kemudian dilanjutkan dengan sesi preview di Jakarta, kali ini realme X50 Pro 5G resmi menjadi flagship terbaru untuk konsumen di Tanah Air.

Spesifikasi di atas kertas tentu bisa dibilang setingkat dengan flagship lain rilisan 2020. Berbeda dengan realme X3 SuperZoom yang hadir dengan harga terjangkau, realme X50 Pro bisa dibilang sebagai flagship yang benar-benar cocok dianggap sebagai penerus dari seri realme X2 Pro. Tidak ada yang dikurangi pada smartphone ini.

Sebenarnya, smartphone ini mampu hadirkan pengalaman penggunaan yang cukup memuaskan secara keseluruhan. Dengan catatan, bila harganya sesuai, atau setidaknya tidak terpaut jauh dari harga jual di negara lainnya. Namun realme Indonesia membanderol perangkat ini cukup mahal. Dengan begitu, tentu semua fitur yang ada harus hadir sempurna, agar sesuai dengan harga jualnya.

Lalu apakah memang smartphone flagship dari realme yang dijual secara terbatas ini bisa menjustifikasi harga yang tinggi? Inilah ulasan lengkap realme X50 Pro 5G.

Desain

Bila Gizmo friends tidak terlalu umum dengan desain smartphone realme kebanyakan, maka saat melihat tampilan realme X50 Pro 5G, pasti akan cukup terkesima. Desain bodi belakangnya dirancang dengan elegan, memiliki modul kamera yang tidak terlalu menonjol jika dibandingkan dengan flagship lainnya.

Begitu pula dengan opsi warna yang dihadirkan. Selain warna yang menyerupai merah karat (Rust Red), unit yang saya ulas adalah varian warna hijau lumut atau Moss Green. Warna hijaunya sangat kalem, namun terlihat premium dengan permukaan kaca doff yang mampu mencegah bekas sidik jari. Gradasi menarik akan terlihat saat menangkap berbagai sumber cahaya sekitar.

Kabarnya, dua warna ini terinspirasi dari material misterius dari luar angkasa. Sementara untuk hasilkan tekstur warnanya, perlu melalui enam proses pelapisan dan pengecatan selama 21 hari. Terdengar impresif? Memang. Namun sekali lagi, ini bila Gizmo friends belum familiar dengan desain dari smartphone realme.

Desain realme X50 Pro 5G

Namun jika sudah, memegang smartphone ini akan terasa seperti memegang seri lainnya. Bagaimana tidak, desainnya hampir sama persis dengan realme X3 SuperZoom maupun realme 6 series, yang dibanderol jauh lebih murah. Tidak dirancang lebih tipis, dan terasa berat meski beberapa orang bakal menganggapnya sebagai kokoh. Memang, feel saat dipegang terasa berbeda. Namun jika hanya dilihat, akan susah untuk membedakan antara satu dan lain produk.

Layar

Layar realme X50 Pro 5G

Ketika realme memperkenalkan layar 120Hz di X3 SuperZoom, saya pribadi lebih memilih untuk menggunakan layar 90Hz dengan panel SuperAMOLED seperti yang ada pada realme X2 Pro. Dan saya cukup senang ketika realme seolah mendengarkan pendapat saya, kembali membawanya di realme X50 Pro 5G. Bedanya, kali ini ditingkatkan dengan penggunaan kamera dual punch-hole.

Resolusinya sendiri full HD+, mendukung touch sampling rate 180Hz, dan sudah terlindungi lapisan kaca Corning Gorilla Glass 5. Untuk reproduksi warnanya sendiri, cukup gonjreng khas AMOLED, dan bisa menyala terang hingga 1000 nits bila diperlukan. Untuk tingkatan akurasi warna, tersedia 3 mode yang dapat dipilih; Gentle untuk sRGB, Vivid untuk 100% DCI-P3, dan Brilliant untuk rentang warna lebih lebar.

realme berikan opsi refresh rate 90Hz untuk transisi animasi layar yang lebih halus. Dipadukan dengan performanya yang kencang, bernavigasi pada smartphone ini serasa cepat. Pilihan tampilan jam untuk always-on display-nya juga cukup beragam dan cocok untuk mengakomodir desainnya.

In-display fingerprint sensor realme X50 Pro 5G

Secara umum, tampilan depannya terlihat mirip bahkan dengan realme 6 Pro. Perbedaan yang paling terlihat adalah bezel bawahnya yang lebih ramping, hampir mendekati bezel kiri dan kanan. Serta dimensi kamera punch-hole di atas kiri, dan tentunya AOD serta in-display fingerprint sensor yang tidak bisa hadir di panel IPS. Dan seperti generasi sebelumnya, sensor sidik jarinya bisa berfungsi sangat cepat mencapai 0,27 detik, salah satu yang tercepat di flagship tahun ini.

Sensor sidik jari di realme X50 Pro 5G mengalami peningkatan dari segi keamanan dan tingkat akurasi pengenalan sidik jari, yaitu ketika membaca sidik jari sensor pengenal akan memproyeksikan cahaya putih.

Kamera realme X50 Pro 5G

Kamera realme X50 Pro 5G

realme X50 Pro 5G hadir dengan setup kamera yang sangat familiar, baik secara desain maupun spesifikasi masing-masing sensornya, baik di sisi depan maupun belakang. Sepertinya realme ingin menerapkan pepatah “if it ain’t broke, don’t fix it”. Namun menurut saya, pepatah tersebut kurang cocok untuk digunakan pada smartphone ini.

Pada bagian depan, terdapat kamera Dual In-display untuk ber-swafoto. Sensor utamanya punya resolusi tinggi 32MP, dengan bukaan f/2.5 menggunakan sensor Sony IMX616. Di sebelahnya, terdapat kamera ultra wide-angle 8MP f/2.2. Meski perekaman video maksimum hanya 1080p 30fps, fitur kamera depannya cukup lengkap.

Mulai dari stabilisasi video UIS, slow motion selfie, sampai efek video bokeh yang ditampilkan secara real-time. Kualitasnya pun cukup baik, mampu berikan detil yang cukup, kecuali sensor ultra-wide yang sewajarnya terlihat lebih halus. Mode Nightscape juga mampu menerima cahaya dengan lebih baik, jika penggunaan screen flash tidak memungkinkan.

Sensor utama, mode potret tanpa beautify.
Kamera depan penggunakan sensor ultra-wide 8MP, kualitas foto sedikit lebih halus dan kontras.
Menggunakan mode nightscape dengan sensor utama.

Sekarang beralih ke setup empat kamera belakangnya. Berurutan dari atas, terdapat sensor telefoto 12MP f/2.5 54mm, ekuivalen 2x optical zoom dan dapat berikan maksimum 20x hybrid zoom. Lalu di bawahnya ada sensor utama 64MP f/1.8. Masih sama seperti seri-seri sebelumnya, gunakan sensor Samsung GW1 tanpa OIS. Untuk flagship yang jauh lebih mahal, sejujurnya saya berharap ada peningkatan setidaknya dari sensor yang digunakan.

Baik sensor utama maupun telefoto belum dilengkapi dengan OIS, sehingga mengambil foto dengan kondisi kurang cahaya, termasuk saat gunakan mode Nightscape memerlukan tangan yang stabil. Walaupun saat mencoba mengambil foto dengan sensor telefoto, AI membantu proses pengambilan gambar dengan mereduksi guncangan, tetap saja hasilnya tidak sebaik OIS atau stabilisasi level hardware.

Mode foto yang diberikan pun juga sama seperti generasi sebelumnya, seperti Nightscape (yang bisa otomatis berganti ke Ultra Nightscape saat cahaya benar-benar minim), HDR, AI Dazzle Color untuk tingkatkan saturasi warna, mode resolusi tinggi 64MP sampai mode profesional dengan dukungan pengambilan format RAW.

Dan seperti yang saya perkirakan, ketika menggunakan kamera realme X50 Pro 5G, pengalaman beserta kualitas foto yang dihasilkan kurang lebih mirip dengan realme X2 Pro yang biasa saya gunakan sebagai daily driver. Paling kalau ada perbedaan, mungkin dari ISP yang lebih baik, dibawa dari chipset Snapdragon 865. Namun perbedaannya tidak begitu terlihat secara umum.

Terkadang pengambilan fokus cukup sulit untuk objek tertentu, terutama dalam kondisi cahaya cukup. Dan yang masih belum ditingkatkan adalah saturasi warnanya, terutama ketika digunakan untuk memotret objek manusia. Skin tone atau warna kulit selalu memiliki tendensi lebih hangat atau lebih cerah, bahkan ketika fitur AI sudah dimatikan. Termasuk kulit yang dibuat lebih halus.

Hasil foto lengkap dari realme X50 Pro 5G dapat diakses pada album berikut ini.

Sensor utama, indoor cahaya melimpah.
Sensor ultra-wide, outdoor cahaya melimpah.
Sensor telefoto, 2x zoom.
Outdoor gelap pekat, tanpa nightscape.
Menggunakan ultra nightscape.
Sensor utama, nightscape.
Sensor utama, nightscape.

Untuk perekaman videonya sendiri, mampu merekam hingga resolusi maksimum 4K dengan framerate 60fps. Namun perlu diingat, lensa ultra-wide hanya bisa merekam pada framerate 30fps. Saat proses perekaman video, pengguna bisa bebas berpindah lensa dari sensor ultra-wide, wide dan telefoto. Transisinya juga cukup mulus, bisa diatur kecepatan perpindahannya dengan pergeseran jari.

realme tentu juga hadirkan fitur stabilisasi video UIS (memanfaatkan sensor utama dengan 60fps) dan UIS Max (sensor ultra-wide, 30fps). Video benar-benar terlihat sangat stabill, cukup impresif untuk ukuran smartphone tanpa OIS. Hanya saja, khas stabilisasi digital pada umumnya, getaran video akan terlihat saat merekam dalam kondisi cahaya cukup maupun kurang.

Fitur

realme X50 Pro 5G

Smartphone ini menjalankan tampilan antarmuka realme UI berbasis Android 10. realme berikan beberapa sentuhan personal seperti fitur Dual Mode Music Share, Mode Fokus untuk beristirahat sejenak dari notifikasi yang masuk, serta Dark Mode yang juga dapat mengubah tampilan aplikasi pihak ketiga termasuk aplikasi seperti Gojek, Instagram, WhatsApp dan lainnya.

Yang paling saya suka secara pribadi adalah Edge lighting, dimana tepian layar akan menampilkan warna neon (atau dua opsi warna lainnya, sesuai selera) untuk memberitahukan jika ada notifikasi masuk. Terlihat elegan dan cocok untuk ditampilkan dari layar AMOLED.

Dan sesuai standar flagship lainnya, efek getar pada realme X50 Pro 5G terasa halus dan dapat diatur tingkatan getaran secara presisi saat diatur untuk papan ketik virtual, berkat penggunaan Tactile Linear Motor. Ini adalah fitur pembeda smartphone kelas menengah dan seri flagship, getarnya tidak asal kencang, namun lebih teratur.

Sedikit catatan pada sisi software, bloatware yang dibawa realme X50 Pro 5G ini cukup banyak. Meski banyak juga yang dapat di-uninstall, saya sedikit terganggu dengan aplikasi seperti J&T Express yang tidak bisa dihapus. Rasanya agak kurang pas, ketika saya sudah membayar mahal untuk sebuah flagship, saya tidak dapat menghapus aplikasi jasa antar barang yang tidak selalu saya gunakan.

Performa

realme X50 Pro 5G Benchmark

Mengusung slogan “Speed of the Future”, realme X50 Pro 5G menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 865 5G, dengan konfigurasi CPU octa-core hingga 2,84GHz serta GPU Adreno 650. Meski kencang, chipset ini juga dirancang hemat daya, dengan proses fabrikasi 7nm serta bantuan AI Engine generasi kelima.

Dipadukan dengan RAM 12GB LPDDR5 Quad-channel serta penyimpanan internal 256GB UFS 3.0, tentunya smartphone ini dapat melibas seluruh aplikasi maupun gim berat dengan sangat lancar. Agar performa bisa kencang secara konstan, realme X50 Pro 5G juga memiliki sistem pendingin khusus, 5D Vapor Cooling Pro.

Dengan vapor chamber serta beberapa lapis grafit solid, pendingin ini mencakup 100% area sumber panas di dalam smartphone. realme mengklaim jika kinerjanya lebih baik 339% dari generasi sebelumnya. Yah, selama pemakaian, memang tidak terasa panas yang signifikan. Paling hanya sedikit hangat, itu juga ketika kamera sedang digunakan secara intensif, atau nge-gim secara kontinyu.

Selain performa buka tutup aplikasi, kelancaran jaringan juga tentunya penting, terutama untuk Gizmo friends yang gemar akses gim mobile. Selain mendukung standar Wi-Fi 6, smartphone ini juga hadir dengan Dual Wi-Fi Acceleration. Dengan tersambung pada dua jaringan Wi-Fi sekaligus, selain lebih cepat, ketika salah satu jaringan terputus, pengguna bisa tetap terus bermain.

Selain antena Wi-Fi, realme X50 Pro 5G juga tentunya mendukung jaringan 5G, yang sayangnya belum bisa diulas mengingat belum tersedia di Indonesia. realme berikan total 12 buah antena di dalamnya; 3 antena untuk GPS, Bluetooth dan Wi-Fi, 1 antena NFC, dan 8 sisanya adalah antena khusus untuk menangkap jaringan 4G+5G.

Dengan jumlah antena yang banyak, benefit yang ditawarkan adalah performa tangkapan jaringan lebih baik, meski digenggam pada sisi manapun. Ketika nantinya jaringan 5G sudah tersedia, fitur Smart 5G membuat realme X50 Pro 5G dapat berpindah jaringan dari 4G ke 5G secara efisien, untuk menghemat konsumsi daya.

Baterai

65W SuperDART realme X50 Pro 5G

Berbeda dari seri smartphone terjangkau realme C series yang miliki kapasitas baterai besar mencapai 6,000mAh, realme X50 Pro 5G hadir dengan baterai cukup modis di 4,200 mAh, alias masih sama dengan X3 SuperZoom. Hal tersebut mungkin dikarenakan teknologi pengisian dayanya yang sangat cepat.

Untuk mendukung pengisian daya 65W SuperDart Flash Charge, realme harus menggunakan dua modul baterai terpisah. Dengan begitu, mengisi daya dua modul bersamaan dapat mempercepat proses pengisian. Sesuai dengan klaimnya, mengisi daya baterai realme X50 Pro 5G hingga penuh hanya membutuhkan waktu tak jauh dari 30 menit.

Yang cukup menyenangkan, selain SuperDart, smartphone ini juga mendukung teknologi fast charging lainnya seperti Quick Charge dan 18W Power Delivery. Sehingga mengisi menggunakan power bank pihak ketiga bisa tetap berjalan cepat, tak harus ke mana-mana membawa adapter bawaan. Adapternya sendiri juga spesial, menggunakan standar GaN dengan volume lebih kecil.

Untuk daya tahan baterainya sendiri, tidak ada yang spesial. Menggunakan refresh rate 90Hz dan mengaktifkan fitur always-on display, screen-on time dalam satu hari rata-rata sekitar 5 jam. Bukan yang paling irit, namun cukup untuk seharian, dan setidaknya dapat diisi secara sangat cepat bahkan ketika dipakai nge-gim sekalipun.

Kesimpulan

Kelengkapan realme X50 Pro 5G

Dalam perilisannya, realme Indonesia ingin menunjukkan bahwa pihaknya telah siap untuk memasuki era 5G, hadirkan sebuah perangkat terbaiknya yang mendukung konektivitas tersebut, meski secara resmi belum hadir di Indonesia. Secara tidak langsung, fitur kunci yang bisa dirasakan konsumennya berkurang, setidaknya untuk saat ini.

Memang, realme X50 Pro 5G punya spesifikasi yang bisa dibilang salah satu yang terbaik untuk kelas flagship. Chipset kencang, pengisian daya 65W SuperDart Flash Charge, layar dengan refresh rate 90Hz, sampai setup 64MP Quad Camera di belakangnya. Sayangnya, jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, peningkatan seperti pada sektor kamera tidak terpaut jauh. Saat yang lain telah membawa sensor periskop atau stabilisasi yang lebih canggih.

Dengan harga mencapai Rp12 juta, akan sangat wajar bila konsumen menuntut kesempurnaan di berbagai fitur yang dibawa pada sebuah smartphone. Jika Gizmo friends memang mencari smartphone kencang baik secara performa sampai pengisian daya, dan masih oke dengan kamera yang kurang bersaing dengan seri flagship lain, boleh saja memilih realme X50 Pro 5G. Smartphone ini mulai tersedia di pasar Tanah Air tanggal 25 Agustus 2020 di realme stores and toko Erafone di seluruh Indonesia dan dapatkan gratis realme Adventurer Luggage selama persediaan masih ada.


Cek harga smartphone realme di ecommerce:

Shopee.co.id Lazada.co.id Blibli.com ERASPACE JD.ID Tokopedia.com

Spesifikasi realme X50 Pro 5G

realme X50 Pro 5G
Klik pada gambar untuk spesifikasi lebih lanjut.

General

Device Type Smartphone
Model / Series realme X50 Pro 5G
Released 24 Agustus, 2020
Status Available
Price Rp11.999.000 (12GB/256GB)

Platform

Chipset 7nm Qualcomm Snapdragon 865 5G
CPU 7nm EUV, Octa-core, Up to 2.84GHz
GPU Adreno 650
RAM (Memory) 12 GB(LPDDR5)
Storage 256GB UFS 3.0
Operating System Android 10
User Interface realme UI 1.0

Design

Dimensions 158.96×74.24mm×8.9mm
Weight 205 gram
Design Features Warna: Moss Green, Rust Red
AG Glass
Battery 4200 mAh
65W SuperDART Flash Charge

Network

Network Frequency Jaringan 5G dengan frekuensi pita
[UK, France, Italy, Spain, Australia, Taiwan, Thailand, Malaysia, Singapore, United Arab Emirates, Saudi Arabia]
5G NR: n77/78/38/40/41/1/3/5/7/28*
FDD
LTE:B1/2/3/4/5/7/8/12/17/18/19/20/26/28/32/66
TD-LTE: B38/39/40/41/42
WCDMA: B1/2/4/5/6/8/19
GSM: 850/900/1800/1900
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Data Speed 4G LTE, 5G

Display

Screen Type Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors, 90Hz Ultra Smooth Display
Size and Resolution 6.44 inch, 2400×1080, 1000 nit
Touch Screen Yes
Features 100% DCI-P3 Color Gamut
Corning Gorilla Glass 5

Camera

Multi Camera Yes (Rear)
Rear 64MP main f/1.8 Samsung GW1 + 12MP telephoto f/2.5 + 8MP ultra-wide & macro f/2.3 + 2MP B&W f/2.4
Front 32MP Sony IMX616 f/2.5 + 8MP ultra-wide f/2.2
Flash Yes
Video 4K, 30/60fps 1080P, 30/60fps 720P, 30/60fps 1080P Slow-mo, 120fps 720P Slow-mo, 960fps EIS, stabilisasi gambar elektronik Photographing delay
Camera Features PDAF
Nightscape, Ultra Nightscape
Ultra HD
AI Dazzle Color
Portrait Mode
Expert Mode
HDR
UIS & UIS Max Video Stabilization
Video Bokeh
Slo-mo selfie

Connectivity

Wi-fi Wi-Fi is a popular wireless networking technology using radio waves to provide high-speed network connections that allows devices to communicate without cords or cables, Wi-Fi is increasingly becoming the preferred mode of internet connectivity all over the world. 802.11b/g/n, 2.4GHz
Bluetooth Bluetooth is a wireless communications technology for exchanging data between mobile phones, headsets, computers and other network devices over short distances without wires, Bluetooth technology was primarily designed to support simple wireless networking of personal consumer devices. v5.1, A2DP, LE, Supports aptX, aptX HD and LDAC
USB USB Type C
GPS GPS The Global Positioning System is a satellite-based radio navigation system, GPS permits users to determine their position, velocity and the time 24 hours a day, in all weather, anywhere in the world, In order to locate your position, your device or GPS receiver must have a clear view of the sky. GPS, aGPS, GLONASS, sistem navigasi Beidou
HDMI HDMI (High-Definition Multimedia Interface) is a compact audio/video interface for transferring uncompressed video data and compressed or uncompressed digital audio data from a HDMI-compliant source device to a compatible computer monitor, video projector, digital television, or digital audio device. No
Wireless Charging Wireless Charging (Inductive Charging) uses an electromagnetic field to transfer energy between two objects. This is usually done with a charging station. Energy is sent through an inductive coupling to an electrical device, which can then use that energy to charge batteries or run the device. No
NFC NFC (Near field communication) is a set of standards for smartphones and similar devices to establish peer-to-peer radio communications with each other by touching them together or bringing them into proximity, usually no more than a few inches.
Infrared Infrared connectivity is an old wireless technology used to connect two electronic devices. It uses a beam of infrared light to transmit information and so requires direct line of sight and operates only at close range. No

Smartphone Features

Multimedia Features - MP4/H.264/FLAC player
- MP3/eAAC+/WAV player
- Document viewer
- Photo viewer/editor
FM Radio Yes
Web Browser Web Browser => a web browser is a software application used to locate, retrieve and display content on the World Wide Web, including Web pages, images, video and other files, The primary function of a web browser is to render HTML, the code used to design or markup webpages. HTML5
Messaging SMS(threaded view), MMS, Email, Push Email, IM
Sensors Sensors are electronic components that detects and responds to some type of input from the physical environment. The specific input could be light, heat, motion, moisture, pressure and location, The output is generally a signal that is converted to use in computing systems, a location sensor, such as a GPS receiver is able to detect current location of your electronic device. Magnetic induction sensor / Light sensor / Proximity sensor / Gyro-meter / Acceleration sensor
Other realme X50 Pro 5G *1
65W SuperDart Charger (adapter 10V/6.5A) *1
Kabel USB Tipe-C *1
Case Pelindung *1
Lapisan Pelindung Layar *1
Alat pelontar Kartu SIM *1
Panduan Cepat dan Kartu Garansi *1

Disclaimer: artikel ini merupakan kerja sama dengan realme Indonesia.

79%
Mahal

Review realme X50 Pro 5G

Sebagai pembuktian kesiapan realme Indonesia menuju 5G, realme X50 Pro 5G dihadirkan secara terbatas, khusus untuk realme Fans. Namun banderol harga yang cukup mahal membuatnya kehilangan daya tarik.

  • Design
  • Display
  • Camera
  • Performance
  • Features
  • Battery
11 Komen
  1. […] Review realme X50 Pro 5G: Yang Terbaik untuk Fans […]

  2. […] Review realme X50 Pro 5G: Yang Terbaik untuk Fans […]

  3. […] Review realme X50 Pro 5G: Yang Terbaik untuk Fans […]

  4. […] Review realme X50 Pro 5G: Yang Terbaik untuk Fans […]

  5. […] Go to Source Author: Prasetyo Herfianto […]

  6. […] Review realme X50 Pro 5G: Yang Terbaik untuk Fans […]

  7. […] Review realme X50 Pro 5G: Yang Terbaik untuk Fans […]

  8. […] Review realme X50 Pro 5G: Yang Terbaik untuk Fans […]

  9. […] Review realme X50 Pro 5G: Yang Terbaik untuk Fans […]

  10. […] Review realme X50 Pro 5G: Yang Terbaik untuk Fans […]

  11. […] Review realme X50 Pro 5G: Yang Terbaik untuk Fans […]

Tinggalkan Balasan