Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review Vivo V20: Memiliki Banyak Potensi

3 17.162

Vivo termasuk vendor smartphone yang produktif dan konsisten merilis produk di Indonesia. Paling baru adalah kehadiran seri V, yakni Vivo V20 dan V20 SE. Keduanya hadir bersamaan pada Selasa (29/9) lalu dan sudah dapat dibeli di pasaran. Kehadiran dua smartphone baru itu, yang sempat memicu kontroversi di awal sebelum peluncuran, juga semakin menambah banyak pilihan produk Vivo. Daftar pilihan yang semakin panjang bagi calon konsumen.

Banyaknya seri smartphone Vivo terkadang membuat saya bingung untuk mengenalinya. Untuk tahu seri apa, untuk segmentasi pasar mana. Ada lima seri smartphone milik Vivo mulai dari seri Z, S, Y, V, dan tertinggi X sebagai seri flagship. Dari kelimanya, seri Y dan V memiliki rentang pilihan paling banyak. Belum lagi tampilan fisik yang agak mirip. Jadi ya, begitulah.

Sebenarnya dapat dipahami kenapa seri Y dan V memiliki daftar panjang. Untuk segmentasi menengah ke atas, keduanya menawarkan banyak pilihan fitur menarik dipadu rentang harga rasional bagi kebanyakan orang. Termasuk saya. Begitu juga ketika melihat apa yang ditawarkan Vivo V20 ini. Sebuah smartphone yang tidak hanya solid dalam kualitas material, lewat pilihan alumunium untuk bodinya. Namun juga lewat apa yang tertanam dalam kamera dan fungsi lain.

Maka, sambil melepaskan kebingungan ini, saya coba menghadirkan ulasan tentang Vivo V20. Setelah mencobanya selama kurang lebih dua pekan, ada kesan yang membekas dari pengalaman itu. Apa saja? Yuk bersabar menyimak review Vivo V20 berikut ini.

Desain 

Pilihan warna Vivo V20
Pilihan warna Vivo V20: Sunset Melody dan Midnight Jazz

Ada satu hal yang agak mengejutkan ketika melihat desain Vivo V20. Dan itu tertuju pada digunakannya desain notch, water drop, untuk kamera depannya. Saya cukup heran juga. Apalagi pilihan desain ini dilakukan di tengah semarak vendor yang mulai beralih ke desain punch hole. Vivo malah memilih berjalan mundur beberapa langkah. Perlukah?

Pihak Vivo merasa perlu untuk kembali ke model kamera lawas, karena ingin membawa lensa lebih besar di kamera depan. Sehingga apabila konsep puch hole yang dipilih, akan sangat mengganggu kenyamanan ketika melihat display smartphone ini. Dan untuk saat ini kebutuhan desain harus mengalah pada fungsi. Sebanding tidaknya akan saya paparkan dalam bab kamera nanti.

Vivo V20 dan V20 SE juga memiliki perbedaan pada kamera belakangnya. Ketika V20 mengaplikasikan bentuk persegi dengan memuat tiga kamera dalam formasi segitiga. Maka Vivo V20 SE membawa desain bergaya vertikal yang lebih usang. Di sini, desain Vivo V20 jelas terlihat lebih kekinian.

Satu lagi yang patut disimak dari smarpthone berdimensi 161.30X74.20X 7.48mm dan bobot 172 gram ini, ialah penggunaan material alumunium pada bodinya. Perpaduan material tersebut dengan pilihan warna sunset melody dan midnight jazz, semakin menguatkan kesan elegan. Sapuan warna di material alumunium memang terlihat lebih baik dari sekadar plastik. Yang jelas, kesemua warna tersebut sangat terasa Vivo-nya. Orang yang melihat dapat mudah mengenalinya.

Smartphone ini juga sudah memanfaatkan fingerscan di bagian layar. Jadi, bodi belakang sudah bebas gangguan pemindai sidik jari.Sementara untuk desain lain terkait port maupun slot kartu memori tidak banyak perbedaan dari seri lain. Komponen tersebut mudah ditemukan di sekujur sisi Vivo V20.

Display 

Sudah disinggung sebelumnya, bahwa Vivo V20 masih menggunakan desain kamera water drop. Meski terlihat jadul, namun efeknya layar berukuran 6.44 inch (rasio layar-ke-bodi  90,37%) pada smartphone ini jadi terlihat bebas gangguan titik kamera. Berganti ke perkara bezel saja yang lebih menjorok pada bagian atasnya saja.

Vivo V20 menggunakan teknologi AMOLED dengan proteksi Corning Gorilla Glass 3 pada layar. Efeknya pandangan mata ke layar jadi terasa lebih nyaman, terutama pada saat melakukan aktivitas outdoor. Layar ini mampu menghasilkan resolusi Full High Definition+ (2400×1080 piksel). Jadi sudah tidak usah ragu lagi untuk produksi visual yang tampak di layar. Adem dan halus pastinya.

Lewat antarmuka Funtouch OS 11 berbasis Android 11, tampilan warna dan ikon khas Vivo memang terlihat makin tajam, mudah ditangkap mata alias eye catching. Secara umum sektor display terhitung sudah sangat memadai.

Kamera Kaya Fitur Vivo V20

kamera vivo v20Sektor kamera menjadi salah satu bagian yang paling sering mengalami perubahan dari sebuah smartphone. Kebutuhan terhadap kamera mumpuni memang sedemikian besarnya, sampai-sampai lifespan  tidak bertahan lama karena kurangnya kemampuan kamera. Termasuk pada lini produk Vivo, merek yang memang dikenal dengan inovasi teknologi kameranya.

Kita bahas kamera depan milik Vivo V20 terlebih dulu. Mengingat bagaimana Vivo rela meninggalkan desain kekinian demi mengusung kemampuan kamera swafoto memadai. Jadi mestinya kamera depan Vivo V20 memiliki kualitas mumpuni untuk dipakai berswafoto, maupun swavideo.

Kamera depan Vivo V20 memang dibekali kemampuan lensa 44 MP, f/2.0. Dan jujur saja, sulit menyangkal kualitas foto Ultra High Definition tersebut. AI kamera Vivo juga bekerja dengan baik mengikis segala noise, kurangnya cahaya, maupun gangguan di wajah. Perlu diketahui bahwa untuk mendapat kualitas foto kamera tersebut perlu masuk ke mengaktifkan high resolution terlebih dulu di menu pengaturan.

Tanpa mengaktifkan fitur UHD, kinerja kamera depan tetap mumpuni. Ada pilihan fitur Night bila ingin mendapat kualitas foto lebih dramatis di redupnya malam. Fitur Portrait dengan variasi gaya makin beragam dipadu rentang aperture yang makin luas. Pengaturan swafoto pada Vivo V20 makin beragam untuk variasi foto yang makin luas.

Beberapa fitur dan fungsi penyerta di kamera depan antara lain Eye Autofocus, Super Night Selfie, Selfie Soflight Band, Steadiface Selfie Video, Slo-Mo Selfie Video, Dual-View Video, Art Portrait Video, dan Multi-Style Portrait. Termasuk adanya fitur Posture untuk kamera depan/ belakang, yang menyajikan grid posisi pada layar sehingga objek foto bisa mengikuti gaya bak model.

Melihat hasil kinerja kamera depan Vivo V20, saya merasa pilihan untuk meninggalkan desain kekinian, jadi pilihan sepadan. Rasanya kita akan sepaham dalam hal ini. Terutama bila kamu sudah menikmati langsung kinerja kamera depan Vivo V20. Kita akan lupa bahwa model desainnya terlihat jadul.

Selanjutnya tiga kamera belakang. Kita akan menemukan tiga modul kamera masing-masing berkemampuan 64 MP f/1.89, multimode 8 MP f/2.2 (wide-angle/macro/depth camera), dan 2MP f/2.4 (mono). Banyak opsi untuk menyajikan hasil foto memadai.

Ada banyak fitur dan fungsi penyerta yang tidak kalah banyak di kamera belakang. Antara lain Motion Autofocus, Eye Autofocus, Body/Object Autofocus, Super Night Mode, Super Wide-Angle Night Mode, Tripod Night Mode, Ultra Stable Video, Art Portrait video, Super Macro, Bokeh Portrait, dan Multi-Style Portrait.

Saya, mungkin juga kamu, merasakan bahwa kualitas pengolahan dan rekayasa warna pada hasil foto kamera Vivo V20 menjadi kelebihan tersendiri. Kecenderungan kamera dari Vivo membantu pengguna yang hendak menyajikan hasil foto dramatis. Meski di sisi lain, bisa jadi kekurangan bila menginginkan hasil foto natural. Dan bagi saya, hal itu selalu jadi titik lemah hasil foto dari kamera Vivo.

Vivo V20
Perbedaan hasil foto memanfaatkan fitur ‘style’ pada kamera.
Vivo V20
Night mode.
Vivo V20
Hasil foto outdoor di pagi hari.

Untuk melihat hasil foto-foto lebih banyak dari kamera Vivo V20, kamu bisa cek di album Google Photos ini.

Fitur Lain 

Kehadiran teknologi dari chip Near Field Communication (NFC) di Vivo V20 menjadi fitur tambahan yang patut diapresiasi. Di tengah peralihan kebiasaan pembayaran ke arah digital, keberadaan NFC pada sebuah smartphone sangatlah dibutuhkan. Tidak hanya membayar dan cek saldo saja. Sebab NFC pada asalnya juga dapat digunakan untuk melakukan transfer lain seperti dokumen/ data ke dalam smartphone.

Jika itu belum cukup, jangan lupakan keberadaan Jovi Home. Sistem pintar yang dikembangkan Vivo V20 ini sering kali diabaikan pengguna. Padahal fungsinya tidak kalah dari aplikasi tambahan dari pihak ketiga. Fitur cerdas Jovi terbukti dapat mempercepat akselerasi smartphone, pembersihan memori, kalkulator, mengunci aplikasi, dan lainnya.

Fitur Jovi Home juga menampilkan informasi yang relevan seperti aktivitas harian, perubahan cuaca, dan waktu istirahat. Jovi dapat mengingatkan aktivitas berolahraga, status kesehatan, dan saran hidrasi, serta informasi mengenai perkiraan cuaca. Lengkap sekali.

Isi box Vivo V20
Isi box Vivo V20

Performa Vivo V20

Vivo V20 diberi kemampuan kerja dari prosesor Qualcomm Snapdragon 720G. Jauh lebih baik dari saudarnya, Vivo V20 SE dengan Snapdragon 665. Chipset tersebut memberi kinerja dari CPU octa-core (2×2.3 GHz Kryo 465 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 465 Silver). Dipadukan dengan GPU Adreno 618. Bekal tersebut sudah cukup untuk menjalankan game seperti Genshin Impact, yang viral berkat sajian grafis memukau. 

Pada bagian memori kerja, Vivo V20 hanya memiliki satu pilihan RAM 8GB. Sementara ruang penyimpanan tersedia lega sebesar 128 GB, dengan opsi tambahan lewat slot memori mencapai 512 GB. Sudah sangat-sangat cukup untuk sekadar memuat berbagai update aplikasi maupun berbagai rekaman video kualitas 4K.

Dalam pengujian menggunakan PC Mark, 3D Mark, dan Geekbench pun, Vivo V20 termasuk memadai digunakan sebagai smartphone multi fungsi. Sesuai dengan segmentasi seri V, yang membagi rata kemampuan di tiap sektor perangkat agar dapat digunakan untuk beragam kegiatan. Gaming, streaming, computing mampu ditangani dengan baik.

Smartphone ini sendiri berjalan di antarmuka kreasi Vivo, Funtouch OS 11 (berbasis Android 11). Seperti disebutkan sebelumnya, bahwa antarmuka dari Vivo termasuk yang paling bersahabat saat digunakan. Pengaturan menu mudah dilakukan. Pemahaman terhadap fungsi dan fitur pada smartphone pun terasa bersahabat.

Segala fungsi dan kebutuhan kerja berbalut sistem operasi terbaru, tentu membutuhkan sumber daya yang tak kalah tangguh. Itu disadari benar oleh Vivo yang menjejalkan baterai Li-Po non-removeable 4000 mAh di smartphone ini. Kapasitas yang tergolong cukup, meski tidak besar-besar amat, untuk menangani beragam kebutuhan.

Sementara itu untuk kebutuhan pengisian baterai, ada charger yang mampu melakukan fast-charging dengan kapasitas arus mencapai 33W (11V/3A). Tidak perlu menunggu lama untuk mengisi baterai smartphone dari keadaan kosong sampai sekitar 60% – 65% hanya dalam waktu 30 menit. Ngebut cuy! 

Performa Vivo V20
Benchmark 3D Mark.
Vivo V20
Benchmark Geekbench.

Kesimpulan

Vivo V20 sangat potensial masuk daftar beli di kisaran harga 4 – 5 jutaan, dengan harga retail resmi Rp 4.999.000,- . Smartphone ini memiliki banyak potensi dalam fungsi kameranya. Kurang menariknya desain bagian depan smartphone, agaknya dapat termaafkan lewat kinerja kamera yang mumpuni.


Cek harga smartphone vivo di e-commerce:

LAZADA Blibli JD.ID Shopee Tokopedia.com

Spesifikasi Vivo 20

Vivo V20
Klik pada gambar untuk spesifikasi lengkap

General

Device Type Smartphone
Model / Series Vivo V20
Released 29 September, 2020
Status Available
Price Rp 4.999.000 (launch price)

Platform

Chipset Qualcomm SM7125 Snapdragon 720G (8 nm)
CPU Octa-core (2x2.3 GHz Kryo 465 Gold & 6x1.8 GHz Kryo 465 Silver)
GPU Adreno 618
RAM (Memory) 8 GB
Storage 128 GB
Operating System Android 11
User Interface Funtouch 11

Design

Dimensions 161.30X74.20X 7.48mm
Weight 172 gram
Design Features Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Battery Li-Po 4000 mAh, non-removable

Network

Network Frequency GSM / HSPA / LTE
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Data Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A

Display

Screen Type AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size and Resolution 6.44 inches, 100.1 cm2 (~83.7% screen-to-body ratio)
Touch Screen capacitive touchscreen, 16M colors
Features 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio (~409 ppi density)

Camera

Multi Camera Yes (Rear)
Rear 64 MP, f/1.9, 26mm (wide), 1/1.72", 0.8µm, PDAF 8 MP, f/2.2, 120˚, 16mm (ultrawide), 1/4.0", 1.12µm, AF 2 MP, f/2.4, (depth)
Front 44 MP, f/2.0, (wide), AF
Flash Yes
Video [email protected], [email protected], gyro-EIS
Camera Features Kamera Depan: Eye Autofocus, Super Night Selfie, Selfie Soflight Band, Steadiface Selfie Video, Slo-Mo Selfie Video, Dual-View Video, Art Portrait Video, Multi-Style Portrait
Kamera Belakang: Motion Autofocus, Eye Autofocus, Body/Object Autofocus, Super Night Mode, Super Wide-Angle Night Mode, Tripod Night Mode, Ultra Stable Video, Art Portrait video, Super Macro, Bokeh Portrait, Multi-Style Portrait

Connectivity

Wi-fi Wi-Fi is a popular wireless networking technology using radio waves to provide high-speed network connections that allows devices to communicate without cords or cables, Wi-Fi is increasingly becoming the preferred mode of internet connectivity all over the world. Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth Bluetooth is a wireless communications technology for exchanging data between mobile phones, headsets, computers and other network devices over short distances without wires, Bluetooth technology was primarily designed to support simple wireless networking of personal consumer devices. 5.1, A2DP, LE
USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go
GPS GPS The Global Positioning System is a satellite-based radio navigation system, GPS permits users to determine their position, velocity and the time 24 hours a day, in all weather, anywhere in the world, In order to locate your position, your device or GPS receiver must have a clear view of the sky. Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
HDMI HDMI (High-Definition Multimedia Interface) is a compact audio/video interface for transferring uncompressed video data and compressed or uncompressed digital audio data from a HDMI-compliant source device to a compatible computer monitor, video projector, digital television, or digital audio device. Yes
Wireless Charging Wireless Charging (Inductive Charging) uses an electromagnetic field to transfer energy between two objects. This is usually done with a charging station. Energy is sent through an inductive coupling to an electrical device, which can then use that energy to charge batteries or run the device. No
NFC NFC (Near field communication) is a set of standards for smartphones and similar devices to establish peer-to-peer radio communications with each other by touching them together or bringing them into proximity, usually no more than a few inches.
Infrared Infrared connectivity is an old wireless technology used to connect two electronic devices. It uses a beam of infrared light to transmit information and so requires direct line of sight and operates only at close range. No

Smartphone Features

Multimedia Features Pemutaran Audio: WAV, MP3, MP2, AMR-NB, AMR-WB, MIDI, Vorbis, APE, FLAC
Pemutaran Video: MP4, 3GP, AVI, FLV, TS, MKV
Format Rekaman: VideoMP4
Rekaman Suara: Didukung
FM Radio Yes
Web Browser Web Browser => a web browser is a software application used to locate, retrieve and display content on the World Wide Web, including Web pages, images, video and other files, The primary function of a web browser is to render HTML, the code used to design or markup webpages. Vivo Browser
Messaging SMS, MMS, Multimedia, Messenger
Sensors Sensors are electronic components that detects and responds to some type of input from the physical environment. The specific input could be light, heat, motion, moisture, pressure and location, The output is generally a signal that is converted to use in computing systems, a location sensor, such as a GPS receiver is able to detect current location of your electronic device. Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass
79%
Cukup baik

Review Vivo V20

Smartphone ini memiliki banyak potensi dalam fungsi kameranya. Kurang menariknya desain bagian depan smartphone, agaknya dapat termaafkan lewat kinerja kamera yang mumpuni.

  • Design
  • Display
  • Camera
  • Performance
  • Features
3 Komen
  1. […] Review Vivo V20: Memiliki Banyak Potensi […]

  2. […] Review Vivo V20: Memiliki Banyak Potensi […]

  3. […] perlahan telah disempurnakan dan terlihat lebih clean, seperti yang digunakan pada vivo V20 maupun X50 Pro. Tak sampai di situ, vivo kali ini siapkan OriginOS. Fokus pada tampilan antarmuka […]

Tinggalkan Balasan