Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Ericsson Prediksi Teknologi LTE Rangkul 80% Pelanggan di Indonesia pada 2023

Layanan teknologi LTE di Indonesia akan semakin mendominasi konsumen nasional. Ericsson Mobility Report terbaru menyebut layanan ini bakal mencakup 80% pelanggan di tanah air dalam lima tahun ke depan. Lonjakannya pun hingga empat kali lipat dari porsi yang hanya 20% per 2017.

Dalam laporan Ericsson Mobility Report edisi Juni 2018 disebutkan layanan teknologi LTE akan menjangkau pengguna hingga 80% pada 2023.

“LTE akan menjadi teknologi dominan di Indonesia pada 2023,” kata Jerry Soper, Presiden Direktur Ericsson Indonesia.

Kemungkinan lebih besarnya layanan teknologi LTE di Indonesia berarti akan makin banyak orang yang bisa merasakan standar komunikasi akses data nirkabel tingkat tinggi. 3GPP Long Term Evolution atau yang bisa kita kenal sebagai LTE merupakan standar tinggi dalam dunia komunikasi yang berbasis pada jaringan GSM/EDGE dan UMTS/HSPA.

Layanan teknologi LTE di Indonesia memungkinkan konsumen nasional bisa mengunduh data hingga 300 mbps dan mengunggah dengan kecepatan sampai 75 mbps. Teknologi LTE atau yang dipasarkan dengan nama 4G LTE sudah banyak digunakan oleh operator seluler nasional tetapi masih belum sepenuhnya menjangkau daerah terpencil di Nusantara.

Selain merilis prediksi layanan teknologi LTE di Indonesia, Ericsson Mobility Report keluaran Juni 2018 tersebut turut memuat kemungkinan peluncuran komersil 5G di dunia tahun ini.

Related Posts
1 daripada 34
Gambaran inter koneksi dalam teknologi 5G. Foto oleh iamanonymous.com

Ericsson memperkirakan negara-negara di Amerika Utara akan memimpin serapan 5G, dengan semua operator utama AS berencana untuk meluncurkan 5G antara akhir 2018 dan pertengahan 2019. Pada akhir tahun 2023, langganan telepon seluler atau mobile subscription di Amerika Utara untuk 5G diperkirakan akan mencapai hampir 50 persen, diikuti oleh Asia Timur Laut sebesar 34 persen, dan Eropa Barat sebesar 21 persen.

Secara global, penyerapan 5G besar-besaran diharapkan mulai 2020. Ericsson memperkirakan lebih dari 1 miliar langganan 5G akan muncul untuk meningkatkan pita lebar seluler pada akhir 2023.

Lalu lintas data seluler diperkirakan melonjak hingga delapan kali lipat selama periode tersebut hingga hampir mencapai 107 exabytes (EB) per bulan – atau sama dengan jumlah lalu lintas data seluler ketika semua pelanggan seluler di seluruh dunia melakukan streaming video full HD selama 10 jam.

Baca juga: Ericsson Rampungkan Platform 5G untuk Operator

Pada 2023 pula, lebih dari 20 persen lalu lintas data seluler di seluruh dunia diperkirakan akan dilakukan di jaringan 5G, atau 1,5 kali lebih banyak dari total lalu lintas 4G/3G/2G pada saat ini.

 

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: